Yuk Ikutan Ruwat Laut Nelayan Di Selat Sunda

WIDI_Foto Kita 2_2

Prosesi Ruwat Laut (Foto: Hendricus Widiantoro)

Salah satu tradisi yang terus dilakukan oleh masyarakat nelayan yang menggantungkan hidupnya dari laut adalah ruwat laut. Tradisi ini masih dijaga oleh nelayan yang ada di Desa Bakauheni Lampung Selatan. Yuk kita intip bagaimana prosesinya. Meskipun saat ini penulis menunggu saat saat prosesi ini diadakan namun berdasarkan penuturan tokoh nelayan setempat belum bisa dipastikan kapan lagi acara serupa akan diselenggarakan.

Pesta laut atau dikenal ruwat laut menjadi acara tahunan yang dilakukan oleh masyarakat Dusun Muara Piluk Bakauheni, Lampung Selatan. Acara ini merupakan kegiatan yang mencerminkan rasa syukur warga yang berprofesi sebagai nelayan. Selain dihadiri ribuan orang dari sekitar tempat pelelangan ikan di Muara Piluk, acara ini juga dihadiri oleh masyarakat di Kecamatan Bakauheni. Penulis mencatat tradisi ini terakhir dilakukan pada tahun 2013 dan menurut warga kemungkinan akan dilakukan setiap tahun namun belum ditentukan waktu pastinya.

Cendana 3

Ritual melarung sesaji merupakan tradisi untuk memohon keselamatan dan hasil tangkapan yang banyak bagi para nelayan. Dengan menggunakan ratusan perahu, warga mengiringi satu perahu besar yang membawa sesaji yang akan dilarung ke Selat Sunda yang menjadi lokasi para nelayan mencari ikan untuk kehidupan mereka.
Ratusan warga dari anak-anak hingga orangtua tampak antusias mengikuti prosesi tersebut. Setelah sampai di titik yang ditentukan, tak jauh dari Tanjung Tua, perahu-perahu mulai mengitari lokasi tersebut sebanyak tiga kali.

Setelah pembacaan doa oleh sesepuh desa setempat, perahu dilarung ke laut. Sesaji yang dilarung langsung menjadi rebutan untuk mendapat berkah bagi yang mengambilnya menurut kepercayaan warga sekitar. Sesaji tersebut di antaranya kepala kerbau lengkap dengan bagian bagian tubuhnya, hasil pertanian, dan berbagai sesaji lain.

Agenda yang dilakukan ini memang terkadang masih belum rutin namun dengan adanya tradisi melarung sesaji ini bisa mendatangkan wisatawan untuk berkunjung ke beberapa tempat wisata di Bakauheni. Manfaat yang didapat secara langsung selain kegiatan tersebut mengundang wisatawan produk hasil olahan warga nelayan berbahan dasar ikan pun bisa disajikan sebagai wisata kuliner. WIDI_Foto Kita 1_2 Widi_Ruwat Laut 5_2

Widi_Ruwat Laut 6

Iklan
Categories: Lamoung Selatan, Musik Tradisional, nelayan, Pelabuhan Bakauheni, Ruwat Laut, Wisata | Tag: , , , , , | 6 Komentar

Navigasi pos

6 thoughts on “Yuk Ikutan Ruwat Laut Nelayan Di Selat Sunda

  1. Ndak tenggelam ya mas sesajinya?

    • Sebagian ditenggelamkan tapi sebagian boleh diambil . Biasanya sedikit untuk diletakkan di rumah atau di perahu nelayan (sesuai kepercayaan untuk membawa keberuntungan ) mas..

  2. seru banget pastinya ya 😀 semoga aja tradisinya gak hilang ditelan waktu

  3. terima kasih atas infonya mengenai ruwat laut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: