Pelalawan Loncat Ke Kebumen

pelalawan 1

Gerbang indah memasuki kawasan pemerintahan Kabupaten Pelalawan

Sebuah perjalanan ke sejumlah tempat di Sumatera kembali memberikan dokumen berupa foto foto. Beberapa wilayah yang sebelumnya tak pernah tersentuh untukku diantarnya Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau di Pulau Sumatera yang merupakan salah satu kabupaten kaya di Riau. Wilayah ini merupakan salah satu kejayaan Kesultanan Pelalawan.

Kabupaten Pelalawan dibelah oleh aliran Sungai Kampar, serta pada kawasan ini menjadi pertemuan dari Sungai Kampar Kanan dan Sungai Kampar Kiri. Kabupaten Pelalawan memilik beberapa pulau yang relatif besar yaitu: Pulau Mendol, Pulau Serapung dan Pulau Muda serta pulau-pulau yang tergolong kecil seperti: Pulau Tugau, Pulau Labuh, Pulau Baru Pulau Ketam, dan Pulau Untut.Pelawan1 copy

Waktu yang terbatas membuat aku tak bisa mengeksplore wilayah ini dan beruntung bisa berada di wilayah tersebut dan melewati Masjid Agung yang Megah, Kantor DPRD, Kantor Bupati serta beberapa gedung olahraga yang megah. Salah satu hal yang menakjubkanku adalah saat melintas sebentar sebentar melewati jembatan panjang yang membelah sungai Kampar dan beberapa sungai di riau.

Saat melihat lihat dokumen perjalanan ke Sumatera salah satu kawan mengingatkanku akan perjalanan ke Kebumen. Sebuah kabupaten di Jawa Tengah yang juga memiliki banyak tempat menarik. Dokumen itu akhirnya membuatku meloncat ke Pulau Jawa tepatnya di Kebumen.

Kolaborasi ini merupakan kiriman dari salah satu karibku di Kebumen. Ia membuatku kepingin berada di sana kembali meski saat berada di Jogja tempat ini sering kulewati. Beberapa tempat sudah kudatangi meski belum semuanya sempat bisa diabadikan karena saat itu masih jarang pemilik gawai seperti saat ini. Namun kali lain aku akan kembali.Pantai Henk Widi 7 copy

Beberapa tempat yang menarik itu diantaranya:

Goa Jatijajar dibentuk oleh alam selama ribuan tahun dan menjadi tempat berpetualang indah di perut bumi, terletak 21 kilometer ke arah selatan Gombong, atau 42 kilometer arah barat Kebumen. Gua Jatijajar berada di kaki pegunungan kapur. Pegunungan kapur ini memanjang dari utara dan ujungnya di selatan menjorok ke laut berupa sebuah tanjung.

Sebagaimana umumnya objek wisata lain di Indonesia, Gua Jatijajar menyimpan legenda. Kata yang punya cerita, Gua Jatijajar ini pada zaman dahulu merupakan tempat bersemedi Raden Kamandaka, yang kemudian mendapat wangsit. Cerita Raden Kamandaka ini kemudian dikenal dengan legenda Lutung Kasarung. Visualisasi dari legenda tersebut dapat dilihat dalam diorama yang ada di dalam goa itu.Pantai Henk Widi 5 copy

Masuk ke dalam gua ini, seperti merasa seperti masuk ke dalam mulut binatang purba Dinosaurus. Ruangan di dalam gua diterangi oleh lampu listrik dari ujung ke ujung. Meski mulut gua cukup lebar, namun ruang perut dinosaurus lebih lebar lagi. Pada langit-langit terdapat sebuah lubang sebagai ventilasi. Di tengah-tengah terdapat kursi melingkar tempat duduk pengunjung sambil menikmati indahnya ornamen stalagtit dan stalagnit serta diorama legenda Lutung Kasarung.

Perjalanan dapat dilanjutkan dengan menuruni tangga menuju ruang yang merupakan bagian “ekor dari dinosaurus” tersebut. Di dalam ruang ini, dapat dilihat sumber mata air yang disebut “Sendang”. Jumlah sendang tersebut ada 4 buah, yaitu “Sendang Mawar”, “Kantil”, “Jombor” dan “Puserbumi”. Sendang Mawar dipercayai mempunyai kekuatan gaib yang bisa membuat seseorang tetap awet muda, karenanya setiap pengunjung selalu menyempatkan diri untuk membasuh muka dengan air Sendang Mawar tersebut.

Dipenuhi oleh rasa kagum dan terpesona, tanpa terasa telah menempuh jarak 250 meter menyusuri perut dinosaurus. Bukan itu saja, bahkan tanpa disadari, telah masuk ke perut bumi sedalam 40 meter.

Obyek wisata Goa Jatijajar dilengkapi taman yang asri yang dilengkapi dengan taman bermain. Taman ini diberi nama Pulau Kera, karena di taman ini terdapat banyak patung kera. Di gerbang mulut Goa Jatijajar, terdapat lobang di antara stalagnit, sehingga bila cahaya matahari masuk terlihat sangat indah. Goa Jatijajar merupakan bukti dari legenda Kamandaka (Lutung Kasarung), di mana kisah ini secara tersirat dikisahkan melalui patung-patung yang ada di dalam Goa Jatijajar. Di dalam Goa Jatijajar terdapat sebuah mata air (sendang) yang konon kabarnya akan membuat awet muda bagi yang mencuci muka di sana.

Terletak 21 km sebelah barat daya Kecamatan Gombong, atau 42 km sebelah barat daya kota Kebumen. Legenda di dalam goa menggambarkan legenda Raden Kamandaka atau legenda Lutung Kasarung. Panjang goa adalah 250 meter. Di area Goa Jatijajar ini juga terdapat beberapa goa lainnya, seperti Goa Intan dan Goa Dempok serta tersedia taman dan Pulau Kera. Untuk menuju ke obyek wisata ini telah tersedia sarana dan prasara transportasi, penginapan serta rumah makan yang relatif representatif. Patung Dinosaurus yang seolah memuntahkan air dalam lokasi wisata ini sebenarnya merupakan muara dari mata air dari dalam Goa Jatijajar yang tiada pernah berhenti walau musim kemarau sekalipun.

Stalagtit yang terdapat di dalam Goa Dempok terbentuk secara alami selama ratusan atau bahkan ribuan tahun yang lalu. Hingga kini masih terjaga keasliannya. Goa Intan berada satu lokasi dengan obyek wisata Goa Jatijajar. Goa ini memiliki keunikan tersendiri dengan langit goa yang relatif tidak terlalu tinggi.

Selain goa goa tersebut ada beberapa pantai yang bisa dikunjungi diantaranya Pantai Ayah, pantai Karangbolong, Pantai Suwuk, Pantai pasir, Pantai Petanahan, Pantai Pasir,Pantai Menganti, Pantai Karangabata,Patai pecaron, Pantai Karang Agung.

Berikut beberapa keindahan Kebumen dan Pelawan:

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 

 

 

Iklan
Categories: Adventure, Backpackeran, Kisah Kisahku | Tag: , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: