Seharga Rp 750 Juta Pohon Baobab Asal Afrika “Memang Tak Salah” Hadir di Jakarta

images (1)Jika melihat dan mendengar Pemprov Jakarta membeli sebatang pohon seharga Rp 750 juta mungkin ini agak terdengar aneh, tapi nyata. Namun memang pohon ini adalah salah satu pohon yang sangat unik di dunia dengan beragam cerita dan keunikannya. Pohonnya yang besar dan tentunya bisa berumur panjang tak salah jika pohon Baobab merupakan salah stu pohon mahal karena juga termasuk langka.

Nah mengapa demikian, berikut alasannya:

Apakah Anda mengenal pohon Baobab yang memiliki nama latin Adansonia Digitata. Ya pohon ini memang asing di telinga masyrakat Indonesia, pohon ini hidup di dataran rendah di Afrika dan Australia.

Baobab dikenal dengan pohon aneh, boleh dibilang keanehan tersebut berasal dari struktur pohon yang ‘terbalik’ dan hanya memiliki sedikit daun. Cabang-cabang pohon Baobab seperti mencuat ke udara, seolah-olah telah ditanam terbalik.

BIG 0

Legenda setempat menyatakan bahwa dewa Thora tidak menyukai Baobab tumbuh di kebunnya, sehingga ia melemparkannya dari atas dinding surga ke bumi di bawah, dan meskipun pohon itu mendarat terbalik namun pohon itu terus tumbuh.

Cerita lain menyebut ketika Baobab ditanam oleh Dewa, pohon itu terus berjalan, sehingga Tuhan menarik pohon itu ke atas dan menanamnya terbalik untuk menghentikannya bergerak.

Baobab ini diakui oleh orang Afrika karena semua bagiannya dapat dimanfaatkan. Selain menjadi sumber penting kayu, batang-batang berongga pohon ini oleh orang-orang sering digunakan untuk tempat berlindung, penyimpanan biji-bijian atau sebagai reservoir air, semacam waduk penampung.

Baobab dapat tumbuh mencapai ketinggian 5 sampai 30 meter dan memiliki diameter batang 7 sampai 11 meter. Satu Baobab di Provinsi Limpopo, Afrika Selatan, sering dianggap sebagai contoh pohon Baobab terbesar yang masih hidup hingga saat ini.

Pohon itu memiliki keliling 47 meter dengan diameternya diperkirakan sekitar 15,9 meter. Pohon Baobab ini juga dapat mencapai usia ribuan tahun.

Batang cekung juga berfungsi sebagai tempat pemakaman penduduk setempat yang percaya. Beberapa produk yang paling penting berasal dari kulit pohonnya, yang mengandung serat yang digunakan untuk membuat jaring ikan, tali, karung dan pakaian.

Kulit kayunya juga dapat menjadi bubuk untuk aroma makanan. Daun baobab secara tradisional juga digunakan untuk ragi tetapi juga digunakan sebagai sayuran. Buah-buahan dan bijinya juga dimakan bagi manusia dan hewan.

Isi dari buah, ketika dikeringkan konon dapat dicampur dengan air, membuat minuman yang rasanya mirip dengan limun. Benihnya, yang rasanya seperti creamtartar juga merupakan sumber vitamin C, secara tradisional ditumbuk ke dalam makanan ketika makanan lainnya langka.

Produk lain yang bisa dihasilkan dari pohon ini adalah sabun, kalung, lem, obat seperti karet, dan kain juga dapat dihasilkan dari berbagai bagian dari pohon baobab ini.

Tidak hanya itu, pohon ini bahkan dimanfaatkan oleh salah satu perusahaan minuman ringan Amerika untuk menciptakan rasa baru, produk ini bahkan menjadi tren di Jepang. Baobab dikenal memliki vitamin C lebih tinggi dari jeruk dan menawarkan kalsium lebih baik dibandingkan susu sapi.

Baobab, juga dikenal sebagai Pohon Botol, buahnya yang biasa disebut “Monkey Bread” mempunyai rasa yang aneh untuk sebotol soda. Wow, pohon yang serba guna bukan? Layaknya pohon kelapa atau pohon aren yang juga banyak manfaatnya.

5974_thumb_po2.jpg2

Gambar Atas: Petugas membersihkan sampah di samping pohon Baobab (Adansonia Digitata) yang merupakan tanaman eksotis asal Afrika di Taman Waduk Ria Rio, Jakarta, Sabtu (31/1). Pemprov DKI Jakarta berencana akan menambah koleksi pohon Baobab yang harganya sebesar Rp 750 Juta per pohon pada tahun 2015. (Media Indonesia)

Big Baobab Pub, Tempat Hang Out di Dalam Pohon Tua Berusia 6.000 Tahun

Ada yang tahu jenis pohon yang bernama pohon Baobab? Yah, mungkin masih kurang familir terdengar di telinga kita. karena pohon ini tidak tumbuh di indonesia. Apa kalian pernah melihat pohon yang seolah-olah tumbuh terbalik? Ya! Terlihat seperti akarnya lah yang di luar dan seolah-olah jatuh dari langit dan menancap ke dalam tanah. Nah itu lah pohon baobab. Pohon baobab ini sendiri merupakan jenis tanaman yang yang hanya tumbuh di madagaskar, daratan afrika dan juga di benua australia.Big 1

Ukuran pohon ini benar benar sangat besar sekali! Tinggi nya bisa mencapai ratusan meter. Dan usianya pun bisa mencapai ribuan tahun. Namun, pernahkan kalian berfikir bisa ada ruangan di dalam pohon pohon itu ? bahkan untuk tempat anda dan teman-teman anda berkumpul? Sebenarnya hal itu bukan lah hal yang mustahil. Karena satu pohon Baobab saja bisa menampung air hujan sebanyak 120.000 liter. Dan di tunjang juga dengan diameter pohon yang bisa mencapai 47 meter. Wow, sangat besar sekali bukan?

Big 2

Big 3

Tunggu dulu, itu belum seberapa. Karena ada salah satu pohon Baobab yang di sulap menjadi sebuah bar tempat anda dan orang orng terdekat anda bisa berkumpul menghabiskan hari. Pohon itu terletak di sebuah kaki bukit di daerah Modjadjiskloof Provinsi Limpopo, Afrika Selatan.

Rongga-rongga ruangan yang ada di dalam pohon ini terbentuk secara alami selama sekitar 6.000 tahun. Dan tempat ini sudah terkenal di dunia dengan nama “Big Baobab Pub”. Di buka mulai pada tahun 1993 dan memiliki pengunjung 7.000 orang pengunjung setiap tahunnya. Isi dalam nya di tata sedemikian rupa sehingga terlihat klasik dan juga nyaman. Dengan semua fitur yang tersedia, pohon ini bisa menampung 60 orang sekaligus. Selain memiliki bar, pohon ini juga memiliki fasilitas khusus bagi anggota khusus pula.

Big 4

Untuk memasuki nya tentulah tidak gratis. Untuk dewasa dikenakan karcis seharga R 15.00 (mata uang lokal) sedangkan untuk bayi di bawah usia 3 tahun gratis alias tidak di pungut biaya. Jika anda tertarik, mungkin anda bisa mengunjungi nya dan mencoba keunikan dari pohon Baobab ini.

Semoga kehadiran pohon ini di Indonesia semakin menumbuhkan kecintaan akan pohon. Buktinya pohon dari Afrika saja jauh jauh didatangkan apalagi yang sudah kita miliki seperti pohon cendana, Gaharu, Meranti dan pohon asli Indonesia lainnya.

images (2)

Sumber:

http://www.mymisteri.com/2013/01/mengupas-misteri-pohon-baobab-di-afrika.html

http://uniqpost.com/34983/big-baobab-pub-tempat-hang-out-di-dalam-pohon-tua-berusia-6-000-tahun/

Iklan
Categories: Adansonia Digitata, Baobab, Kisahku, pohon unik | Tag: , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: