Posts Tagged With: kAPAL

Backpacker, Traveler ini Penampakan Baru Pelabuhan Bakauheni

Bagi Traveler yang sering bepergian menggunakan moda transportasi laut terutama lintasan Bakauheni Lampung dan Merak Banten dan menggunakan moda transportasi bus pastinya akan melewati loket pembelian tiket. Toll gate system yang ada di Pelabuhan Bakauheni ini memilki tampilan yang berbeda dibandingkan sebelumnya akibat perubahan sistem untuk penggunaan tiket elektronik lebih maju dari sebelumnya yang masih menggunakan sistem semi elektronik. Dipastikan penerapan sistem ini akan memiliki kelebihan dan tentunya masih dalam tahap penyesuaian pengguna jasa pelabuhan.

Henk Widi 1 copy

Pintu pembelian tiket Pelabuhan Bakauheni Lampung terbaru (Foto: Hendricus Widiantoro)

Bagi yang terbiasa melihat pintu masuk pelabuhan Bakauheni untuk pembelian tiket kendaraan roda dua dan roda empat ini pasti akan mengalami perubahan. Bayak tiang tiang sensor yang akan terpasang menyambut pengguna jasa pelabuhan Bakauheni dan sudah dikhususkan untuk kendaraan dengan jenis yang berbeda beda. Kendaraan dengan panjang serta ukuran tertentu berdasarkan kelas akan memilliki pintu khusus dan ini akan ditandai dengan papan penunjuk agar tidak salah jalur. Sementara untuk jalur kendaraan setelah membeli tiket pun akan diarahkan ke dermaga 1,2,3,4,4,6 menggunakan tanda tanda khusus serta petugas security. Masih membingungkan tapi nanti lama lama terbiasa.

Henk Widi 2 copy

Sistem elektronik di Toll Gate Pelabuhan Bakauheni (Foto: Hendricus Widiantoro)

Semoga dengan perubahan ini tidak membingungkan bagi pengguna jasa Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan dan selamat menikmati perubahan yang tentunya memiliki maksud positif. Berikut beberapa foto are Pelabuhan Bakauheni yang lebih baru: Baca lebih lanjut

Iklan
Categories: Backpackeran, Bakauheni, Kapal, Lampung, Lampung Selatan, Pejalan, Pelabuhan Bakauheni, Selat Sunda | Tag: , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Ideologi Pejalan : Perjalanan Bijak Di Saat Tepat

Menjadi pejalan itu sebuah keputusan. Bukan sebuah paksaan ataupun keharusan. Semua butuh proses dan tak semua menyukainya.

????????????????????????????????????

KMP Windu Karsa Pratama (Hendricus Widiantoro)

Fasilitas transportasi yang semakin modern membuat fasilitas transportasi yang lainnya ditinggalkan. Sisi positifnya karena transportasi yang dipilih lebih cepat dibanding dengan transportasi lainnya. Semisal perjalanan darat menggunakan mobil, kereta api,laut dengan kapal berbeda dengan perjalanan menggunakan pesawat udara dengan koper lengkap dan tinggal tarik bukan dengan backpacker.

Saya pernah memiliki kawan yang menolak untuk melakukan perjalanan darat dengan alasan: ribet, lama dan penuh dengan tetek bengek yang membuatnya tak mau menempuh perjalanan darat plus perjalanan laut. Kawan saya ini tinggal di salah satu jantung ibukota Lampung dan saya juga berpikir logis karena perjalanan lewat udara menuju ibukota Indonesia lebih cepat dibandingkan darat. Ist okey! Semuanya juga tergantung budget alias isi dompet.

Pejalan, lagi lagi memiliki perbedaan dalam hal memilih moda transportasi. Itu soal “ideologi” pejalan yang menentukan pernak pernik perjalanan sampai dalam hal menentukan moda transportasi.

????????????????????????????????????

Pramugari kapal Windu Karsa Pratama (Hendricus Widiantoro)

Bagi pemilih jalur darat, laut pun bukan berarti pemilik budget rendah. Jangan salah, di pelabuhan Bakauheni saya pernah bertemu dengan para backpacker dari Eropa diantaranya dari Spanyol yang notabene turis turis keren sehabis berselancar di tanjung Setia Lampung Barat.

Mereka memanfaatkan jalur darat dan tak memilih jalur udara. Tapi mereka tetap enjoy dan meski bukan “turis kere” saya yakin mereka lebih berkantong tebal dibanding saya. Selain para turis tersebut beberapa kawan backpacker yang saya temui bahkan memiliki Fortuner dan Pajero Sport. Ia asli Pajero, bukan seperti Pejero yang saya miliki (Panas Njobo Njero) hujan kehujanan panas kepanasan. Ya mereka memilih menenteng ransel di punggung bukan menyeret koper lalu naik ke pesawat.

????????????????????????????????????

Cara memakai jake keselamatan (Hendricus Widiantoro)

Itu pilihan dan saya yakin setiap pejalan memiliki ideologi sendiri. Menentukan perjalanan bijak dan tepat ! itulah ideologi para pejalan yang sering aku temui dan juga kulakukan. Melakukan perjalanan ke beberapa daerah dengan budget minim dan tentunya dengan bijak memilah milah tempat untuk tinggal. Baca lebih lanjut

Categories: Backpackeran, Flashpacker, Kapal, Kapal Roro, Pejalan, Selat Sunda | Tag: , , , , , , , | 8 Komentar

Serbuan Kapal Kapal Baru di Selat Sunda

Kapal kapal di Selat Sunda beberapa pergi dan beberapa datang. Kebutuhan akan transportasi laut di lintasan Selat Sunda bisa terlihat dari hajat tahunan yakni arus mudik dan arus balik lebaran yang membutuhkan moda transportasi vital yakni kapal laut.

????????????????????????????????????

KMP Sebuku (Hendricus Widiantoro)

Beberapa kapal baru didatangkan dan beberapa diantaranya merupakan kapal baru versi blog ini diantaranya. Sementara sebelumnya lintasan Merak-Bakauheni telah memiliki beberapa kapal Roll on Roll off (Roro) dari beberapa perusahaan pelayaran.

Serbuan serbuan kapal baru tersebut adalah sebuah harapan akan kapal kapal yang memberi kenyamanan bagi para penumpang pengguna jasa pelayaran. Pilihan pilihan akan kapal kapal yang lebih bagus dari sebelumnya secara fisik maupun pelayanan.

????????????????????????????????????

KMP Virgo 18 (Hendricus Widiantoro)

Selengkapnya tentang kapal kapal di Selat Sunda bisa dilihat dipostingan saya sebelum ini:

https://hendricuswidiantoro.wordpress.com/2014/04/30/travel-via-sunda-strait-apa-saja-kapal-di-selat-sunda/

Kapal kapal baru tersebut diantaranya:

– KMP Elysia
– KMP Suki II
– KMP Salvatore
– KMP Safira
– KMP Sagita
– KMP Trimas Laila
– KMP Sebuku (uji coba)
– KMP Legundi (Uji coba)
– KMP Batu Mandi Baca lebih lanjut

Categories: Kapal, Kapal Roro, Merak, Pelabuhan Bakauheni, Pelayaran, Selat Sunda | Tag: , , , , , | 2 Komentar

KMP Legundi, KMP Sebuku Selamat Datang di Selat Sunda

???????????????????????????????

KMP Sebuku di Bakauheni (Foto: Hendricuswidiantoro.wordpress.com)

Bagi para Ferry Mania alias pecinta kapal ferry di Selat Sunda pasti akan melihat dua kapal baru yang berlayar di Selat Sunda. Kedua kapal tersebut didominasi warna biru dan merupakan dua kapal baru yang sudah diluncurkan oleh Menteri perhubungan (kala itu EE.Mangindaan ) dan diluncurkan pertama kali pada bulan Agustus 2014 dan juga September 2014.

Kapal  pertama yakni KMP Legundi, kenapa dinamakan Legundi. Seperti diketahui Legundi merupakan salah stu pulau yang cukuo di kenal berada di Teluk Lampung dan juga masih dalam wilayah Selat Sunda. Kapal inimemiliki panjang 109,40 meter; lebar 19,60 meter; tinggi geladak utama 5,60 meter; serat air 4,10 meter; dan kecepatan 15,00 knot. Kapal itu didesain berkapasitas 812 orang serta mampu menampung kendaraan sebanyak 21 trailer, dua tronton, 37 truk medium, dan 77 sedan atau multipurpose vehicle. Baca lebih lanjut

Categories: Kapal Ferry, Kapal Roro, KMP Legundi, KMP Sebuku, Selat Sunda | Tag: , , , , , , , | 2 Komentar

Yuk Malam Tahun Baru Kapal Di Atas Kapal DLU

Sudah ada rencana untuk merayakan pergantian tahun atau malam tahun baru? Beberapa tempat pasti sudah menjadi pilihan untuk merayakannya bersama keluarga terutama tempat tempat wisata. Sementara saat ini semua orang sudah berada jauh dari rumah untuk merayakan pesta pergantian tahun di tempat yang jauh di belahan bumi yang lain bersama orang orang yang dicintainya namun banyak juga yang terpaksa merayakan malam pergantian tahun di perjalanan.
dharma-kencana-ix-widi

KMP Dharma Kencana IX milik PT Dharma Lautan Utama (Hendricus Widiantoro)

Namun bukan berarti bagi yang mau merayakan tahun baru di rumah tak ada maknanya. Berkumpul bersama keluarga dan menikmati pergantian tahun merupakan sebuah rasa syukur tak berkesudahan bagi keluarga yang mendambakan kebersamaan. Tetap memaknai malam pergantian tahun baru dengan berbagai aktifitas bermanfaat bersama orang orang yang dikasihi dengan kebersamaan penuh cinta.
Nah, bagaimana dengan orang orang yang secara kebetulan terpaksa berada di tengah lautan di Selat Sunda? Agaknya mau tak mau harus merayakan malam pergantian tahun di tengah laut. Tak perlu kuatir karena PT Dharma Lautan Utama merupakan salah satu kapal Roll On Roll Off (Roro) atau kapal ferry ini menyajikan suasana merayakan tahun baru yang tak kalah menarik seperti di darat. Meskipun karena kebetulan dalam perjalanan tak ada salahnya jika berada dekat dengan lokasi pelabuhan Merak atau Bakauheni bisa secara sengaja memesan tiket untuk merayakan pergantian tahun di kapal.
Malam pergantian tahun baru dari tahun 2014 menuju tahun 2015 dipastikan kapal kapal milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) akan memberikan keistimewaan kepada para penumpang. Menurut Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama rute Bakauheni- Merak Sunaryo, moment pergantian tahun di atas kapal kapal DLU para penumpang akan diberi terompet secara gratis.

Blog 9

Ruang Live Music di KMP Dharma Rucitra I milik PT Dharma Lautan Utama (Hendricus Widiantoro)

Bahkan beberapa fasilitas yang selama ini sudah digratiskan di kapal milik PT DLU akan semakin istimewa saat pergantian tahun nanti.Terompet yang dibagikan kepada para penumpang tersebut akan ditiup secara bersama sama menjelang detik detik pergantian tahun bagi penumpang yang secara kebetulan berada di atas kapal kapal milik PT DLU. Malam pergantian tahun akan menjadi menarik saat berada di tengah laut dan melihat dari atas Menara SIGER yang ada di Bakauheni kembang api yang dinyalakan menghiasi langit Bakauheni.
“Seperti biasa kita akan memberikan kenyamanan kepada para pengguna jasa kapal DLU baik yang akan ke Bakauheni atau sebaliknya ke Merak teristimewa saat malam pergantian tahun, ” ujar Sunaryo saat dihubungi melalui pesan di BlackBerry Messenger.
Menurut Sunaryo kapal kapal milik PT DLU yang berlayar di Selat Sunda diantaranya, Dharma Kencana IX, Mustika Kencana, Dharma Rucitra I, Kirana I. Bahkan untuk  KMP Dharma Rucitra fasilitas eskalator atau tangga berjalan memudahkan penumpang yang akan naik ke dek atas serta fasilitas restoran yang cukup menarik layaknya di darat,  ruang bermain untuk anak yang disiapkan agar anak anak tak jenuh saat perjalanan.  Secara umum berada di atas kapal kapal milik PT DLU saat situasi malam pergantian tahun baru pastinya akan merasakan sensasi yang menakjubkan saat berada di tengah laut.
Blog 3

Penampakan Kabin di KMP Dharma Rucittra I (Hendricus Widiantoro)

Seperti sudah menjadi ciri khas kapal kapal milik PT DLU disediakan hiburan berupa live music di ruangan yang nyaman layaknya di sebuah ruang karaoke keluarga dengan tempat duduk yang super nyaman dan sudah disiapkan alat musik, penyayi dan jika ingin menyanyi pun dipersilakan, semuanya free . Selain itu untuk para sopir kendaraan truk dan bis mendapat kesempatan untuk mendapatkan pijat gratis selama 15 menit, welcome drink semuanya gratis di kapal DLU.
Selaini memberikan fasilitas gratis tersebut, Sunaryo yang juga menjabat sebagai kepala Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Bakauheni mengatakan Gapasadap Bakauheni akan menggelar istighozah di Pelabuhan Bakauheni. Berbeda dengan pelayanan yang diberikan di atas kapal. Memaknai pergantian tahun baru dilakukan oleh Gapasdap dengan kegiatan yang melibatkan anak yatim, masyarakat serta karyawan perusahaan perusahaan kapal yang ada di Selat Sunda dengan menggelar isthigozah.
dharma-rucitraa1-_widi

KMP Dharma Rucitra I (Hendricus Widiantoro)

“Isthigozah dilakukan di halaman ASDP yang dilakukan oleh seluruh karyawan serta stakeholder yang ada di Pelabuhan Bakauheni di malam pergantian tahun sebagai rasa syukur dan memohon keselamatan untuk tahun yang akan datang,” ujar Sunaryo.
Nah, jadi yang terpaksa merayakan malam pergantian tahun baru di Selat Sunda karena sedang melakukan perjalanan baik dari Pulau Jawa ke Sumatera atau sebaliknya jangan kuatir sebab jika naik kapal milik PT DLU maka dipastikan Anda akan mendapatkan terompet gratis dan berbagai fasilitas menarik lainnya selama di atas kapal ini. Selamat menyongsong tahun baru 2015!
Categories: Dharma Lautan Utama, Malam Pergantian tahun, PT DLU, Tahun baru, Wisata | Tag: , , , , , , , | 10 Komentar

Masih Mengeluhkan Kondisi Kapal di Selat Sunda?

Kapal Ferry, kapal penumpang atau yang di Selat Sunda dikenal dengan kapal Roll On Roll Off (Roro) menjadi faktor penting transportasi antar dua pelabuhan penting di Pulau Jawa yakni Merak Banten dan Bakauheni Lampung Selatan. Seperti yang sering digambarkan oleh para pengguna jasa pelayaran di Selat Sunda keluhan akan waktu tempuh yang cukup lama, kondisi kapal yang beragam dari yang kondisinya kurang bersih hingga kapal Ferry yang bagus fasilitas bak kapal pesiar semuanya ada di Selat Sunda, armada kapal lintas Bakauheni Merak masih jauh dari sempurna.

port-link-iii_widi

Penulis mencoba beberapa kapal yang ada di Selat Sunda dan beberapa diantaranya terbukti memang memiliki fasilitas cukup bagus untuk kelas kapal penumpang dengan jarak tempuh rata rata di Selat Sunda 2-3 jam dan bisa lebih dengan situasi cuaca yang berbeda. Bahkan penulis pernah mengalami naik kapal Nusa Jaya dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni dalam waktu tempuh yang cukup lama karena faktor cuaca. Dari Pelabuhan Merak Banten jam 01:00 WIB dini hari baru sandar jam 07:30 WIB pagi. Itu buatku cukup beralasan karena kondisi perairan Selat Sunda pada bulan November hingga Januari cenderung mengalami perubahan.

Karena faktor cuaca inilah tak asing jika berita berita di Televisi maupun media massa lain memberitakan tentang penumpukan kendaraan baik di Merak maupun Bakauheni, semua terjadi karen keterlambatan waktu keberangkatan. Hal hal terkait sailing time, port time, waktu bongkar, waktu di alur memang masih asing bagi pengguna jasa pelayaran yang penting sampai tepat waktu dan selamat sampai tujuan. Namun sudah banyak juga kapal kapal di Selat Sunda yang menyajikan fasilitas nyaman bahkan bagi anak anak.

Pelabuhan dan sarana prasarana pelabuhan termasuk kapal kapal yang ada di Selat Sunda memang harus dan sangat urgent untuk dibenahi. Bahkan program Presiden ke -7 Indonesia Joko Widodo yang akan membangun “tol laut” perlu diapreasiasi dan didukung. Tol laut yang salah satu tolok ukurnya adalah mempercepat transportasi laut yang selama ini menjadi persoalan klasik di negeri Maritim ini yakni: waktu tempuh kapal LAMBAT dan dengan berbagai faktor yang mempengaruhinya. Tak bisa tutup telinga dan matai juga masih sering terjadi kesemrawutan moda transportasi laut hingga menimbulkan kecelakaan laut seperti tabrakan kapal, kapal terbakar serta faktor cuaca yang memicu kecelakaan serta keterlambatan kedatangan kapal. Baca lebih lanjut

Categories: Banten, Ferry, Kapal, Merak, Selat Sunda | Tag: , , , , , , | 1 Komentar

Traveler, Tarif Kapal Naik Lagi Loh!

Malam ini agaknya Pelabuhan Bakauheni mulai dijejali kendaraan Golongan IV hingga golongan IX loh traveler, kenapa? Karena mulai malam ini terhitung tanggal 21 November tarif penyeberangan bakal naik lagi. Ga salah ini semua efek dari kenaikan Bahan Bakar Minyak alias BBM yang kemarin sempat menghebohkan penduduk Indonesia.

???????????????????????????????

Kapal kapal di Pelabuhan Bakauheni (Foto: Hendricus Widiantoro)

Setelah mengalami kenaikan pada 15 September lalu Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni kembali memberlakukan kenaikan tarif baru bagi pengguna jasa penyeberangan di Selat Sunda. Baca lebih lanjut

Categories: Kapal, Kisah Kisahku, Pelabuhan Bakauheni, PT ASDP, Tarif | Tag: , , , , | 3 Komentar

Peristiwa Demi Peristiwa Di Mata Kameraku

Sebuah peristiwa terkadang terjadi secara kebetulan atau karena kesengajaan. Inilah yang terjadi padaku hari ini. Saat akan melakukan kegiatan seperti biasa ke arah Bakauheni. Jalanan yang begitu berdebu plus macet di tanjakan Desa Sukabaru akibat pengerjaan rigid membuat perjalanan ke arah Bakauheni sedikit terhambat.

Guling 1

Truk terguling di depan KSKP Bakauheni saat aku melintas (Foto: Hendricus Widiantoro)

Namun hunting untuk sebuah hal menarik pastinya akan membutuhkan perjuangan. Setidaknya perlu kewaspadaan dan kehati hatian melintas di Jalan Lintas Sumatera karena jalan ini merupakan sebuah jalan terpenting di Sumatera. Ribuan kendaraan berbagai jenis hampir melintasi jalan ini setiap saat.

Berbagai peristiwa kecelakaan akibat kelalaian pengendara serta kelayakan jalan dan kelayakan kendaraan terkadang terjadi di Jalinsum. Bahkan hari ini yang tanpa sengaja melintas di Jalinsum tepatnya di bekas jalan yang amblas beberapa tahun lalu dan beberapa waktu lalu akibat longsor.

Seperti biasa kamera dan pastinya gadget harus selalu siap untuk mengabadikan momen yang kadang harus kuambil. Pastinya dengan kehati hatian karena berbagai faktor. Faktor pertama adalah keselamatanku sendiri. Menepi dan mengambil angle yang tepat adalah keharusan karena Jalinsum merupakan jalan yang cukup ramai pada jam jam tertentu sehingga aku harus berhati hati.

Hari ini peristiwa yang ada di jalan kutemui lagi. Sebuah Truk fuso dengan nomor polisi BE 9728 CD yang bermuatan lempengan alumunium foil terguling di ruas jalan lintas Sumatera (Jalinsum) kilometer 60/70 di Dusun Pandegolan, Desa Hatta, Kecamatan Bakauheni, sekitar pukul 08.00 wib, Selasa (21/10/2014).

Truk fuso melaju dari arah Bakauheni dan hendak ke Palembang. Saat memasuki tikungan jalinsum di Dusun Pandegolan, muatan truk bergeser ke arah sisi kiri bak. Hal itu mengakibatkan kendaraan tersebut kehilangan keseimbangan.

“Muatan begeser ke sebelah kiri. Akibatnya truk kehilangan keseimbangan dan terguling,” kata Pri, sopir truk saat aku mencoba menanyai sang sopir. Kadang tak mudah untuk mengorek keterangan akan sebuah peristiwa. Bahkan sebuah hal yang membuat profesi jurnalis sangat rentan.

“Jangan ambil gambar siapa yang minta kamu ambil gambar sana pergi jauh ini kecelakaan bukan untuk konsumsi publik”

Itu pengalaman yang pernah kurasakan saat meliput sebuah peristiwa meskipun aku berada di jarak yang aman pun masih ada pihak yang tak memperbolehkan untuk mengambil gambar. Itulah resiko dan aku harus menghormatinya.

Nah beruntung dalam kejadian hari ini tidak ada korban dalam peristiwa tergulingnya truk tersebut. Namun sampai dengan pukul 11.00 wib truk masih belum dievakuasi dari sisi Jalinsum.

truk

Truk terguling di Penegolan (Foto: Hendricus Widiantoro)

Lepas dari peristiwa tersebut hari ini aku masih melihat evakuasi kapal penumpang Caitlyn yang gagal sandar di Balauheni. Evakuasi yang dramatis itu memang berlangsung lama namun sayang momen tersebut terlewatkan.

Dari keterangan yang kuperoleh peristiwa pagi ini yakni gagal sandarnya KMP Caitlyn akibat mesin mati di bagian sisi kiri, Kapal Motor Penumpang (KMP) Caitlyn milik PT Munic Line mengalami gagal sandar setelah melakukan olah gerak dan manuver.

Aan 3

KM Caitlyn milik PT Munic Line 21 Oktober 2014 saat gagal sandar akibat kerusakan mesin wings (Foto: Hendricus Widiantoro)

Bahkan insiden tersebut sempat membuat kapal tug boat TB Merak yang siaga di dermaga plengsengan  diterjunkan, untuk membantu kapal milik PT Munic Line tersebut sandar di dermaga II Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 8.30 WIB, Selasa (21/10/2014).

Dari  keterangan beberapa anak buah kapal akibat peristiwa tersebut ratusan penumpang yang menggunakan jasa penyeberangan KMP Caitlyn dari Pelabuhan Merak yang akan menuju Pelabuhan Bakauheni sempat menyaksikan dan mengabadikan peristiwa tersebut.

Menurut  Kepala Cabang PT Munic Line di Bakauheni Joko Sunaryo insiden tersebut langsung bisa diatasi dan kapal bisa bersandar di dermaga II.

“Setelah dilakukan pengecekan mesin kembali normal dan akan kembali ke Pelabuhan Merak dalam kondisi tanpa penumpang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Joko Sunaryo.

Dihubungi terpisah, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Bakauheni  Captain Yoshua P.S.I Anthonie MM mengaku sudah menerima laporan terkait insiden tersebut. Menurutnya ada sedikit kerusakan di bagian mesin KM Caitlyn.

“Kondisi mesin oke, hanya katup bahan bakar yang ke block dan langsung bisa diperbaiki sebentar. Selanjutnya kapal kembali ke Merak namun tanpa muatan dari pelabuhan Bakauheni” ungkap Captain Yoshua.

Kapal ro-ro yang melayani rute pelayaran Merak-Bakauheni, KMP Caitlyn diproduksi di Jepang tahun 1989 dan bisa mengangkut penumpang sebanyak 500 orang dan kendaraan 60 unit. Selain itu juga dilengkapi peralatan keselamatan sebanyak 600 pelampung dan sekoci.

Caitlyn Widi

KM Caitlyn sesaat setelah mengalami kerusakan mesin 21 Oktober 2014 (Foto: Hendricus Widiantoro)

Berbagai peristiwa yang terjadi di jalan kadang luput dari kameraku namun mau tak mau harus kuambil. Meski demikian dengan etika dan juga kehati hatian untuk mengabadikannya karena tak semua orang memiliki sifat yang sama dan untuk mengambil gambar meski tak harus memakai portofolio namun izain dan juga menghormati hak hak orang lain tetap perlu. Setidaknya kerja jurnalis memang penuh resiko seperti yang pernah kualami diusir, ditolak maupun mendapat hal hal yang tak mengenakkan. Namun semua hal tersebut ada hikmah dan bisa untuk terus belajar.

Beberapa peristiwa yang cukup dramatis yang sempat kuabadikan di mata kameraku diantaranya kejadian berikut ini:

Guling2_MariaFlora

Truk terguling di Jalinsum Desa Pasuruan Penengahan (Foto: Hendricus Widiantoro)

Guling1_MariaFlora

Truk terguling di Jalinsum Desa Pasuruan Penengahan (Foto: Hendricus Widiantoro)

AAA

Bus terbakar di Jalinsum Desa Banjarmasin Kecamatan Penengahan (Foto: Hendricus Widiantoro)

Bahuga Pratama

Bahuga Pratama paska mesin terbakar (Foto:Hendricus Widiantoro)

Bahuga Setelah terbakar

KMP Bahuga Pratama paska terbakar (Foto: Hendricus Widiantoro)

Blong Rem1

Truk terguling di Desa Sukabaru (Foto: Hendricus Widiantoro)

Categories: Adventure and Treking, Jurnalistik, Kisah Kisahku | Tag: , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Travel Via Sunda Strait: Apa Saja Kapal di Selat Sunda

Selat Sunda, Perjalanan yang Selalu Mengesankan. Bagi Backpacker sepertiku moda transportasi  kapal ferry  merupakan kendararaan laut  yang sangat murah meriah untuk melakukan perjalanan antar pulau.

Gambar

KMP Panorama Nusantara

Sudah puluhan kali mungkin ratusan kali semenjak aku duduk di Sekolah Dasar hingga kini melintasi Selat Sunda dengan kapal ferry atau sering dikenal beberapa dengan nama Kapal Roll on Roll Off.

Backpacker yang berbudget tinggi mungkin lebih suka naik pesawat ke Sumatera atau Pula Jawa. Tapi melakukan perjalanan dengan kapal laut tak kalah menyenangkan. Jika ingin menikmati dan bukan untuk mengejar waktu.  

Gambar

KMP Portlink III milik PT ASDP

Selat Sunda merupakan penghubung Pulau Jawa dan pulu Sumatera, dua Pelabuhan besar yaitu Merak di Banten dan Bakauheni di Lampung merupakan Pelabuhan tersibuk di Asia Tenggara karena beroperasi selama 24 jam non stop. Sebanyak 44 kapal beroperasi di Selat Sunda lalu lalang menuju Bakauheni dan sebaliknya ke Merak.

Buat yang pobia mabuk laut sebaiknya siapkan obat atau penangkal buat mabok laut sebab cuaca bisa berubah sewaktu waktu. Jika lagi beruntung ombak bisa tenang namun jika ombak sedang tak bersahabat, goncangan kapal bisa membuat mual perut dan pusing di kepala. Untungnya saya belum pernah mabuk di kapal he he. Baca lebih lanjut

Categories: Adventure and Treking, Backpackeran, Kisah Kisahku | Tag: , | 9 Komentar

Blog di WordPress.com.