Posts Tagged With: Bakauheni

Taklukan Trek Bakauheni Bareng TRABAK

TRAIL1

Trail

Rute petualangan para penghobi wisata minat khusus yaitu motor trail mulai digandrungi oleh para penggila motor trail di wilayah Bakauheni. Medan yang menantang lengkap dengan bentang alam perbukitan, sungai, tepi pantai baik turunan, tanjakan merupakan sarana memacu adrenalin para penggila olahraga para pemberani ini. “Njalur” sebuah istilah yang merupakan aktifitas para pemotor dengan komponen berbeda dengan motor pada umumnya. Selain garang dalam penampilan, motor trail memiliki tingkat kesulitan bagi yang menyukai dan menguasainya.Trabak 11_Henk Widi

Penulis sempat mengikuti beberapa even njalur ini baik skala internasional, nasional maupun lokal. Salah satu even motor trail diantaranya Krakatau Adventure Trail (KAT) mulai KAT I dan seterusnya. Aktifitas yang merupakan wisata minat khusus ini seringkali menggunakan jalur jalur yang sukar dilalui terutama bagi motor motor konvensional. Namun bagi para pecinta modifikasi jangan salah kalau ada motor matic pun ikut unjuk gigi memacu adrenalin sang rider. Tentunya menyertakan mekanik handal untuk mengatasi masalah mesin dalam perjalanan.Trabak 15_Henk Widi
http://www.hendricuswidiantoro.wordpress.com/#

Salah satu klub pecinta motor trail di Kecamatan Bakauheni yang terkenal dengan Menara Siger adalah klub TRABAK. Namanya sepintas nyaris TABRAK yang identik dengan kendaraan. Tapi berdasarkan keterangan salah satu dedengkot Trabak, Hartanto, merupakan akronim dari Trail Adventure Bakauheni.Trabak 1_Henk Widi

Bermarkas di deretan Cafe Kedas di Jalan Lintas Sumatera, Trabak mulai eksis dalam berbagai even baik lokal maupun even even motor trail yang kerap dilakukan di Lampung.

TRAIL 2

Trek Air

Usai melakukan Copi Darat bersama Komunitas Lampung Bersatu (KLB) yang isinya semua komunitas motor baik matik serta berbagai jenis komunitas motor bahkan sepeda, Trabak langsung berpamitan untuk “njalur”. Tak tanggung tanggung rute yang ditempuhs ekitar 40 kilometer dengan rute yang beragam: Mengaspal di Jalan Lintas Timur Sumatera- menyusuri perkampungan penduduk di Desa Sumur lengkap dengan bentang alam pantai di Selat Sunda- lalu menyusuri perkampungan penduduk di Desa Sidoluhur Kecamatan Ketapang- masuk ke perkebunan dan jalan yang sudah diterjang tol- Akhirnya persinggahan terakhir Trabak berada di Pantai Minangruah, Desa Kelawi Kecamatan Bakauheni.

Bakauheni, merupakan surga petualangan tak terkecuali bagi para pecinta “njalur” di medan medan sulit. Bagaimana tidak, mencoba motor tersebut menyusuri jalan jalan sulit pernah kualami terutama di medan penuh dengan lumpur, menyusuri sungai dan pantai serta perbukitan dan lembah. Memerlukan waktu dari pukul 12:00 WIB dan bertemu di meeting point terakhir sekitar pukul 16:00 WIB merupakan sebuah perjuangan.

“Sempat banyak yang trouble tapi karena kami menyertakan mekanik dan sebagian juga sudah mahir maka persoalan mesin dalam perjalanan petualangan kami bersama Trabak tak mengalami kendala dan semua bisa finish setelah njalur,”ungkap Hartanto.

Trabak 4_Henk WidiPerjuangan melelahkan dengan lumpur dan debu menempel di bodi trail akhirnya terbayar sudah. Hidangan ikan bakar lengkap dengan nasi hangat plus sambal seruit menambah semangat sekitar puluhan anggota Trabak yang kali ini ikut njalur. Pantai Minangruah yang merupakan salah satu pantai dengan banyak medan sulit untuk mencapainya merupakan surga bagi para pecinta trail, baik musim panas maupun hujan.

Seusai menyantap kuliner ala ala pantai, Trabak dengan solidaritas tinggi melakukan evaluasi. Trek yang menantang dan sudah layak untuk menjadikan jalur jalur tersebut sebagai bagian dari ajang ajang penghobi motor trail. Sebelumnya Trabak pun pernah njalur ke arah Pulau Mengkudu yang sedang menjadi perbincangan bagi pecinta wisata petualangan. Trabak menjadi sebuah misi untuk memperkenalkan wisata Bakauheni yang kaya akan pesona laut, perbukitan dan merupakan Gerbang Sumatera. Surganya para pecinta adrenalin! Pastinya even serupa akan dilakukan lain waktu.

Berikut foto foto aktifitas Trabak saat Njalur di trek Menara Siger-Pantai Minangruah: Baca lebih lanjut

Iklan
Categories: Adventure, Adventure and Treking, Kisah Kisahku | Tag: , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Batu Alif Nan Menawan

Batu Alif Blog 10 copyPetualangan dan menyegarkan pikiran. Kata kawanku bloger lain, “perjalanan dan petualangan adalah obat sakit hati paling mujarab” dan itu telah terbukti. Move on dan melepas penat dari beberapa persolan kehidupan (soal move on ini diketawain kawanku deh ha ha) dan yang terpenting mensyukuri banyaknya berkah dan karunia yang Tuhan berikan melalui alam yang indah dan penuh dengan keanekaragaman. Jika ingin menikmati suasana pesisir pantai berbalut keindahan pegunungan, bentang alam yang mempesona maka salah satu tempat yang sangat kurekomendasikan adalah Desa Kelawi. Beberapa bahasan mengenai Desa Kelawi dengan potensi wisata bahari dan petualangan seakan tak pernah habis untuk ditulis dan goalnya adalah menyusuri setiap pantai, lembah, perbukitan dan menyelam di beberapa lokasi di tempat tersebut.Batu Alif Blog 11 copy

Salah satu lokasi yang saat ini sedang kukunjungi adalah spot Batu Alif. Tulisan mengenai batu alif yang kubuat bahkan beberapa “dibajak” oleh orang orang yang tak pernah mengunjugi lokasi tersebut (he he) pembajakan yang menjadi SEO bagi penulisnya. Namun saat ditanya sudah pernah ke lokasi tersebut belum, malah jawabnya dapat dari kawannya semua data dan foto, ngakak deh!

Beberapa pengalaman berada di lokasi ini sudah kutulis sebelumnya di sini:

https://hendricuswidiantoro.wordpress.com/2014/04/19/explore-it-find-it-care-it-lampung-selatan-negeri-para-penjelajah/

Mengunjungi lokasi ini sebetulnya sudah kulakukan sejak zaman masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) saat diajak oleh kakak sepupu. Lalu saat masa masa Sekolah Menengah Atas (SMA) bersama kawan kawan dari pringsewu kami selalu mengadakan camping di area dekat muara Sungai Minang ruah dan dekat Goa lalai. Lokasi yang sanagt cocok bagi pecinta alam, pecinta petualangan tentunya dengan tetap menghargai dan menghormati kearifan lokal setempat.

Spot yang wajib dikunjungi diantaranya Goa lalai diantara tebing tebing karang, air terjun Minangruah, Pantai Batu Alif lokasi memancing yang sangat mengasikkan dan tempat menyelam yang keren. Perlu perjuangan untuk menuju lokasinya bisa lewat darat bagi penghobi motor trail atau menggunakan perahu nelayan. Dusun Minangruah juga kerap digunakan sebagai lokasi untuk menuju Pulau Mengkudu yang sedang heboh.

Mencapai lokasi ini pun cukup mudah karena dengan menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua. Dari lokasi start SPBU Garuda Hitam bisa ditempuh menyusuri jalan jalan Desa Kelawi bertemu dengan masjdi hijau ke arah Desa Kelawi. Butuh waktu sekitar 30 menit atau lebih cepat untuk ke lokasi. Izin dengan penjaga serta menjaga kearifan lokal (salah satunya membayar karcis masuk untuk parkir) sebesar Rp5ribu maka beberapa aktifitas petualangan bisa dilakukan. Kalau mau mancing silakan nego dengan nelayan setempat dengan kisaran Rp25ribu sampai ke lokasi batu alif.Batu Alif 12 copyBatu Alif Blog 8 copy

Batu alif sebetulnya sebuah batu yang menjulang tinggi di tepi pantai. Batu tersebut gagah berdiri menaungi para penghobi memancing di tempat itu. Sebelahnya merupakan sebuah ceruk yang bisa digunakan sebagai lokasi berteduh. Selain itu kalau mau menyelam bisa juga kok  mencari lokasi di sekitar batu alif. Batu Alif bahkan sudah menjadi ikon bagi Desa Kelawi Kecamatan Bakauheni Lampung Selatan. Bagi pecinta kuliner ikan pun masih bisa menikmati ikan segar dengan membeli ikan dari nelayan setempat yang mengelola jaring ikan jenis set net sekaligus ikut melakukan proses penangkapan ikan.

Tak usah berlama lama lokasi ini merupakan lokasi favorit penghobi petualangan. Beberapa jepretan yang kubadikan berikut ini: Baca lebih lanjut

Categories: Adventure, Adventure and Treking, Kisah Kisahku | Tag: , , , , , , , , | 2 Komentar

Gunung Rajabasa Sudut Berbeda Waktu Berbeda

WIDI BAKAU 3

View Rajabasa dari Bakauheni

Sebagian wilayah di sekitar tempat tinggal memiliki pemandangan berbeda terutama ketika mengambil gambar dalam waktu berbeda. Saat melakukan perjalanan ke beberapa tempat dan melihat Gunung Rajabasa, Selat Sunda serta beberapa lokasi lain hal hal berbeda akan kutemui. Visibilitas yang tergantung faktor cuaca oleh pandangan mata terkadang berbeda dengan pandangan lensa. Menggunakan kamera dari Asus Zenfone ZE500KL  dan D5200 visi Gunung Rajabasa serta tempat tempat yang kulalui terasa berbeda dan itulah yang tertangkap mata kamera.

WIDI BAKAU 4

View Rajabasa dari Hatta

Beberapa sisi Gunung Rajabasa yang selama ini berada di wilayah Lampung Selatan serta beberapa wilayah yang kuabadikan ini pasti akan berbeda di saat berbeda. Sisi Gunung Rajabasa yang memberi kehidupan bagi ribuan warga yang berdiam di sekeliling Gunung Rajabasa bukan hanya karena keindahannya tapi karena manfaat yang diperoleh dari Gunung tersebut. Beberapa foto dari sudut berbeda mengenai Rajabasa akan menyusul. Beberapa sudut yang kutangkap dari Gunung Rajabasa serta beberapa tempat tak jauh dari Gunung Rajabasa berikut ini: Baca lebih lanjut

Categories: Inspirasi, Kisah Kisahku | Tag: , , , , | 2 Komentar

Backpacker, Traveler ini Penampakan Baru Pelabuhan Bakauheni

Bagi Traveler yang sering bepergian menggunakan moda transportasi laut terutama lintasan Bakauheni Lampung dan Merak Banten dan menggunakan moda transportasi bus pastinya akan melewati loket pembelian tiket. Toll gate system yang ada di Pelabuhan Bakauheni ini memilki tampilan yang berbeda dibandingkan sebelumnya akibat perubahan sistem untuk penggunaan tiket elektronik lebih maju dari sebelumnya yang masih menggunakan sistem semi elektronik. Dipastikan penerapan sistem ini akan memiliki kelebihan dan tentunya masih dalam tahap penyesuaian pengguna jasa pelabuhan.

Henk Widi 1 copy

Pintu pembelian tiket Pelabuhan Bakauheni Lampung terbaru (Foto: Hendricus Widiantoro)

Bagi yang terbiasa melihat pintu masuk pelabuhan Bakauheni untuk pembelian tiket kendaraan roda dua dan roda empat ini pasti akan mengalami perubahan. Bayak tiang tiang sensor yang akan terpasang menyambut pengguna jasa pelabuhan Bakauheni dan sudah dikhususkan untuk kendaraan dengan jenis yang berbeda beda. Kendaraan dengan panjang serta ukuran tertentu berdasarkan kelas akan memilliki pintu khusus dan ini akan ditandai dengan papan penunjuk agar tidak salah jalur. Sementara untuk jalur kendaraan setelah membeli tiket pun akan diarahkan ke dermaga 1,2,3,4,4,6 menggunakan tanda tanda khusus serta petugas security. Masih membingungkan tapi nanti lama lama terbiasa.

Henk Widi 2 copy

Sistem elektronik di Toll Gate Pelabuhan Bakauheni (Foto: Hendricus Widiantoro)

Semoga dengan perubahan ini tidak membingungkan bagi pengguna jasa Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan dan selamat menikmati perubahan yang tentunya memiliki maksud positif. Berikut beberapa foto are Pelabuhan Bakauheni yang lebih baru: Baca lebih lanjut

Categories: Backpackeran, Bakauheni, Kapal, Lampung, Lampung Selatan, Pejalan, Pelabuhan Bakauheni, Selat Sunda | Tag: , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Ngabuburit Cantik Ala Rider Cantik

Edisi kali ini spot hunting yang sedang dilakoni adalah mengamati aktifitas tahunan yang terjadi di sekitaran Menara Siger. Menara Siger menjadi lokasi favorit bagi ribuan warga di sekitar Kecamatan Bakauheni Lampung Selatan.

????????????????????????????????????

Halaman depan Menara Siger saat ngabuburit (Hendricus Widiantoro)

Lebih dominan anak anak muda yang menggunakan kendaraan bermotor di lokasi ini dan mempergunakan kesempatan sore menjelang berbuka puasa. Kendaraan kendaraan roda dua terparkir di pinggir jalan dan tumpah ruah di jalan.

Sedang asik berada di Menara Siger, objek foto justru tertuju kepada Rider wanita yang pada awal bulan tertangkap kamera. Masih dengan kendaraan yang sama dan juga dengan momen yang sama di Menara Siger. Akhirnya dia tertangkap lagi di kamera. Sesuatuh…..Kalau tak percaya rider itu tertangkap kamera di saat sebelumnya baca geh postinganku sebelumnya:

????????????????????????????????????

Rider cantik itu (Hendricus Widiantoro)

https://hendricuswidiantoro.wordpress.com/2015/06/05/nyore-asik-di-menara-siger/

Yang pasti seperti dunia persulapan tak ada rekayasa atau pernah bertemu sebelumnya. Agaknya Menara Siger menjadi lokasi favorit untuk ngabuburit rider cantik itu ha ha dan berikut beberapa jepretan pada sore hari tersebut.

????????????????????????????????????

Jadi pusat perhatian (Hendricus Widiantoro)

Baca lebih lanjut

Categories: Menara Siger, Ngabuburit, Puasa, Ramadhan | Tag: , , , , | 4 Komentar

Serbuan Kapal Kapal Baru di Selat Sunda

Kapal kapal di Selat Sunda beberapa pergi dan beberapa datang. Kebutuhan akan transportasi laut di lintasan Selat Sunda bisa terlihat dari hajat tahunan yakni arus mudik dan arus balik lebaran yang membutuhkan moda transportasi vital yakni kapal laut.

????????????????????????????????????

KMP Sebuku (Hendricus Widiantoro)

Beberapa kapal baru didatangkan dan beberapa diantaranya merupakan kapal baru versi blog ini diantaranya. Sementara sebelumnya lintasan Merak-Bakauheni telah memiliki beberapa kapal Roll on Roll off (Roro) dari beberapa perusahaan pelayaran.

Serbuan serbuan kapal baru tersebut adalah sebuah harapan akan kapal kapal yang memberi kenyamanan bagi para penumpang pengguna jasa pelayaran. Pilihan pilihan akan kapal kapal yang lebih bagus dari sebelumnya secara fisik maupun pelayanan.

????????????????????????????????????

KMP Virgo 18 (Hendricus Widiantoro)

Selengkapnya tentang kapal kapal di Selat Sunda bisa dilihat dipostingan saya sebelum ini:

https://hendricuswidiantoro.wordpress.com/2014/04/30/travel-via-sunda-strait-apa-saja-kapal-di-selat-sunda/

Kapal kapal baru tersebut diantaranya:

– KMP Elysia
– KMP Suki II
– KMP Salvatore
– KMP Safira
– KMP Sagita
– KMP Trimas Laila
– KMP Sebuku (uji coba)
– KMP Legundi (Uji coba)
– KMP Batu Mandi Baca lebih lanjut

Categories: Kapal, Kapal Roro, Merak, Pelabuhan Bakauheni, Pelayaran, Selat Sunda | Tag: , , , , , | 2 Komentar

Nyore Asik di Menara Siger

Bagi anak anak muda yang menyukai motor di wilayah Bakauheni dan sekitarnya , nongkrong saat sore agaknya kurang afdol kalau tidak di Menara Siger. Bermodalkan kendaraan roda dua ciamik serta membawa gebetan di atas tongkrongan yang keren merupakan hal biasa di Menara Siger.

????????????????????????????????????

Ayo siapa mau balapan sama aku? (Hendricus Widiantoro)

Tak jarang beberapa remaja terlihat berboncengan bersama pasangannya dan nyore di Menara Siger. Beberapa berpasangan dengan sang kekasih, tetapi diantaranya bersama kawan kawannya untuk menengok sunset dari Menara Siger.

Beberapa remaja tersebut diantaranya berkumpul di tugu Zero Sumatera dan bercengkerama di lingkaran tepat di tangga Menara Siger. Lokasi yang bagus untuk berselfie ria menjadi pilihan. Setidaknya Menara Siger masih menjadi pilihan untuk nyore bagi remaja remaja sekitar Bakauheni.

????????????????????????????????????

Ayo nyore (Hendricus Widiantoro)

Bersosialisasi bersama kawan kawan. Hari biasa Menara Siger ini dikunjungi puluhan warga namun saat akhir pekan ratusan warga tak hanya dari sekitar Bakauheni, Ketapang, Penengahan menggunakan waktu untuk berkumpul di sini. Keasikan nyore di Menara Siger akan semakin terlihat saat menjelang bulan Ramadhan. Warga akan menggunakan waktu menunggu berbuka puasa “ngabuburit” dengan nongkrong di sini.

????????????????????????????????????

Nongkrong (Hendricus Widiantoro)

Keasikan nyore di Menara Siger tersebut terangkum dalam beberapa foto berikut: Baca lebih lanjut

Categories: Jalan jalan, Menara Siger, Pelabuhan Bakauheni | Tag: , , , | 2 Komentar

Yuk Ikutan Ruwat Laut Nelayan Di Selat Sunda

WIDI_Foto Kita 2_2

Prosesi Ruwat Laut (Foto: Hendricus Widiantoro)

Salah satu tradisi yang terus dilakukan oleh masyarakat nelayan yang menggantungkan hidupnya dari laut adalah ruwat laut. Tradisi ini masih dijaga oleh nelayan yang ada di Desa Bakauheni Lampung Selatan. Yuk kita intip bagaimana prosesinya. Meskipun saat ini penulis menunggu saat saat prosesi ini diadakan namun berdasarkan penuturan tokoh nelayan setempat belum bisa dipastikan kapan lagi acara serupa akan diselenggarakan.

Pesta laut atau dikenal ruwat laut menjadi acara tahunan yang dilakukan oleh masyarakat Dusun Muara Piluk Bakauheni, Lampung Selatan. Acara ini merupakan kegiatan yang mencerminkan rasa syukur warga yang berprofesi sebagai nelayan. Selain dihadiri ribuan orang dari sekitar tempat pelelangan ikan di Muara Piluk, acara ini juga dihadiri oleh masyarakat di Kecamatan Bakauheni. Penulis mencatat tradisi ini terakhir dilakukan pada tahun 2013 dan menurut warga kemungkinan akan dilakukan setiap tahun namun belum ditentukan waktu pastinya.

Cendana 3

Ritual melarung sesaji merupakan tradisi untuk memohon keselamatan dan hasil tangkapan yang banyak bagi para nelayan. Dengan menggunakan ratusan perahu, warga mengiringi satu perahu besar yang membawa sesaji yang akan dilarung ke Selat Sunda yang menjadi lokasi para nelayan mencari ikan untuk kehidupan mereka.
Ratusan warga dari anak-anak hingga orangtua tampak antusias mengikuti prosesi tersebut. Setelah sampai di titik yang ditentukan, tak jauh dari Tanjung Tua, perahu-perahu mulai mengitari lokasi tersebut sebanyak tiga kali. Baca lebih lanjut

Categories: Lamoung Selatan, Musik Tradisional, nelayan, Pelabuhan Bakauheni, Ruwat Laut, Wisata | Tag: , , , , , | 6 Komentar

Perjuangan Para Porter Pelabuhan

Ombak sedang tak bersahabat bagi kapal kapal Roll On Roll Off di perairan Selat Sunda saat aku menyusuri gangway pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan pada puncak liburan tahun baru, sekolah. Ribuan penumpang pejalan kaki berjejal di gangway, tangga menuju ke kapal di dermaga 1,2,3  karena keterlambatan jadwal kapal yang bersandar.

Buruh Utama

Porter Pelabuhan Bakauheni (Foto: Hendricus Widiantoro)

Bukan karena keinginan nahkoda serta ABK kapal melainkan cuaca perairan yang terlihat berombak cukup tinggi dengan angin kencang. Sempat berbincang dengan Otoritas Kesyahbandaran pelabuhan Bakauheni cuaca memang sedang tak bersahabat sehingga keselamatan harus diutamakan dalam pelayaran. Kapal kapal yang bersandar di semua dermaga pun agak kesulitan melakukan olah gerak untuk sandar.

Buruh 1

Menunggu kapal sandar

Liburan yang sudah berakhir membuat para pekerja, anak sekolah, serta semua orang yang berlibur dari Pulau Sumatera dan ingin kembali ke Pulau Jawa membludak di Pelabuhan Bakauheni. Ini adalah sebuah momen untuk mencari rejeki bagi para “buruh tenteng” (Istilah ini sebenarnya muncul dari kegiatan mereka yang banyak menenteng barang barang milik penumoang dengan imbalan yang disepakati kedua belah pihak, istilah yang memang mereka sendiri ucapkan padaku). Namun bagiku sebutan porter lebih terlihat memberi kesan bahwa pekerjaan mereka pun sama dengan pekerjaan lain untuk nafkah, apapun sebutan yang diberikan orang kepadanya. Baca lebih lanjut

Categories: Buruh Angkut, Buruh tenteng, Inspirasi, Kisahku, Pelabuhan Bakauheni | Tag: , , , , , , , | 2 Komentar

Kau Cantik Jika Jauh Oh Menara Siger

Menara SIGER. Sebuah bangunan berbentuk SIGER yakni mahkota yang biasa dikenakan oleh gadis Lampung dalam acara acara besar dan bahkan merupakan mahkota khas yang digunakan dalam kegiatan kegiatan penting seperti saat pernikahan maupun saat dalam tarian. Sebenarnya apa yang ditawarkan dari keindahan menara yang didominasi warna kuning keemasan dan merah tersebut?

Blog 3

Menara Siger (Foto: Hendricus Widiantoro)

Siger yang dikenal sebagai mahkota  mudah ditemukan di Lampung bahkan dalam  produk produk tertentu kini memakai simbol Siger sebagai ciri khas dan keunikan dari Lampung. Wujudnya bisa berupa gambar atau bentuk fisik. Siger dalam arti sebenarnya mahkota yang biasa dikenakan wanita Lampung, memang sudah menyatu dengan kehidupan masyarakat ” Sang Bumi Ruwa Jurai” ini.

Di beberapa tempat bahkan memasang bentuk siger. Demikian juga kantor dinas/instansi pemerintah dan swasta di Lampung tidak ketinggalan memasang siger. Bentuk mahkota perempuan itu menjadi daya tarik Lampung, simbol yang menjadi ciri khas Lampung.

Blog 4

Menara Siger dari kejauhan (Foto: Hendricus Widiantoro)

Agaknya inilah yang mendorong Pemerintah Provinsi Lampung mewujudkan siger dalam bentuk menara.  Layaknya Monumen Nasional (Monas) di Jakarta, pembangunan Menara Siger di Lampung dimaksudkan sebagai ciri khas, atau mengingatkan wisatawan akan wilayah Lampung. Lokasi yang berada di puncak bukit membuat Menara Siger mudah dilihat dari kejauhan bahkan terkesan “SANGAT INDAH” jika dilihat dari jauh apalagi saat malam hari Menara tersebut disinari dengan lampu yang membuat kesan menara tersebut lebih indah.

