Berbuat Hal Kecil Untuk Pantai Pantai di Lampung Selatan

Sebuah Keprihatinan untuk bisa berbuat #Saveourbeach:

Pantai 1

Kali ini aku ingat dengan rekanku Fitri, si pecinta alam yang gigih dan penuh perjuangan. Beberapa gunung di Sumatera sudah didakinya diantaranya Gunung Dempo, Gunung Tanggamus, Gunung Rajabasa , Gunung Krakatau dan gunung gunung yang lain.

Tak hanya gunung dia mengaku juga si pecintai pantai, pantai yang selelu memberinya banyak inspirasi. Semua hal yang berkaitan dengan alam dan pendakian alam, explore hutan dan juga pantai.

Lampung Selatan dikenal Kabupaten Gerbang Sumatera memiliki bentang alam yang sangat indah membentang dari Tanjung Tua di Bakauheni hingga Ketibung dihiasi dengan bentangan pantai yang eksotik di pantai barat dengan pulau pulaunya.

Pantai 2

Ini salah satu pantai di Lampung Selatan, Pantai Minang Ruah (Hendricus Widiantoro)

Selain itu di Pantai Timur membentang dari Bakauheni menuju Ketapang juga pantai dan pulau pulau kecil menghiasi.

Kekayaan pantai tersebut menambah aset dan juga penghasilan bagi para pelaku wisata yang menambah pundi pundi di sektor wisata. Namun apakah keindahan alam tersebut dibarengi oleh upaya penyelamatan biota yang ada di sekitarnya.

Miris saat berada di beberapa pantai, mau menyelam banyak pecahan beling dan kaca serta sampah sampah plastik. Tapi di beberapa tempat masih ada lokasi yang bisa digunakan untuk melakukan penyelaman.

Lalu aku berkata kepada Fitri: “Apa kita cuma jalan jalan saja tanpa berbuat untuk tempat yang kita kunjungi?”

Menanggapi hal tersebut ia langsung berujar: “Ayo lakukan sesuatu #Saveourbeach katanya. Jiwa petualangan dan kecintaannya terhadap alam terketuk sebagai mahasiswa pecinta alam. Melakukan hal positif dengan secara sukarela berbuat untuk pantai pantai yang dikunjungi menjadi sebuah konsep yang terbersit saat itu dan langsung dilakukan.

Ayo lakukan sesuatu ungkapnya.

Destinasi wisata pantai yang kukunjungi bersama Fitri dan Sangga yang juga akhirnya ikut bergabung denganku dengan beberapa kawan adalah sebuah pantai di Bakauheni. Jalan masuknya melewati POM bensin Garuda Hitam tak jauh dari pelabuhan Bakauheni dan menyusuri jalan jalan kampung yang berbatu. Pemandangan kana kiri yang dipenuhi kebin kebun pisang penduduk akhirnya menghantar kami ke pantai tersebut. Pantai Minang Ruah.

Pantai 3

Pantai Minang Ruah (Hendricus Widiantoro)

Sesampainya di tempat tersebut konsep yang sudah dibicarakan pun dilakukan. Miris sesampainya di temoat tersebut saat sampah sampah plastik berada di pinggir pantai. #Saveourbeach akan dimuali dengan melakukan tindakan nyata. Dari sebuah kecintaan terhadap alam bukan hanya menikmati namun juga melestarikan.

Project yang akan dilakukan diantaranya: Membersihkan, Menanam, Mengedukasi.

#Membersihkan

Kami akan membersihkan segala sampah berserakan yang ada di pantai pantai yang ada di pantai pantai yang ada di sekitar Kalianda yang merupakan bagian Lampung Selatan. Kedengarannya sederhana atau malah dianggap gila. Tapi akan kami lakukan ungkap Fitri. Kami membersihkan sampah sampah di pinggir pantai dengan alat seadanya, kayu kayu, ranting dan daun daun dipisahkan dengan sampah sampah plastik. Memisahkannya dan menempatkan di tempat yang sudah disiapkan lalu membakarnya. Seperti pemulung terlihat namun tetap kami lakukan.

Masih sungguh menyenangkan karena sampah sampah pantai tersebut sebagian besar adalah sampah alam yang terbawa gelombang dan ombak di pantai diantaranya ranting ranting pepohonan yang bisa musnah secara alami. Akan sangat mengkuatirkan jika sampah tersebut adalah sampah plastk yang butuh waktu lama untuk bisa diterima bumi.

#Menanam

Sekitar 2 juta tanaman berbagai jenis diantaranya Cemara,. Mangrove, Sengon, Jati , Kelapa akan ditanam di wilayah pantai Minang Rua, Desa Kelawi Kecamatan Bakauheni. Konsepnya sederhana ekowisata dan sebuah pelestarian jangka panjang. Bukan hanya sekedar #Saveourbeach tapi pendukung di wilayah tersebut juga adalah pegunungan dan lembah yang sangat indah.

Hebatnya terdapat air terjun yang bisa menyegarkan mata. Ribuan bibit pohon akan ditanam di sekitar pantai.

#Mengedukasi

Konsep ini pasti sebagai mahasiswa si Fitri akan melakukannya. Banyak orang hanya datang untuk menikmati alam tanpa mau menjaganya. Mengedukasi bisa dilakukan dengan memberi contoh nyata diantaranya tindakan nyata pembersihan dan konservasi. Selain itu akan dilakukan peringatan agar selalu menjaga kebersihan alam kita.

Pantai 5

Air terjun di dekat pantai (Hendricus Widiantoro)

Sebuah adu konsep yang berkejaran dengan waktu. Sebab semuanya akan tumbuh dan semuanya akan berubah.

Selanjutnya tak hanya sekedar konsep tapi terus berbuat.

Bersama Fitri akhirnya langkah pertama yang kami lakukan adalah mengundang kawan kawan pecinta alam yang ingin berwisata berbuat untuk pantai di Lampung Selatan. Hingga saat ada kawan kawan dari Palembang kami mengajaknya ke pantai Minang Ruah untuk melakukan hal hal yang sudah terkonsep dari awalnya. Menanam, membersihkan sampah di pantai. Kegiatan sukarela yang ke depan akan memberi keindahan bagi wisata di tempatku berada.

Pantai 7

Tempat yang sepi, bersampah akhirnya dikunjungi dan mulai bersih, Pantai Minang Ruah (Hendricus Widiantoro)

#SAVEOURBEACH

Beginilah kondisi pantai yang ada di tempatku. Semua yang menjadi kekayaan wisata alam yang terkadang hanya dinikmati keindahannya saja dan terkadang hanya ingin menikmati keindahannya.

Iklan
Categories: Bersih pantai, Kisahku, Pantai, Perjalanan, Wisata | Tag: , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: