Biaya Hidup di Jakarta, Mahal?

Rewinnita Maretnoningtyas

Ciyee… Selamat buat temen-temen yang baru ikut wisuda minggu lalu. Ciye-ciye… Status mahasiwa nya udah ganti jadi “graduated” dong ya. Hehe. Mumpung masih nuansa fresh graduated, mau bagi-bagi cerita dikit nih tentang hidup di jakarta.

Biaya Hidup

Untuk perantau, mengetahui biaya hidup di tempat yang akan jadi tempat singgah hukumnya wajib. Seperti, ehm, saya yang merantau ke Jakarta. Beberapa teman pernah menanyakan tentang ini ke saya. “Biaya hidup di Jakarta berapa sih?” . Pertanyaan yang Wajar. Dan setiap kali menjawab pertanyaan itu, saya cuma bisa jawab gini :

Biaya Hidup bergantung dari Gaya Hidup

Karena ada beberapa teman, yang takut ke Jakarta karena biaya hidup. “Biaya hidup di Jakarta kan tinggi.”“Gaji banyak, tapi pengeluaran juga banyak.”“Ahh.. ngapain ke Jakarta, sama aja kayak di kota sendiri.” “Jakarta macettt…!! bikin pusing..!” Ya, itu hak mereka. Saya? Selama nggak ada yang tanya pendapat saya, ya senyumin aja. Mau komentar apa coba? Hahaha. Talk…

Lihat pos aslinya 720 kata lagi

Iklan
Categories: Kisah Kisahku | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: