Adventure

Teluk Nipah Hidden Beach in South Lampung

Lets Escape to new Place backpacker!Henk Widi_Teluk Nipah6 copy

Sometimes we need go to escape! Fresh our mind to new place and went our activity. In my next journey I go to hidden beach in Bulog village near Kalianda South Lampung Regency. Good place to make fresh mind and someone who need anti maenstream tourism destination. This villager call this beach as Teluk Nipah like the place on a gulf with Nipah trees over there so the villager call this place Teluk Nipah.

As a backpacker, new place have good feel for my camera collection because we can saw rubber trees in PTPN VII estate crops. Need syruggle to find good road after trespass in this rubber trees and saw green grass on valley.Henk Widi_Teluk Nipah 1 copy

But bad road will pay with wonderful blue sky and blue sea after come to Teluk Nipah Beach. We must care this place and respect local wisdom without throw rubbish near beach. But we can go to the rock near beach and the fisherman use this rock for fishing but for someone who have rock climbing hobbies could use for rock climbing with safety tool.

IMG_20160828_095527Henk Widi_Teluk Nipah2 copyHenk Widi_Teluk Nipah3 copyIMG_20160828_103048IMG_20160828_201046

Teluk Nipah Beach,have wonderful place to escape, one of so many place in South Lampung Regency. Do you have time go there? Welcome in this place Gate of Sumatera Island.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Categories: Adventure, Adventure and Treking, Beach, Kisah Kisahku | Tag: , , | 4 Komentar

Butterfly Park and Simply Journey

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Perjalanan ke sebuah lokasi wisata yang tematik dan menjadi lokasi menyenangkan bagi keluarga,sepasang kekasih,sahabat serta para pecinta alam nyaris terjadi tanpa rencana. Mengalir dan menuju ke lokasi tersebut atas rekomendasi kawan,akhirnya bisa sampai di Taman kupu kupu dan hutan kera. Taman kupu kupu ( Butterfly Park) teletak di Jalan Wan Abdurahman Kemiling Bandarlampung. Berbagai hal menarik dijumpai di tempat ini terutama kupu kupu beterbangan di area seluas 4,8 hektar.

Sambutan hangat dari mba Fusi Anita yang ada di Museum serta mengantar ade ade tingkatku membuat mereka nyaman berada di Museum Kupu kupu Gita Persada. Anak anak usia sekolah yang menjadikan lokasi ini tempat betakhir pekanpun siap dengan ksmera SLR dan Smartphone karena beberapa tempat memiliki view menarik.

Rumah pohon,ayunan,rumah kupu kupu,museum jadi tempat menarik yang dikunjungi pecinta media sosial untuk mengunggah hasil jepretan kameranya di Instagram dan jejaring sosial lain. Ini adalah perjalanan sederhana hingga bisa mencari inspirasi baru.

Hidup harus sederhana dan mengalir dengan bertemu banyak orang dan melihat kesederhanaan dalam perjumpaan bahkan di tempat baru. Keceriaan dan kebahagiaan sederhana yang bahkan ditemukan pada satwa di hutan kera. Kera jinak yang bisa diajak berintersksi tersebut bahkan telah menjadi tujuan yang menarik. Semuanya dalam kesederhanaan. Kesederhanaan yang perlu disyukuri sebagai anugerahnya terlihat dalam kisah ini:

Kupu Kupu 17

Kupu Kupu 2

Kupu Kupu 5

Kupu Kupu 6

Special thank to Aji,Ilham mba Fusi Putri

Kupu Kupu 12

Kupu Kupu 15

Kupu Kupu 14

Kupu Kupu 13

sang Fotografer, Devina,Uhty, Intan dan ade ade yang jadi model foto.

 

Categories: Adventure, Adventure and Treking, Backpackeran, Bloger, Kisah Kisahku | Tinggalkan komentar

Musim Duren atau Tidak Ayo Nikmati Sop Duren Lodaya

Sop Durian_Henk Widi2

Sop Duren Lodaya Serang

Bagi yang doyan jalan jalan sekaligus mencari sajian khas atau kuliner khas dari daerah setempat diantaranya buah durian atau duren kini tak harus menunggu musim dan tak perlu repot repot mengupasnya. Penghobi buah duren yang sudah mencicipi sop duren pasti tak asing dengan Sop Duren Lodaya. Dominasi warna hijau dengan ciri khas yang unik menjadikan kedai ini mulai dikenal di beberapa daerah dengan menyajikan menu utamanya sop duren meski di daerah tersebut sedang tidak musim duren dijamin niat untuk menikmati duren masih bisa terwujud.

Penulis secara kebetulan diterima dengan ramah oleh sang owner kedai Sop Duren Lodaya Serang yang merupakan ibukota Provinsi Banten. Nama ownernya Riski Gilang, yang dengan ramah menerima setiap pengunjung yang datang ke kedainya. Riski mengaku menekuni kedai kuliner berbahan duren merupakan sebuah lompatan setelah sebelumnya bersibuk ria dalam bisnis jual beli mobil.

Sop Durian-Henk Widi_

Riski Gilang sang owner Sop Duren Lodaya Serang

“Sudah sering kerja di beberapa bidang  terus pingin usaha sendiri dan memberi pelayanan kepada konsumen dengan berbisnis kuliner yang sedang digemari masyarakat saat ini,”ujar Riski Gilang.

Kedai dengan dominasi warna hijau tersebut memiliki tempat penjualan berbagai jenis sup duren, cendol lengkap dengan tuping serta makanan ringan lain yang bisa dinikmati pengunjung di dalam kedai atau luar kedai yang memiliki suasana nyaman untuk keluarga atau bersama rekan menikmati kuliner sop duren di bilangan Jl.KH Sochari no 28 ini.

Sajian sop duren yang asli ini menurut Riski merupakan sajian yang lezat untuk dinikmati bersama orang orang tersayang. Menggunakan sistem waralaba menurut Riski menjadikan kedai miliknya merupakan cabang ke-30 untuk waralaba Sop duren yang mulai banyak berdiri di beberapa tempat di kota besar di Indonesia.

Kekhasanan sop duren yang ada di Kedai Sop Duren Lodaya Serang menurut Riski Gilang diantaranya sop duren original. Selain itu disajikan menu lain yang bisa dipilih sesuai selera dengan disajikan menggunakan mangkuk tinggi yang di dalamnya hanya terdapat daging buah durian, santan, parutan keju, Serta Es batu. Sajian lain pun disediakan dengan topping berupa roti, brwonies, apel serta topping lain yang memanjakan lidah.

“Kita memiliki kekhasan dengan tidak menggunakan banyak air layaknya sop duren pada umumnya dan cita rasa duren tersebut sangat kental karena bahan baku utamanya duren”

Sop Durian-Henk Widi 11

Salah satu menu sop duren dan es duren

Untuk diketahui Sop Duren Lodaya awalnya beridiri pada pertengahan 2013 di kota Bogor dan mulai menyebar ke beberapa wilayah. Nama Lodaya merupakan sejarah awal berdiri kedai sop duren ini yang bisa temukan di Jl. Lodaya No. 1, Bogor tapi kini anda bisa temukan hingga Depok, Bekasi, Jakarta dan Jogja, Serang. Baca lebih lanjut

Categories: Adventure, Kisah Kisahku | Tag: , , , , | Tinggalkan komentar

Hijaunya Sudut Sudut Lampung Selatan

Lampung Selatan_Henk Widi 7

Lampung Selatan dari atas Kapal di Selat Sunda

Melakukan perjalanan keliling Provinsi Lampung merupakan sebuah perjalanan yang sangat melelahkan. Provinsi yang berada di ujung Selatan Pulau Sumatera ini merupakan sebuah provinsi yang memiliki keberagaman adat istiadat, budaya, bentang alam yang sangat indah. Beberapa jepretan perjalanan yang kulakukan diantaranya merupakan sebuah perjalanan di sela sela tugasku.

Curug Widi 7 copy

Pantai Minangruah di Lampung Selatan

Beberapa kabupaten telah kulalui dan saat melalui beberapa pedalaman Lampung diantaranya Pesisir Barat, Lampung Barat, Tanggamus semua memiliki keindahan alam yang berbeda. Tergantung sudut pandang untuk melihatnya. Salah satu tempat sekaligus tanah kelahiran adalah Lampung Selatan, negeri para penjelajah yang terus berpacu dengan waktu mengejar ketertinggalan dalam pembangunan. Beberapa jepretan kali ini merupakan beberapa sudut di Lampung Selatan yang kuabadikan dan beberapa diantaranya akan menyusul untuk kuunggah.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Keindahan Lampung Selatan yang memiliki pegunungan, laut, dataran rendah tak perlu diragukan lagi. Potensi alam yang membuat Lampung Selatan dijuluki Serambi Sumatera ini merupakan sebuah anugerah dari Tuhan untuk negeri ini.

Pesisir Lampung Selatan yang berpadu dengan pegunungan menjadikan Lampung Selatan masih terus menjadi tujuan wisata tak terkalahkan dibandingkan kabupaten lain di Provinsi Lampung. Pemandangan yang hijau di sana sini membuat Lampung Selatan selalu terlihat sejuk dalam pandangan mata. Baca lebih lanjut

Categories: Adventure, Adventure and Treking, Kalianda, Kisah Kisahku, Rajabasa | Tag: , , , , , | Tinggalkan komentar

Taklukan Trek Bakauheni Bareng TRABAK

TRAIL1

Trail

Rute petualangan para penghobi wisata minat khusus yaitu motor trail mulai digandrungi oleh para penggila motor trail di wilayah Bakauheni. Medan yang menantang lengkap dengan bentang alam perbukitan, sungai, tepi pantai baik turunan, tanjakan merupakan sarana memacu adrenalin para penggila olahraga para pemberani ini. “Njalur” sebuah istilah yang merupakan aktifitas para pemotor dengan komponen berbeda dengan motor pada umumnya. Selain garang dalam penampilan, motor trail memiliki tingkat kesulitan bagi yang menyukai dan menguasainya.Trabak 11_Henk Widi

Penulis sempat mengikuti beberapa even njalur ini baik skala internasional, nasional maupun lokal. Salah satu even motor trail diantaranya Krakatau Adventure Trail (KAT) mulai KAT I dan seterusnya. Aktifitas yang merupakan wisata minat khusus ini seringkali menggunakan jalur jalur yang sukar dilalui terutama bagi motor motor konvensional. Namun bagi para pecinta modifikasi jangan salah kalau ada motor matic pun ikut unjuk gigi memacu adrenalin sang rider. Tentunya menyertakan mekanik handal untuk mengatasi masalah mesin dalam perjalanan.Trabak 15_Henk Widi
http://www.hendricuswidiantoro.wordpress.com/#

Salah satu klub pecinta motor trail di Kecamatan Bakauheni yang terkenal dengan Menara Siger adalah klub TRABAK. Namanya sepintas nyaris TABRAK yang identik dengan kendaraan. Tapi berdasarkan keterangan salah satu dedengkot Trabak, Hartanto, merupakan akronim dari Trail Adventure Bakauheni.Trabak 1_Henk Widi

Bermarkas di deretan Cafe Kedas di Jalan Lintas Sumatera, Trabak mulai eksis dalam berbagai even baik lokal maupun even even motor trail yang kerap dilakukan di Lampung.

TRAIL 2

Trek Air

Usai melakukan Copi Darat bersama Komunitas Lampung Bersatu (KLB) yang isinya semua komunitas motor baik matik serta berbagai jenis komunitas motor bahkan sepeda, Trabak langsung berpamitan untuk “njalur”. Tak tanggung tanggung rute yang ditempuhs ekitar 40 kilometer dengan rute yang beragam: Mengaspal di Jalan Lintas Timur Sumatera- menyusuri perkampungan penduduk di Desa Sumur lengkap dengan bentang alam pantai di Selat Sunda- lalu menyusuri perkampungan penduduk di Desa Sidoluhur Kecamatan Ketapang- masuk ke perkebunan dan jalan yang sudah diterjang tol- Akhirnya persinggahan terakhir Trabak berada di Pantai Minangruah, Desa Kelawi Kecamatan Bakauheni.

Bakauheni, merupakan surga petualangan tak terkecuali bagi para pecinta “njalur” di medan medan sulit. Bagaimana tidak, mencoba motor tersebut menyusuri jalan jalan sulit pernah kualami terutama di medan penuh dengan lumpur, menyusuri sungai dan pantai serta perbukitan dan lembah. Memerlukan waktu dari pukul 12:00 WIB dan bertemu di meeting point terakhir sekitar pukul 16:00 WIB merupakan sebuah perjuangan.

“Sempat banyak yang trouble tapi karena kami menyertakan mekanik dan sebagian juga sudah mahir maka persoalan mesin dalam perjalanan petualangan kami bersama Trabak tak mengalami kendala dan semua bisa finish setelah njalur,”ungkap Hartanto.

Trabak 4_Henk WidiPerjuangan melelahkan dengan lumpur dan debu menempel di bodi trail akhirnya terbayar sudah. Hidangan ikan bakar lengkap dengan nasi hangat plus sambal seruit menambah semangat sekitar puluhan anggota Trabak yang kali ini ikut njalur. Pantai Minangruah yang merupakan salah satu pantai dengan banyak medan sulit untuk mencapainya merupakan surga bagi para pecinta trail, baik musim panas maupun hujan.

Seusai menyantap kuliner ala ala pantai, Trabak dengan solidaritas tinggi melakukan evaluasi. Trek yang menantang dan sudah layak untuk menjadikan jalur jalur tersebut sebagai bagian dari ajang ajang penghobi motor trail. Sebelumnya Trabak pun pernah njalur ke arah Pulau Mengkudu yang sedang menjadi perbincangan bagi pecinta wisata petualangan. Trabak menjadi sebuah misi untuk memperkenalkan wisata Bakauheni yang kaya akan pesona laut, perbukitan dan merupakan Gerbang Sumatera. Surganya para pecinta adrenalin! Pastinya even serupa akan dilakukan lain waktu.

Berikut foto foto aktifitas Trabak saat Njalur di trek Menara Siger-Pantai Minangruah: Baca lebih lanjut

Categories: Adventure, Adventure and Treking, Kisah Kisahku | Tag: , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Batu Alif Nan Menawan

Batu Alif Blog 10 copyPetualangan dan menyegarkan pikiran. Kata kawanku bloger lain, “perjalanan dan petualangan adalah obat sakit hati paling mujarab” dan itu telah terbukti. Move on dan melepas penat dari beberapa persolan kehidupan (soal move on ini diketawain kawanku deh ha ha) dan yang terpenting mensyukuri banyaknya berkah dan karunia yang Tuhan berikan melalui alam yang indah dan penuh dengan keanekaragaman. Jika ingin menikmati suasana pesisir pantai berbalut keindahan pegunungan, bentang alam yang mempesona maka salah satu tempat yang sangat kurekomendasikan adalah Desa Kelawi. Beberapa bahasan mengenai Desa Kelawi dengan potensi wisata bahari dan petualangan seakan tak pernah habis untuk ditulis dan goalnya adalah menyusuri setiap pantai, lembah, perbukitan dan menyelam di beberapa lokasi di tempat tersebut.Batu Alif Blog 11 copy

Salah satu lokasi yang saat ini sedang kukunjungi adalah spot Batu Alif. Tulisan mengenai batu alif yang kubuat bahkan beberapa “dibajak” oleh orang orang yang tak pernah mengunjugi lokasi tersebut (he he) pembajakan yang menjadi SEO bagi penulisnya. Namun saat ditanya sudah pernah ke lokasi tersebut belum, malah jawabnya dapat dari kawannya semua data dan foto, ngakak deh!

Beberapa pengalaman berada di lokasi ini sudah kutulis sebelumnya di sini:

https://hendricuswidiantoro.wordpress.com/2014/04/19/explore-it-find-it-care-it-lampung-selatan-negeri-para-penjelajah/

Mengunjungi lokasi ini sebetulnya sudah kulakukan sejak zaman masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) saat diajak oleh kakak sepupu. Lalu saat masa masa Sekolah Menengah Atas (SMA) bersama kawan kawan dari pringsewu kami selalu mengadakan camping di area dekat muara Sungai Minang ruah dan dekat Goa lalai. Lokasi yang sanagt cocok bagi pecinta alam, pecinta petualangan tentunya dengan tetap menghargai dan menghormati kearifan lokal setempat.

Spot yang wajib dikunjungi diantaranya Goa lalai diantara tebing tebing karang, air terjun Minangruah, Pantai Batu Alif lokasi memancing yang sangat mengasikkan dan tempat menyelam yang keren. Perlu perjuangan untuk menuju lokasinya bisa lewat darat bagi penghobi motor trail atau menggunakan perahu nelayan. Dusun Minangruah juga kerap digunakan sebagai lokasi untuk menuju Pulau Mengkudu yang sedang heboh.

Mencapai lokasi ini pun cukup mudah karena dengan menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua. Dari lokasi start SPBU Garuda Hitam bisa ditempuh menyusuri jalan jalan Desa Kelawi bertemu dengan masjdi hijau ke arah Desa Kelawi. Butuh waktu sekitar 30 menit atau lebih cepat untuk ke lokasi. Izin dengan penjaga serta menjaga kearifan lokal (salah satunya membayar karcis masuk untuk parkir) sebesar Rp5ribu maka beberapa aktifitas petualangan bisa dilakukan. Kalau mau mancing silakan nego dengan nelayan setempat dengan kisaran Rp25ribu sampai ke lokasi batu alif.Batu Alif 12 copyBatu Alif Blog 8 copy

Batu alif sebetulnya sebuah batu yang menjulang tinggi di tepi pantai. Batu tersebut gagah berdiri menaungi para penghobi memancing di tempat itu. Sebelahnya merupakan sebuah ceruk yang bisa digunakan sebagai lokasi berteduh. Selain itu kalau mau menyelam bisa juga kok  mencari lokasi di sekitar batu alif. Batu Alif bahkan sudah menjadi ikon bagi Desa Kelawi Kecamatan Bakauheni Lampung Selatan. Bagi pecinta kuliner ikan pun masih bisa menikmati ikan segar dengan membeli ikan dari nelayan setempat yang mengelola jaring ikan jenis set net sekaligus ikut melakukan proses penangkapan ikan.

Tak usah berlama lama lokasi ini merupakan lokasi favorit penghobi petualangan. Beberapa jepretan yang kubadikan berikut ini: Baca lebih lanjut

Categories: Adventure, Adventure and Treking, Kisah Kisahku | Tag: , , , , , , , , | 2 Komentar

Pelalawan Loncat Ke Kebumen

pelalawan 1

Gerbang indah memasuki kawasan pemerintahan Kabupaten Pelalawan

Sebuah perjalanan ke sejumlah tempat di Sumatera kembali memberikan dokumen berupa foto foto. Beberapa wilayah yang sebelumnya tak pernah tersentuh untukku diantarnya Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau di Pulau Sumatera yang merupakan salah satu kabupaten kaya di Riau. Wilayah ini merupakan salah satu kejayaan Kesultanan Pelalawan.

Kabupaten Pelalawan dibelah oleh aliran Sungai Kampar, serta pada kawasan ini menjadi pertemuan dari Sungai Kampar Kanan dan Sungai Kampar Kiri. Kabupaten Pelalawan memilik beberapa pulau yang relatif besar yaitu: Pulau Mendol, Pulau Serapung dan Pulau Muda serta pulau-pulau yang tergolong kecil seperti: Pulau Tugau, Pulau Labuh, Pulau Baru Pulau Ketam, dan Pulau Untut.Pelawan1 copy

Waktu yang terbatas membuat aku tak bisa mengeksplore wilayah ini dan beruntung bisa berada di wilayah tersebut dan melewati Masjid Agung yang Megah, Kantor DPRD, Kantor Bupati serta beberapa gedung olahraga yang megah. Salah satu hal yang menakjubkanku adalah saat melintas sebentar sebentar melewati jembatan panjang yang membelah sungai Kampar dan beberapa sungai di riau.

Saat melihat lihat dokumen perjalanan ke Sumatera salah satu kawan mengingatkanku akan perjalanan ke Kebumen. Sebuah kabupaten di Jawa Tengah yang juga memiliki banyak tempat menarik. Dokumen itu akhirnya membuatku meloncat ke Pulau Jawa tepatnya di Kebumen.

Kolaborasi ini merupakan kiriman dari salah satu karibku di Kebumen. Ia membuatku kepingin berada di sana kembali meski saat berada di Jogja tempat ini sering kulewati. Beberapa tempat sudah kudatangi meski belum semuanya sempat bisa diabadikan karena saat itu masih jarang pemilik gawai seperti saat ini. Namun kali lain aku akan kembali.Pantai Henk Widi 7 copy

Beberapa tempat yang menarik itu diantaranya: Baca lebih lanjut

Categories: Adventure, Backpackeran, Kisah Kisahku | Tag: , , , , , , | Tinggalkan komentar

Sebuah Perjalanan: Tiga Provinsi Satu Lensa

Henk Widi_PKU13

Jembatan di Provinsi Jambi

Perjalanan menuju tempat baru. Pemandangan, pengalaman yang terekam seorang pejalan belum lengkap jika tidak terekam dalam dokumentasi visual. Rekaman ingatan masih terkadang belum sempurna sehingga perlu dituangkan dalam bentuk dokumen visual. Perjalanan tiga Provinsi dari Provinsi asal, Lampung-Sumatera Selatan-Jambi-Riau merupakan sebuah perjalanan seorang backpacker sepertiku. Menggunakan metode tumpangan atau istilah kerennya hitchiking membuat sebuah tempat bisa kukunjungi dengan beberapa pertimbangan. Perlu sebuah tantangan dan komunikasi yang untuk mengenal orang orang baru dan di tempat baru yang belum pernah dikunjungi sebelumnya.

 

Henk Widi_PKU18

Belilas Provinsi Riau

Meski bukan seorang pejalan, backpacker, hitchhiker profesional, namun pengalaman melakukan perjalanan adalah bentuk rasa syukur atas kesempatan mengunjungi tempat tempat baru. Perjalanan selalu menghadirkan hal hal baru baik infrastruktur jalan, jembatan, kuliner, tempat tempat baru yang memiliki keberagaman sebagai Indonesia yang sebenarnya. Keramahtamahan Indonesia yang tetap ada sebagai warisan suku bangsa Melayu di Pulau Sumatera.

Henk Widi_PKU1

Jalanan di Provinsi Jambi

Perjalanan yang terekam dalam kamera memperlihatkan kekayaan Indonesia dalam banyak hal meskipun belum secara keseluruhan. Sebuah rekaman yang merupakan dokumen pribadi akan sebuah perjalanan yang memberikan kenangan akan indahnya Pulau Sumatera dari beberapa aspek. Kesan infrastruktur yang bagus dan berbeda dengan beberapa provinsi lain.

Berikut beberapa jepretan perjalanan ke beberapa Provinsi yang terekam dalam lensaku: Baca lebih lanjut

Categories: Adventure, Kisah Kisahku | Tag: , , , , , , , | 8 Komentar

Kelezatan Mie Aceh dan Bolu Kemojo di Pekanbaru

Mie Aceh 9

Pekanbaru kota Madani

Perjalanan ke sebuah wilayah baru merupakan sebuah kesempatan untuk berburu kuliner. Mengingat ingat perjalanan yang pernah kulakukan salah satunya di wilayah Pekanbaru Provinsi Riau. Kota Pekanbaru yang indah saat malam hari, penataan kota yang sangat rapi dan tentunya keramahtamahan penduduk Pekanbaru merupakan sebuah sambutan akan Indonesia yang sebenarnya. Dinamika kehidupan yang sangat beragam dengan banyaknya suku suku yang ada di Pekanbaru merupakan gambaran Indonesia. Namun bukan ini yang akan kubahas karena perjalanan Indonesia mengajarkan keberagaman sebagai modal persatuan.

Salah satu modal persatuan yang menjadi kekayaan Indonesia salah satunya adalah kelezatan kulinernya. Beruntung salah satu kenalan asal Aceh mengajakku menikmati sajian yang sangat tepat disantap pada malam hari yakni Mie Aceh. Kota Pekanbaru menjadi begitu hangat dengan banyaknya kedai kopi, kedai mie Aceh yang terkenal itu salah satunya di kawasan Jalan Arifin Ahmad kota Pekanbaru.

Mie Aceh 5

Mie Aceh

Sama dengan mie jenis lainnya, mie merupakan sajian kuliner yang menarik untuk lidah. Mie Aceh Asli yang merupakan makanan khas dari daerah Aceh dari Kepulauan Sumatera. Dari namanya sudah terdengar sedikit asing jika anda bukan orang asli Aceh terlebih jika belum pernah menjumpai atau mendengar nama Mie Aceh.

Menurut sang pembuat, mie Aceh memang sudah terkenal dan aku mencoba mencari tau sebetulnya apa keistmewaan mie tersebut. Resep Mie Aceh itu sangat mudah, sama halnya seperti mie ayam namun kalau mie aceh rasanya lebih terasa beda dari mie mie lainnya karena aroma dan rasanya benar-benar istimewa hampir seperti kari tapi tidak berkuah.

Henk Widi_PKU 30

Menunggu Mie Aceh

Jika di Korea terkenal dengan mie bulgogi yang unik dan enak, di Indonesia juga ada Mie Aceh yang tidak kalah nikmatnya dengan isi daging sapi, udang serta sayuran yang tidak kalah lezat dari negeri drama romansa tersebut. Anda yang belum pernah mencoba merasakan kenikmatan dari Mie Aceh, sekarang di daerah perkotaan sudah banyak restoran atau rumah makan yang menyajikan menu makanan Mie Aceh. Baca lebih lanjut

Categories: Adventure, Backpackeran, Kisah Kisahku, Kuliner | Tag: , , , , , , , | 2 Komentar

Tetap Survive dan Kembali Ke Kehidupan

Dear World! Tahun telah berganti. Memasuki tahun yang baru ini sebuah capaian yang telah dilalui di tahun 2015 masih akan terlihat jelas. Permenungan di sepanjang malam tak sekedar melihat nyala kembang api di langit atau bunyi berisik terompet. Kegaduhan yang terjadi di tahun 2015 serta berbagai peristiwa yang secara pribadi dialami oleh setiap orang terangkum dalam renungan akhir tahun entah kegagalan, kesuksesan, semuanya dengan penutup sebuah kepuasan atau kekecewaan yang akan dievaluasi di tahun berikutnya. Setiap orang memiliki perjalanannya sendiri dan bisa mengubah serta memperbaikinya menjadi lebih bermanfaat.

 

Memasuki tahun baru 2016 sebuah harapan yang telah didoakan dalam malam tahun baru 2015. Awal tahun yang kulakukan adalah menggendong puteriku, meski usianya sudah 9 tahun. Harapan dan sebuah pencapaian dan refleksi jika menengok ke belakang menggendongnya dari usia satu hari dan melalui perjalanan hidup menuju tahun 2016 memasuki satu dasawarsa yang membuatku menyadari aku telah ditopang oleh Sang Pencipta dibandingkan aku menggendong dan menopang puteriku.

Perjalanan itu membuktikan survive dan keberadaanku untuk tetap tegar tidak tanpa campur tangan sang Pencipta. Hidupku yang telah mengalami berbagai peristiwa, tinggal di beberapa kota: Pringsewu, Penengahan, Blitar, Surabaya, Malang, Yogyakarta, Jakarta serta mengunjungi beberapa wilayah adalah sebuah anugerah dariNya. Baca lebih lanjut

Categories: Adventure, Kisah Kisahku | Tag: , , , | Tinggalkan komentar

Blog di WordPress.com.