Transformasi Wisata Kuliner Boom Kalianda

Senja Boom Henk Widi 8 copy

Pantai Boom Kalianda atau Dermaga Boom Kalianda terus bertransformasi. Jika Jakarta punya Ancol, Losari dimiliki oleh Sulawesi Selatan di Kota Makassar , maka pantai Boom Kalianda Lampung Selatan kini menjadi lokasi favorit warga Kalianda untuk menikmati saat pagi di hari libur atau setiap hari pada senja hari. Menikmati suasana pagi, siang dan sore bahkan malam di dermaga boom Kalianda kini merupakan saat saat untuk menunjukkan kekinian.

Bahkan tak jarang anak anak muda tak lepas dari kamera handphone, kamera DSLR untuk mengabadikan diri dan supaya kekinian di lokasi yang kini mulai terus bersolek ini. Berbagai sarana ditambah oleh pemerintah setempat dan terus menjadi magnet bagi berbagai kalangan untuk sekedar menikmati lokasi ini sebagai tempat menikmati kebersamaan, menikmati kuliner atau hanya memandang laut serta menanti matahari terbenam.Senja Boom Henk Widi 13 copy

Fasilitas ampiteter, panggung hiburan, lampu lampu hias, payung raksasa terus menarik minat masyarakat yang tinggal di Kalianda dan sekitarnya. Even pergantian tahun dari tahun 2015 dan tahun 2016 pun ribuan warga tumpah ruah di lokasi ini untuk menikmati berbagai atraksi kesenian, budaya berpadu dengan sajian spektakuler kembang api memeriahkan pergantian tahun. Berbagai transformasi positif tersebut memberi dampak bagi berbagai pihak. Kunjungan yang meningkat untuk berbelanja ikan di pasar higienis, para pedagang yang berjualan kuliner baik makanan maupun minuman yang diantaranya merupakan sajian khas kuliner laut.Senja Boom Henk Widi 2 copy

Lihat tulisanku sebelumnya mengenai dermaga, pantai yang menjadi daya tarik warga Kalianda ini:

https://hendricuswidiantoro.wordpress.com/2014/10/19/menanti-sang-surya-turun-ke-peraduan-wisata-indah-dari-tuhan/


Transformasi wisata kuliner Kalianda akan terasa terlihat jika melihat foto foto dermaga Boom Kalianda sebelum tahun 2015 dan membandingkannya dengan tahun 2015 di foto foto jepretanku:

widi_news1
https://hendricuswidiantoro.wordpress.com/2013/03/16/sunset-in-kalianda/
Transformasi pantai dermaga Boom Kalianda dibandingkan tahun tahun sebelumnya merupakan sebuah langkah konkrit pemerintah setempat dalam membenahi lokasi ruang publik bagi masyarakat yang mengkombinasikan wisata, ruang publik dan tentunya estetika sebuah lokasi yang selama ini hanya sebuah dermaga, tempat pelelangan ikan.  Saya bisa menyebut transformasi karena beberapa kali mengamati lokasi ini dari tahun 2013 sejak awal mulai ada tulisan giant letter: Kuliner Kalianda hingga kini berubah kekinian.

Lokasi yang sebelumnya menjadi pusat aktifitas para nelayan bertransaksi hasil tangkapan laut lengkap dengan TPI serta sentra pengisian bahan bakar nelayan (SPBN) tersebut bertransformasi menjadi destinasi wisata kuliner yang kekinian.

Selain itu tetap menjaga kearifan lokal masyarakat yang tak bisa lepas dari laut dapat dilihat aktifitas nelayan serta masyarakat nelayan di sepanjang pesisir dari lokasi ini baik nelayan yang berangkat atau pulang melaut.

Transformasi sebuah tempat tersebut menjadikan Kalianda selalu menarik untuk disebut, mengundang daya tarik bagi rekan rekan dari manapun yang belum pernah menginjakkan kaki di Kalianda.

Dermaga Boom Kalianda yang oleh anak muda dianggap kekinian karena memberi ruang ekspresi diri dengan disiapkannya tempat untuk pentas berbagai kesenian, atau bagi anak anak muda belum lengkap dan belum kekinian.

Beberapa belum merasa kekinian di tempat ini jika bila belum berfoto dengan background giant letter: Kuliner Kalianda, payung raksasa atau berbagai lampu menarik di lokasi tersebut. Semua pihak yang telah mentransformasi lokasi ini menjadi lokasi keren! pastinya di sana bundaku Fauziah Arief..serta berbagai pihak yang benar benar memikirkan kenyamanan bagi masyarakat Kalianda.

Angkat topi dan salut untuk semua pihak menjadikan ktoa Kalianda kota yang memberi ruang publik yang representatif dan tak salah anak anak muda Kalianda menyebut: belum kekinian jika tak selfie atau hangout di lokasi ini.
Seberapa keren sih tempat ini, yuk lihat dalam foto foto dengan jepretan Asus Zenfone 2 Laser ZE500KL berikut ini tanpa editing, hanya memberi nama pada foto foto tersebut:

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Iklan
Categories: Kisah Kisahku, Visit Kalianda, Visit Lampung Selatan | Tag: , , , , , , , | 6 Komentar

Navigasi pos

6 thoughts on “Transformasi Wisata Kuliner Boom Kalianda

  1. ya ampun gua yg KTP lampung selatan belum pernah kesini .. kece ya

    • Dermaga Boom menantimu mas bro, dengan semburat merona mentari saat terbenam sambil ngopi, sambil menikmati yummynya ikan bakar serta melihat riuh ABG kekinian dengan gadget yang cekrek cantik cekrek ganteng hahahhaha…

  2. Ety

    Pangling, elok nan sedap dipandang..

  3. Mantab ya mo.. Kapan bisa ditemenin ke sana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: