Posts Tagged With: Pantai

Hijaunya Sudut Sudut Lampung Selatan

Lampung Selatan_Henk Widi 7

Lampung Selatan dari atas Kapal di Selat Sunda

Melakukan perjalanan keliling Provinsi Lampung merupakan sebuah perjalanan yang sangat melelahkan. Provinsi yang berada di ujung Selatan Pulau Sumatera ini merupakan sebuah provinsi yang memiliki keberagaman adat istiadat, budaya, bentang alam yang sangat indah. Beberapa jepretan perjalanan yang kulakukan diantaranya merupakan sebuah perjalanan di sela sela tugasku.

Curug Widi 7 copy

Pantai Minangruah di Lampung Selatan

Beberapa kabupaten telah kulalui dan saat melalui beberapa pedalaman Lampung diantaranya Pesisir Barat, Lampung Barat, Tanggamus semua memiliki keindahan alam yang berbeda. Tergantung sudut pandang untuk melihatnya. Salah satu tempat sekaligus tanah kelahiran adalah Lampung Selatan, negeri para penjelajah yang terus berpacu dengan waktu mengejar ketertinggalan dalam pembangunan. Beberapa jepretan kali ini merupakan beberapa sudut di Lampung Selatan yang kuabadikan dan beberapa diantaranya akan menyusul untuk kuunggah.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Keindahan Lampung Selatan yang memiliki pegunungan, laut, dataran rendah tak perlu diragukan lagi. Potensi alam yang membuat Lampung Selatan dijuluki Serambi Sumatera ini merupakan sebuah anugerah dari Tuhan untuk negeri ini.

Pesisir Lampung Selatan yang berpadu dengan pegunungan menjadikan Lampung Selatan masih terus menjadi tujuan wisata tak terkalahkan dibandingkan kabupaten lain di Provinsi Lampung. Pemandangan yang hijau di sana sini membuat Lampung Selatan selalu terlihat sejuk dalam pandangan mata. Baca lebih lanjut

Iklan
Categories: Adventure, Adventure and Treking, Kalianda, Kisah Kisahku, Rajabasa | Tag: , , , , , | Tinggalkan komentar

Pantai Banding Resor , Memandang Krakatau dari Kejauhan

Pantai banding Resor merupakan salah satu jajaran pantai di pesisir Kalianda Lampung Selatan. Pantai ini memiliki bentang yang luas dengan penahan gelombang buatan dan sebagian masih alami dengan pasir yang bersih.

Banding Resor Henk Widi 2 copy

Pantai Banding Resor Rajabasa Lampung Selatan

Berada di Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan dan dekat dengan jalan lintas Pesisir membuat pengunjung bisa lebih mudah mencapainya.

Banding Resor Henk Widi 3

Pantai Banding Resor Rajabasa Lampung Selatan

Penulis biasa berada di pantai ini untuk mencari inspirasi foto, memandang gugusan Pulau Sebuku, Pulau Sebesi dan Gugusan Gunung Krakatau yang samar samar terlihat dari kejauhan. Semuanya berpadu dalam suasana pantai yang membuat pengunjung akan betah berada di sini terutama bersama keluarga.

Kondisi air yang bening pada saat saat tertentu membuat pengunjung bisa melihat ikan ikan hias yang bersembunyi di balik bebatuan. Suasana santai bisa didapatkan di pantai yang berada di kaki Gunung Rajabasa ini. Berikut beberapa foto pantai tersebut: Baca lebih lanjut

Categories: Fotografi, Kalianda, Lampung Selatan, Pantai, Pantai banding, Rajabasa | Tag: , , , , , | 2 Komentar

Berbuat Hal Kecil Untuk Pantai Pantai di Lampung Selatan

Sebuah Keprihatinan untuk bisa berbuat #Saveourbeach:

Pantai 1

Kali ini aku ingat dengan rekanku Fitri, si pecinta alam yang gigih dan penuh perjuangan. Beberapa gunung di Sumatera sudah didakinya diantaranya Gunung Dempo, Gunung Tanggamus, Gunung Rajabasa , Gunung Krakatau dan gunung gunung yang lain.

Tak hanya gunung dia mengaku juga si pecintai pantai, pantai yang selelu memberinya banyak inspirasi. Semua hal yang berkaitan dengan alam dan pendakian alam, explore hutan dan juga pantai.

Lampung Selatan dikenal Kabupaten Gerbang Sumatera memiliki bentang alam yang sangat indah membentang dari Tanjung Tua di Bakauheni hingga Ketibung dihiasi dengan bentangan pantai yang eksotik di pantai barat dengan pulau pulaunya.

Pantai 2

Ini salah satu pantai di Lampung Selatan, Pantai Minang Ruah (Hendricus Widiantoro)

Selain itu di Pantai Timur membentang dari Bakauheni menuju Ketapang juga pantai dan pulau pulau kecil menghiasi.

Kekayaan pantai tersebut menambah aset dan juga penghasilan bagi para pelaku wisata yang menambah pundi pundi di sektor wisata. Namun apakah keindahan alam tersebut dibarengi oleh upaya penyelamatan biota yang ada di sekitarnya.

Miris saat berada di beberapa pantai, mau menyelam banyak pecahan beling dan kaca serta sampah sampah plastik. Tapi di beberapa tempat masih ada lokasi yang bisa digunakan untuk melakukan penyelaman.

Lalu aku berkata kepada Fitri: “Apa kita cuma jalan jalan saja tanpa berbuat untuk tempat yang kita kunjungi?”

Menanggapi hal tersebut ia langsung berujar: “Ayo lakukan sesuatu #Saveourbeach katanya. Jiwa petualangan dan kecintaannya terhadap alam terketuk sebagai mahasiswa pecinta alam. Melakukan hal positif dengan secara sukarela berbuat untuk pantai pantai yang dikunjungi menjadi sebuah konsep yang terbersit saat itu dan langsung dilakukan. Baca lebih lanjut

Categories: Bersih pantai, Kisahku, Pantai, Perjalanan, Wisata | Tag: , , , , | Tinggalkan komentar

Pelukis Pasir

Lukis 5

                                                                  Pantai Kalianda Lampung Selatan

Membayangkan pelukis pastinya akan terbersit alat lukis, media untuk menorehlan lukisan tersebut. Namun terkadang di alam makhluk hidup lain pun melukis pun demikian dengan alam ciptaanNya yang secara mengagumkan membentuk pola pola seperti sebuah lukisan.

Penjelasannya pasti sederhana: kejadian alam yang melibatkan air, angin sehingga membentuk sebuah pola yang meyerupai lukisan. Seni yang memang memiliki keunikan tersendiri bagi yang melihatnya dari dekat.

Pasir adalah sebuah media yang bisa mempresentasikan lukisan alami yang tak bisa dibuat oleh manusia dan juga dibuat oleh manusia. Nah, saat bermain di pantai hal hal yang menarik kulihat meski hanya sedikit namun pola pola ini sungguh bagus. Pola yang dibuat oleh binatang binatang pantai yang saat kudekati bersembunyi ke dalam lubang entah sejenis kepiting, umang umang atau binatang pantai lainnya.

Manusia kadang kalah dengan alam dan alam memberi inspirasi. entah itu sisa sisa kotoran binatang tersebut atau pola pola yang terbentuk karena pergerakan “melubangi” pasir. Tak sempat menelitinya namun bisa merasakan keindahan yang binatang pantai ini lakukan. Berikut pola yang mereka buat:

Wall FB

                                                            Menyusuri jalan sepi

Lukis 1

                                                                                       Malaikat yang terbang

Lukis 2

                                                                              Menurutmu seperti apa?

Lukis 3

Lukis 4

                                                                                             Lukisan oleh air

Lukis 6

Tebak siapa yang membuat?

Categories: Inspirasi, Lukisan, Pantai, pasir, Seni | Tag: , , , , | 15 Komentar

Jelang Pergantian Tahun Baru, Planing Ke Mana?

Masih galau di akhir tahun dan bingung mau liburan ke mana dengan siapa? wah bukan zamannya kali. masih galau dan bingung. Buat yang belum move on moment akhir tahun saatnya buat refleksi nih dan sapa tau dapat gebetan baru. Tapi di luar hal tersebut baiknya memang jika berniat mau berlibur serta menikmati peristiwa yang istimewa pergantian tahun baiknya dipikir mau ke mana tujuannya. Setiap orang pasti memiliki rencana yang unik buat akhir tahun sekaligus tahun baru. Pastinya hidup jangan saklek saklek amat, ntar stress loh ( he he buat yg ngerasa aku saklek) piknik aja yuk!

Akhir tahun tinggal menghitung hari. Banyak orang memaknainya dengan beragam cara. Berlibur bersama keluarga tercinta maupun kekasih, sahabat sahabat terdekat. Pilihan untuk menghabiskan tahun baru pun beragam dari yang memilih pantai hingga ke pegunungan. Semuanya tergantung keinginan dan kesukaan untuk menikmati piknik bersama menjelang pergantian tahun 2014 ke tahun 2015. Sah sah saja asal tetap memperhatikan aspek kenyamanan, budget dan pastinya keamanan.

12

Gunung Tanggamus (Hendricus Widiantoro)

Seperti tahun tahun sebelumnya pergantian akhir tahun selalu kuhabiskan bersama puteriku dan keluarga. Kebersamaan tersebut memiliki arti rasa syukur atas tahun tahun yang berjalan. Terutama di bulan Desember menjelang Januari tahun berikutnya merupakan saat saat istimewa. Hari ulang tahun puteriku yang jatuh di bulan Desember menjadi istimewa karena jatuh sebelum Hari Raya Natal, lalu pergantian tahun. Tahun baru menjadi sebuah perayaan universal yang mengandung sisi spritual dan sisi lainnya. Semuanya tinggal bagaimana memaknainya.
Lokasi untuk menghabiskan akhir tahun dan tahun baru biasanya pegunungan dengan menyewa villa di puncak seperti Bogor, Cisarua, Cianjur menjadi pilihan. Ada pula yang memilih untuk menghabiskan di villa pesisir pantai yang bisa dipadukan dengan acara bakar ikan dan berenang. Semuanya pasti mengasikkan bersama keluarga.

Apapun pilihannya semua akan memberi kebahagiaan bagi keluarga, sahabat, maupun orang orang yang terkasih. Seperti malam tahun baru sebelumnya di Lampung Selatan beberapa spot penting ini akan selalu dibanjiri dengan berbagai kegiatan mulai dari yang berada di puncak bukit maupun yang ada di pinggir pantai. Berikut tempat tempat yang biasanya digunakan untuk menghabiskan akhir tahun sekaligus tahun baru di Lampung Selatan: Baca lebih lanjut

Categories: Dharma Lautan Utama, Kapal, Menara Siger, Pantai, Wisata | Tag: , , , , , | 6 Komentar

Wisata Keluarga Nuansa Pantai di Kalianda

Mencari tempat wisata di Kalianda Lampung Selatan yang pertama kali terbersit adalah wisata di tepi pantai. Hal tersebut cukup tepat sebab pantai, laut, ombak, pasir merupakan hal yang sangat disukai berbagai usia dan kalangan. Bermain air dan mengajak keluarga adalah sebuah kegiatan yang sangat menyenangkan. Antusiasme untuk berenang memang menjadi keinginan anak anak yang memang paling senang jika diajak bermain air. Dari pagi putriku sudah sibuk ingin mengajak renang.

5

Pantai Ketang Kalianda Minggu 26/10/2014 (Foto: Hendricus Widiantoro)

Awalnya pilihan kami ingin pergi ke kolam renang yang ada di Kalianda yang pastinya banyak pilihan. Namun sebuah miskomunikasi membuat renang di kolam renang diurungkan alias batal. Mengapa? Sebab saat sampai di kolam renang ternyata kolam renang tutup sekitar pukul 17:00 sedangkan kedatangan kami pun cukup mepet  sehingga asumsi waktu berada di kolam renang akan sangat singkat. Bersama keluarga kawanku kami pun balik kanan untuk pergi ke laut dan mengurungkan niat untuk renang di kolam renang. Namun dalam perjalanan ke pantai anugerah Ray Of Light menghujam ke langit menjadi momen yag patut diabadikan sore itu. Baca lebih lanjut

Categories: Kalianda, Keluarga, Kisahku, Pantai, Wisata | Tag: , , , , , , , | 5 Komentar

Aku, Kamu dan Pantai

Pantai: Berpasir, ombak yang datang silih  berganti, batu batu unik, air yang jernih selalu menjadi hal menarik bagiku dan baginya. Jika dihitung mungkin sudah sekitar ratusan kali aku dan dia bersama melakukan liburan ke pantai. Sesuatu yang tak membosankan dan selalu ingin kembali. Selain itu terkadang aku mengajaknya untuk snorkeling di pantai yang dangkal seperti di Pantai Kunjir kecamatan Rajabasa.

Dari mulai kuajak dirinya ke Sumatera dari umur 5 bulan setidaknya ratusan kali sudah ia mengajak ke pantai. Pantai selalu menjadi jargon yang membuatnya merajuk saat sedang menangis karena suatu hal.

Pantai Widi 0

Pantai Blebug (Foto: Hendricus Widiantoro)

Beberapa pantai yang sudah kami kunjungi dantaranya Pantai Banding Resor, pesisir pantai Rajabasa, Laguna Beach serta pantai pantai di Kalianda. Pantai memang selalu menjadi magnet bagiku dan baginya.

Kebahagiaan itu sederhana dan terkadang tak harus mahal untuk menikmatinya.

Pantai pantai itu selalu membuatnya bahagia. Buat Puteriku..malaikat kecilku.

Seperti pantai berikut ini:

Pantai Widi 2

Pantai Blebug dan kebahagiaan anak anak kecil (Foto: Hendricus Widiantoro)

Pantai Widi 1

Ezra puteriku berisiap main air (Foto: Hendricus Widiantoro)

Pantai Widi 3

Main airrr.. (Foto : Hendricus Widiantoro)

Pantai Widi 4

Pantai yang dangkal menjadi wahana air yang asik buat anak anak (Foto: Hendricus Widiantoro)

Pantai Widi 5

Ezra mencari Batu Karang (Foto: Hendricus Widiantoro)

Pantai Widi 6

Ezra dan kawan kawannya menemukan ular laut (Foto: Hendricus Widiantoro)

Pantai widi 7

Siap main air lagi (Foto: Hendricus Widiantoro)

Kebahagiaan itu bisa ditemukan kapan saja dan kuncinya mensyukuri hal hal kecil dalam kehidupan kami.

Categories: Adventure and Treking, Backpackeran, Inspirasi, Kisah Kisahku | Tag: , , , | Tinggalkan komentar

Mengejar Pagi di Legon Pari Sawarna

sunrise 26

Deburan Ombak Pagi Hari di Legon Pari (Hendricus Widiantoro)

Mengejar Sunrise adalah moment yang pling “Males”,, diuprek uprek mas Dedi suruh bangun padahal masih pingin molor di Villa,,eh masih diketok sama yang punya Villa “Ayo bangun” wah wah suara kodok di sawah masih berbunyi, tukang parkir masih berselimut sarung harus terpaksa bangun.

Membawa motor jalan melewati dua jembatan gantung yang masih gelap,,goyang kanan goyang kiri…tapi ga afdol kalau ga mengabadikan moment Sunrise di Legon pari…Meski sedikit kecewa karena Awan telah menelannya beberapa menit setelah terbit…Tapi tak apalah …

Perjalanan menuruni menaiki bukit akhirnya bertemu dengan deburan ombak di Legon Pari.

Berikut perjalanan di Legon Pari:

Sunrise 5

Sunrise

Sunrise 4

Menikmati pagi hari

Sunrise 3

Poster Legon Pari

Sunrise 2

Goyang goyang jembatan gantung

Sunrise 1

Harus hati hati

Sunrise 32

Sawarna dari puncak bukit (Foto: Hendricus Widiantoro)

Sunrise 9

Legon Pari

Sunrise 10

Legon Pari

Sunrise 7

Pantai Legon Pari

Sunrise 6

Masih Pagi

Sunrise 8

Sunrise in Legon Pari Beach Sawarna (Foto: Hendricus Widiantoro)

Sunrise 11

Deburan Ombak di Legon Pari pagi hari (Foto: Hendricus Widiantoro)

Sunrise 12

Menanti deburan ombak Legon Pari (Foto: Hendricus Widiantoro)

Sunrise 13

Pagi yang dingin di Legon Pari (Foto: Hendricus Widiantoro)

Perjalanan selanjutnya,,next trip..

Categories: Backpackeran, Inspirasi, Kisah Kisahku, Kisahku | Tag: , , , , | Tinggalkan komentar

Backpackeran: “Florida” Hingga Anyer Weekend With Dharma Rucitra I Part 3

Blog_Widi6

Pantai Anyer

Seperti biasanya spontan dan pastinya dengan budget super minim untuk bisa mengekplore wilayah lain di bagian Indonesia tercinta pun tercapai. Kali ini destinasi yang sebelumnya cuma kami lewati saat ke Sawarna akhirnya kesampaian juga di pantai Anyer. Lokasinya tak jauh dari Hotel Marbela.

Meski dekat dengan Marbela Hotel Convention and Spa yang ada di Jl. Raya Karang Bolongkm 135, Desa Bandulu, Anyer, Anyer, pastinya buat Backpacker sepertiku mimpi untuk bisa tidur di tempat tersebut. Sebuah hotel yang cukup megah dengan view pantai Anyer yang pastinya bagus untuk melihat sunset…Mimpi kali yee!

222486_121212110730299_STD

Marbela Hotel Convention and Spa (Agoda)

Flashback deh ke sehari sebelumnya..

Hari pertama, Sabtu 20 September 2014

Spontan dan tiba tiba kawanku mengajak untuk hunting foto di Banten untuk melihat keindahan Banten. Karena tanpa rencana tapi sekaligus untuk menghabiskan akhir pekan akhirnya kami memutuskan berangkat.

Keberangkatan kali ini dengan budget yang cukup minim tapi karena kemurahan hati dan keberuntungan akhirnya Revo ku bisa naik kapal menyeberangi Selat Sunda untuk pertama kalinya.

Blog_Widi1

Pelabuhan Merak Banten

Berangkat dari dermaga I Pelabuhan Bakauheni Kapal Motor Penumpang milik PT ASDP yaitu Jatra I menghantar kami ke Pulau Jawa. Berangkat sehabis tengah hari membuat kami sampai di Pelabuhan Merak sudah beranjak malam. Malam ini mencari tempat untuk berteduh di wilayah Merak dan rekomendasi dari kawan lain ada penginapan yang low budget di Merak jadilah kami menginap di sebuah Hotel yang ga menguras kantong bagi kelas backpacker sepertiku.

Blog_widi2

Aku di Pelabuhan Merak Banten

Malam Minggu dengan menggunakan motor kami mengeksplore Merak dan sekitarnya, meski bukan anak touring tapi Revo ku telah membawaku hingga ke Pulau Jawa. Malam yang semarak untuk sebuah kota Pelabuhan, Industri.

Malam ini sekilas saja menikmati kuliner di Merak dan setelahnya melihat lihat suasana malam di pelabuhan Merak. Ketiadaan tempat nongkrong membuat Pelabuhan Merak pun menjadi lokasi asik untuk berkumpul anak anak muda untuk menikmati malam Minggu.

Sesudahnya kami menelusuri Merak yang pastinya semarak dengan kehidupan malamnya: ada bilioar, karaoke, hotel berbagai kelas, dan pastinya “keindahan” lainnya.

Karena cuaca tak mendukung akhirnya kami balik ke hotel dan menghabiskan malam dengan menonton bola.

Hari Kedua, Minggu 21 September 2014

Hari kedua aku bangun agak terlambat untuk ukuran Backpacker, kebapa terlambat karena bangun jam 06. lewat, tak bisa menikmati suasana pagi apalagi sunset.

Arah perjalanan kali ini menyusuri pantai ke arah Pulorida, ia bukan Florida..namun karena tak menemukan spot yang cukup bagus akhirnya motor diarahkan ke Kota Cilegon.

Arah selanjutnya yang harus ditempuh adalah Anyer. Jalanan masih sepi menuju Anyer namun pantai pantai sudah penuh dengan para wisatawan yang datang.

Pilihan pantai yang kami jadikan destinasi adalah pantai Anyer di sebelah Hotel Marbella. Tiket masuk seharga Rp 20 ribu untuk kendaraan motor berpenumpang dua orang sudah cukup sesuai menurutku sehingga akhirnya kami masuk ke pantai tersebut.

Blog_widi17-1

Pantai Anyer

Blog_Widi7

Hotel Marbela dari Kejauhan

Blog_Widi18-2

Siap naik banan boat dan Ski air?

Blog_Widi19

ATV

Pantai ini cukup bagus untuk rekreasi keluarga terutama membawa anak anak kecil karena wahana permainan yang beragam dan juga pantai dengan pasirnya yang putih dan cukup luas.

Wahana banana boat yang ditawarkan dengan harga Rp 150 ribu perrpaket untuk 5 orang pun cukup menjadi favorit. Selain itu ada terbang dengan parasut yang ditarik dengan perahu motor senilai Rp 300 ribu cukup diminati. Kalau membawa anak kecil ban yang disewakan dengan harga Rp 15 ribu bisa menjadi pilihan untuk mengajak anak bermain.

Pilihan lainnya adalah dengan naik perahu yang dihargai Rp 10 ribu perorang untuk mutar mutar di pantai. Pun jika tak mau menikmati wahana wahana tersebut kulihat masih banyak yang bersama anak anaknya bermain pasir dan ombak. Alangkah menyenangkannya melihat kebahagiaan mereka: Kebahagiaan para keluarga, para sejoli dan pastinya anak anak yang bermain pasir.

Selain melihat suasana yang semakin beranjak siang jika mau sebenarnya bisa melihat suasana sunset di tempat tersebut. Jauh di sana Marbela Hotel yang tampak megah sembari berdoa semoga suatu ketika bisa menginap di tempat tersebut.

Puas dengan melihat suasana yang ada di pantai tersebut akhirnya kami putuskan untuk melihat spot lain. Tujuan kami sebenarnya ingin ke Karang Bolong namun memperhitungkan waktu akhirnya kami balik ke arah Merak. Anyer- Cilegon- Merak kami lalui untuk kembali ke Sumatera.

Berikut beberapa foto suasana di Anyer:

Blog_widi21

Foto foto agenda wajib yang datang ke pantai ini

Blog_Widi5

Anyer

Blog_Widi4

Perahu untuk disewa

Blog_Widi8

Pantai Anyer

Blog_Widi9

Nyoba Jet Ski nampang doang

Blog_widi10

Jet ski

Blog_Widi11

Bermain pasir

Blog_Widi12

Di Pantai Anyer

Blog_Widi13

Anyer

Blog_Widi14

Banana Boat Siap

Blog_Widi15

Tato temporal yang laris

Blog_Widi16

Perahu yang akan membawa penumpang keliling pantai

Blog_widi17

Anyer

Blog_widi20

Kebersamaan

Berkat kebaikan hati Direktur Dharma Lautan Utama pemilik Kapal Motor Penumpang Dharma Rucitra I maka kami pun naik Kapal “terbagus” yang ada di Selat Sunda untuk rute pelayaran Merak-Bakauheni tersebut. “Terbagus” setidaknya bagi backpacker sepertiku karena melihat dari berbagai hal: Fasilitas, pelayanan, interior , kecepatan kapal. Tak mengherankan banyak orang nyaman dan bahkan terkadang sengaja memilih KMP Dharma Rucitra I untuk melintas di Selat Sunda.

Blog_Widi22

KMP Dharma Rucitra I di dermaga III Merak

Blog_Widi30

Pramugari KMP Dharma Rucitra I yang ramah

Blog_Widi23

Akhirnya naik kapal juga, nunggu di dermaga 3 Merak

Blog_Widi24

Kabin di Restoran KMP Dharma Rucitra I

Blog_Widi25

Dari kabin Restoran melihat Sakura Express melintas

Blog_Widi26

Mau nyanyi di sini tempatnya kabin untuk yang hobi menyanyi

Blog_Widi27

Saatnya beraksi lagu lagu dangdut, pop

Blog_Widi28

Pramugari KMP Dharma Rucitra I dengan ramah membagikan kertas untuk Request lagu: sopan, rapi dan anggun

Bagaimana tidak: Area bermain anak yang membuat anak merasa nyaman, area untuk pijat refleksi, area untuk live musik, restoran, tangga berjalan. Semuanya bukan seperti berada di atas kapal Roro tetapi seperti di atas kapal pesiar (padahal aku aja belum  pernah naik kapal pesiar).

Selain itu restoran dengan harga terjangkau lengkap dengan menu menu yang sudah disiapkan dengan daftar harga yang sudah pasti membuat penumpang kelas Backpacker sepertiku terasa dimanjakan. Bahkan pramugari pramugari yang cukup cantik dan ramah menyapa penumpang.

Menikmati live musik membuat port time, sailing time pun tak berasa. Hanya sekitar 2 jam perjalanan kapal tersebut merapat di dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni dan sampai di Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 13.00.

Perjalanan dua hari yang mengesankan.
Sumbersari 21 September 2014

Categories: Adventure and Treking, Backpackeran, Foto Perjalananku, Fotografi | Tag: , , , , , | 2 Komentar

Side Of Our Beach in South Lampung Regency

AB

Pantai Minang ruah (Foto: Hendricus Widiantoro)

Beberapa sisi pantai yang kuabadikan di beberapa tempat di Lampung Selatan. Mulai dari pesisir Barat dan Pesisir Timur Lampung Selatan. Keberagaman dan situasi pantai yang ada di Kabupaten Serambi Sumatera.

Sembari menuliskan posting ini sebuah sisi di Serambi Sumatera, mendengarkan alunan Ace of Base “Wonderful Life” yang mengalun lembut dengan penuh keindahan akan hidup. Baca lebih lanjut

Categories: Backpackeran, Foto Perjalananku, Fotografi, Kisah Kisahku, My Captured | Tag: , , , | 8 Komentar

Blog di WordPress.com.