Kemeriahan HUT RI ke-71

Jelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 beberapa kemeriahan telah terlihat di sejumlah lokasi. Kemeriahan tersebut dilakukan oleh masyarakat dengan membuat bendera bendera,umbul umbul,aksesoris terbuat dari barang barang bekas yang digunakan sebagai pemanis.

Kemeriahan tersebut merupakan sebuah partisipasi aktif yang ada di setiap desa dan kini mulai semakin meriah. Berikut kondisi dan suasana beberapa desa dalam menyambut HUT RI ke-71.

Beberapa kegiatan lain pun diselenggarakan diantaranya lonba drumband pelajar serta olahraga berupa kejuaraan grasstrack di Guardian Park Kayuubi pun digelar sebagai salah satu iven memeriahkan HUT RI ke-71 tersebut.

Selain itu pawai obor dilakukan ratusan elemen masyarakat Kalianda pada malam jelang 17 Agustus 2016.

P_20160816_194832

P_20160816_194948

P_20160811_094633P_20160811_110054

 

P_20160813_143717P_20160813_142728P_20160813_142728P_20160809_095905

Iklan
Categories: Kisah Kisahku | Tinggalkan komentar

Morning Has Broken

Pagi selalu memberi kedamaian bagi segala makhluk,bersyukur dan bahagia atas berkat dalam setiap udara dan pemandangan saat mentari mulai bangun dari peraduan. Keindahan desa dengan sawah menghijau dan pegunungan membiru. Keindahan yang tersaji olehNya, dalam bingkai ini.

Morning has broken,untuk sawah sawah menghijau menjadi berkat dalam perjalanan kehidupan setiap makhlukNya.P_20160713_065622

 

P_20160713_065622P_20160712_090438P_20160713_065431

Categories: Kisah Kisahku | Tinggalkan komentar

Mudik dan Tradisi

Tradisi mudik masih menjadi sebuah peristiwa fenomenal dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Salah satu fenomena mudik terjadi di beberapa wilayah Indonesia salah satunya di Pulau Sumatera. Perjalanan menggunakan kendaraan roda dua meski menempuh perjalanan ribuan kilometer tetap dilakukan demi bertemu keluarga.

  • Berikut fotonya:
  • P_20160703_083207P_20160704_170340_SRESP_20160703_081753P_20160703_150016P_20160703_224202

Baca lebih lanjut

Categories: Adventure and Treking, Bakauheni, Bloger, Kisah Kisahku | Tinggalkan komentar

Ritual Ruwat Laut

Tradisi ruwat laut nelayan Selat Sunda masih dilestarikan hingga kini.Rasa syukur dan kepercayaan masyarakat atas Sang Pemberi kehidupan dan penghasilan diwujudkan dalam bentuk larung sesaji. Berikut kegiatan ruwat laut nelayan Bakauheni, Lampung Selatan pada pekan ketiga bulan Mei 2016:

IMG_20160524_095637IMG_20160524_091724IMG_20160524_095228IMG_20160524_112054

Categories: Kisah Kisahku | 4 Komentar

Orchid

Wonderful orchid..IMG_20160418_111116IMG_20160418_111240Anggrek_Henk Widi_5Anggrek_Henk Widi_4

Anggrek_Henk Widi_5.jpgIMG_20160418_111006

Anggrek_Henk Widi_6

Anggrek_Henk Widi_2 Baca lebih lanjut

Categories: Kisah Kisahku | 2 Komentar

Pantai Merak Belantung

IMG_20160330_125240Pantai Merak Belantung di Kalianda Lampung Selatan memiliki bibir pantai yang bersih. Berbagai nama pantai di pesisir Kalianda tersebut diantaranya Pantai Bagus, Pantai Embe merupakan kawasan Grand Elty milik P_20160330_101032salah satu pengusaha di Lampung.

Akhir pekan dalam suasana yang cerah dan langit yang biru ini pilihan tepat untuk menikmati suasana pantai.

Berikut foto fotonya:

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

IMG_20160330_125118IMG_20160330_210841

IMG_20160414_124813

Categories: Fotografi, Kalianda, Kisah Kisahku, Lampung Selatan, Pantai | 2 Komentar

Musim Duren atau Tidak Ayo Nikmati Sop Duren Lodaya

Sop Durian_Henk Widi2

Sop Duren Lodaya Serang

Bagi yang doyan jalan jalan sekaligus mencari sajian khas atau kuliner khas dari daerah setempat diantaranya buah durian atau duren kini tak harus menunggu musim dan tak perlu repot repot mengupasnya. Penghobi buah duren yang sudah mencicipi sop duren pasti tak asing dengan Sop Duren Lodaya. Dominasi warna hijau dengan ciri khas yang unik menjadikan kedai ini mulai dikenal di beberapa daerah dengan menyajikan menu utamanya sop duren meski di daerah tersebut sedang tidak musim duren dijamin niat untuk menikmati duren masih bisa terwujud.

Penulis secara kebetulan diterima dengan ramah oleh sang owner kedai Sop Duren Lodaya Serang yang merupakan ibukota Provinsi Banten. Nama ownernya Riski Gilang, yang dengan ramah menerima setiap pengunjung yang datang ke kedainya. Riski mengaku menekuni kedai kuliner berbahan duren merupakan sebuah lompatan setelah sebelumnya bersibuk ria dalam bisnis jual beli mobil.

Sop Durian-Henk Widi_

Riski Gilang sang owner Sop Duren Lodaya Serang

“Sudah sering kerja di beberapa bidang ┬áterus pingin usaha sendiri dan memberi pelayanan kepada konsumen dengan berbisnis kuliner yang sedang digemari masyarakat saat ini,”ujar Riski Gilang.

Kedai dengan dominasi warna hijau tersebut memiliki tempat penjualan berbagai jenis sup duren, cendol lengkap dengan tuping serta makanan ringan lain yang bisa dinikmati pengunjung di dalam kedai atau luar kedai yang memiliki suasana nyaman untuk keluarga atau bersama rekan menikmati kuliner sop duren di bilangan Jl.KH Sochari no 28 ini.

Sajian sop duren yang asli ini menurut Riski merupakan sajian yang lezat untuk dinikmati bersama orang orang tersayang. Menggunakan sistem waralaba menurut Riski menjadikan kedai miliknya merupakan cabang ke-30 untuk waralaba Sop duren yang mulai banyak berdiri di beberapa tempat di kota besar di Indonesia.

Kekhasanan sop duren yang ada di Kedai Sop Duren Lodaya Serang menurut Riski Gilang diantaranya sop duren original. Selain itu disajikan menu lain yang bisa dipilih sesuai selera dengan disajikan menggunakan mangkuk tinggi yang di dalamnya hanya terdapat daging buah durian, santan, parutan keju, Serta Es batu. Sajian lain pun disediakan dengan topping berupa roti, brwonies, apel serta topping lain yang memanjakan lidah.

“Kita memiliki kekhasan dengan tidak menggunakan banyak air layaknya sop duren pada umumnya dan cita rasa duren tersebut sangat kental karena bahan baku utamanya duren”

Sop Durian-Henk Widi 11

Salah satu menu sop duren dan es duren

Untuk diketahui Sop Duren Lodaya awalnya beridiri pada pertengahan 2013 di kota Bogor dan mulai menyebar ke beberapa wilayah. Nama Lodaya merupakan sejarah awal berdiri kedai sop duren ini yang bisa temukan di Jl. Lodaya No. 1, Bogor tapi kini anda bisa temukan hingga Depok, Bekasi, Jakarta dan Jogja, Serang. Baca lebih lanjut

Categories: Adventure, Kisah Kisahku | Tag: , , , , | Tinggalkan komentar

Hijaunya Sudut Sudut Lampung Selatan

Lampung Selatan_Henk Widi 7

Lampung Selatan dari atas Kapal di Selat Sunda

Melakukan perjalanan keliling Provinsi Lampung merupakan sebuah perjalanan yang sangat melelahkan. Provinsi yang berada di ujung Selatan Pulau Sumatera ini merupakan sebuah provinsi yang memiliki keberagaman adat istiadat, budaya, bentang alam yang sangat indah. Beberapa jepretan perjalanan yang kulakukan diantaranya merupakan sebuah perjalanan di sela sela tugasku.

Curug Widi 7 copy

Pantai Minangruah di Lampung Selatan

Beberapa kabupaten telah kulalui dan saat melalui beberapa pedalaman Lampung diantaranya Pesisir Barat, Lampung Barat, Tanggamus semua memiliki keindahan alam yang berbeda. Tergantung sudut pandang untuk melihatnya. Salah satu tempat sekaligus tanah kelahiran adalah Lampung Selatan, negeri para penjelajah yang terus berpacu dengan waktu mengejar ketertinggalan dalam pembangunan. Beberapa jepretan kali ini merupakan beberapa sudut di Lampung Selatan yang kuabadikan dan beberapa diantaranya akan menyusul untuk kuunggah.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Keindahan Lampung Selatan yang memiliki pegunungan, laut, dataran rendah tak perlu diragukan lagi. Potensi alam yang membuat Lampung Selatan dijuluki Serambi Sumatera ini merupakan sebuah anugerah dari Tuhan untuk negeri ini.

Pesisir Lampung Selatan yang berpadu dengan pegunungan menjadikan Lampung Selatan masih terus menjadi tujuan wisata tak terkalahkan dibandingkan kabupaten lain di Provinsi Lampung. Pemandangan yang hijau di sana sini membuat Lampung Selatan selalu terlihat sejuk dalam pandangan mata. Baca lebih lanjut

Categories: Adventure, Adventure and Treking, Kalianda, Kisah Kisahku, Rajabasa | Tag: , , , , , | Tinggalkan komentar

My Village My Garden

My Village near with Rajabasa Mountain, South Lampung Regency. There not a big village but we have so many wonderful garden in front of our home. We have wonderful flowers and make place for insect.

This is my flowers in my village as a garden:

Sunflower-Henk Widi1Sunflower-Henk Widi2Sunflower-Henk Widi3Sunflower-Henk Widi4Sunflower-Henk Widi5Sunflower-Henk Widi6

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Categories: Kecamatan Penengahan, Keheningan, Kisah Kisahku | Tag: , | Tinggalkan komentar

Momen Berbagi Momen Kebahagiaan Bersama

Zrami 48

Curug Cilember Bogor Jawa Barat

Hari ini banyak yang merayakan Valentine Day sebagai hari kasih sayang. Meski banyak pro kontra terkait peringatan yang diperingati setiap tanggal 14 Februari tersebut. Sisi historis yang memang tak berhubungan dengan kearifan lokal warga Indonesia dan dianggap sebagai budaya Barat yang ditanggapi berbeda biarlah kembali kepada keyakinan masing masing. Hal terpenting meskipun momen hari Valentine dirayakan oleh sebagian masyarakat jadi polemik, lebih baik meningkatkan kadar rasa sayang yang selama ini kurang atau menghilang.

Salah satu cara yang kulakukan dalam mengungkapkan rasa sayang kepada puteri kecilku adalah mengajaknya menikmati keindahan Indonesia. Indonesia yang kaya akan beragam hal, keindahan, keberagaman agama, keberagaman alam serta hal hal lain yang bisa meningkatkan kadar cinta kepada alam dan sesama. Cinta toh tak hanya termanifestasikan kepada manusia tetapi kepada alam serta lingkungan. Sebuah rasa cinta yang akan terus abadi saat menyatu dengan alam dan sesama.My Ezra 2

Momen berbagi cinta, momen kebersamaan dan momen kebahagiaan tak akan pernah terulang. Tetap survive dan menjalani kehidupan dengan penuh cinta meski tertatih tatih pasti akan dialami oleh setiap manusia. Jika ada yang mengatakan obat paling mujarab untuk mengobati segala patah hati adalah jalan jalan, ada benarnya. Menikmati kebahagiaan bersama puteri kecilku dengan tetap menikmati sebatang coklat kecil, secangkir kopi hangat dan merasakan keceriaannya.

Air akan tetap murni dengan mengalir dan akan memberi kejernihan dalam aliran selanjutnya

Momen momen kebahagiaan itu tetap harus terus terjaga meskipun bukan dalam momen Valentine.

henk-widi-18

Dermaga Boom Kalianda

https://hendricuswidiantoro.wordpress.com/2014/11/02/wake-me-up-they-dont-like-us-why/

Tak ada bahagia yang berangkat dari hati. Pagi ini dalam keindahan Matahari pagi. Puteriku mengajakku jalan jalan dalam suasana pagi di kaki Gunung Rajabasa. Bangun pagi dan menikmati suasana alam pedesaan. Memberi kebahagiaan dan keceriaan bagi puteriku pagi ini. terima kasih Tuhanku. Baca lebih lanjut

Categories: Aventure, Kisah Kisahku | Tag: , , , , , , | Tinggalkan komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.