Seingatku tepat di bawah Menara Siger masih ada Giant Letter bertuliskan LAMPUNG yang menyala di waktu malam yang kini agaknya sudah tak begitu menyala. Akan terlihat indah dikala malam. Menara Siger pada siang hari terlihat berwarna kekuningan dan merah.

Zero 8

Selat Sunda dari atas Menara Siger (Foto: Hendricus Widiantoro)

Di bagian atas Menara Siger, terbentuk tujuh kerucut yang simetris, dengan satu kerucut di tengahnya yang lebih tinggi. Tiga kerucut masing dibangun di sebelah kanan dan kiri. Kerucut tersebut dipercaya masyarakat setempat melambangkan tujuh gunung yang berada di Lampung.

Jika menengok sejarahnya Menara Siger dibangun tahun 2005 dan diresmikan tahun 2008. Menara tersebut didirikan di atas Bukit Gamping, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Wisatawan yang datang dari arah Pelabuhan Bakauheni bisa langsung melihat menara yang didominasi warna merah dan kuning emas. Menara Siger memiliki enam tingkat dan berada di ketinggian 32 meter.

Futsal Jelang Buka Puasa

Menara Siger dari samping (Foto : Hendricus Widiantoro)

Di dalamnya terdapat kereta kencana dan juga display tentang kabupaten yang ada di Lampung dan juga keistimewaan masing masing kabupaten baik sisi wisata maupun keberagaman daerah di Lampung yang bisa dilihat sambil bisa membeli oleh oleh khas Lampung baik makanan maupun cindera mata.

Pegunjung yang memang melintasi Lampung, sebagian besar tidak melewatkan untuk mampir ke Menara Siger. Dari ketinggian Menara Siger wisatawan bisa melihat  ke arah Selat Sunda yang menjadi penghubung Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. dari kejauhan terlihat kapal kapal Roll On Roll Off hilir mudik dari Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Merak Banten.

ZERO 1

Tugu Zero Sumatera (Foto: Hendricus Widiantoro)

Zero 7

Selat Sunda

Kini di Menara Siger sudah dilengkapi dengan teropong untuk melihat Selat Sunda dengan menggunakan lensa teropong tersebut dengan cara memasukkan koin sehingga pengunjung bisa melihat suasana Selat Sunda dari dekat. Selain teropong pengunjung kini bisa menikmati Flying fox yang disediakan oleh pengelola. Para penghobi panjat tebing pun sudah disiapkan lokasi panjat dinding di sisi Timur.

Masih belum puas dengan wahana tersebut masih ada wahana jam Matahari, wahana bermain anak anak yang biasanya dibuka saat kegiatan tertentu dan juga even khusus. Lapangan futsal juga disiapkan untuk menjadi tempat olahraga bagi pecinta futsal di samping lokasi pertunjukan yang disiapkan oleh pihak pengelola Menara Siger.

Bagi fotografer atau pecinta foto hal wajib yang perlu dilakukan di tempat ini adalah selfie, foto bersama atau narsis. Karenanya aku menulis judul “Kau Cantik Jka Jauh Oh Menar Siger”. Mengapa? karena bagiku pribadi keindahan Menara Siger akan terlihat dari kejauhan dan kecantikannya akan semakin anggun jika dilihat dari jauh. Tapi ini sih pendapat pribadi he he.

Hampir di semua jejaring sosial bagi yang pernah ke Menara Siger pasti akan memposting pernah berada di sini lengkap dengan foto foto selfie atau bersama kawan kawannya. Setidaknya tempat ini merupakan tempat indah salah satunya yang ada di Lampung Selatan yang berupa bangunan.

Kau Cantik jika jauh oh Menara Siger. Keindahan itu pasti “relatif” dan semua memiliki persepsi dalam memandang Menara Siger ini baik dari bawah, atas, kejauhan atau dari manapun.

Berikut beberapa orang yang memanfaatkan Menara Siger untuk berfoto:

Hasibuan 5 Hasibuan 1 Hasibuan 2 Hasibuan 3 Hasibuan 4

Siger 3 Siger 1 Siger 2

Categories: Adventure and Treking, Backpackeran, Fotografi | Tag: , , , | Tinggalkan komentar

Blog di WordPress.com.