Hidup Kudu Ada Belokan

Belok1

Turunan dan belokan Gubuk Seng Bakauheni Pulau Sebesi samar samar (Foto diambil 10/12/2014: Hendricus Widiantoro)

Hidup kudu, harus ada belokan! meski sekarang zamannya jalan tol, jalan bebas hambatan yang kadang lurus pun tetap ada belokan. Meski belokannya tak setajam jalan jalan di Sumatera yang sepertinya belum ada jalan tol. Belokan di jalan menuntut pengendara atau pemakai jalan selalu waspada: ada apa di depan? entah sepi entah ramai selalu harus waspada! Petuah Mahaguruku hari ini memang tetap selalu kurenungkan. Dalam hidup selalu harus memiliki waktu untuk memandang diri dan itu untuk belajar kehidupan. Jalan tak selalu mulus, rata, kadang bergelombang dan ada belokan itu wajar!

Membelok sejenak memberi waktu untuk cepat berpikir. Ide ide dan gagasan pun kadang harus GILA, melenceng. Kemarin sempat baca PM seseorang yang mengatakan : Karya karya keren di zaman modern ini awalnya dari ide gila! ide ide melenceng! wah bener juga itu. Lalu sekarang aku mencoba membelok sejenak ke arah yang entah ke kiri atau ke kanan. Sungguh menyenangkan menuliskan semua kisah dan perjalanan hidupku di https://hendricuswidiantoro.wordpress.com dan akupun tak malu disebut gila melenceng dan membelok ke http://www.hendricuswidiantoro.com

Belok2

Turunan dan belokan Gubuk Seng Bakauheni di kejauhan Pulau Sebesi samar samar (Foto diambil 10/12/2014: Hendricus Widiantoro)

Semuanya butuh proses dan keberanian kata Mahaguruku. Mimpi mimpi besar harus diwujudkan meskipun diketawain orang. Jangan malu dan minder untuk bisa maju. Belokan tetap diperlukan untuk menemukan jalan lurus. Seperti setiap hari kutemui belokan di tengah perjalanan yang tak selalu mulus. Meski di perjalanan tetap menjumpai hal hal indah namun terkadang di jalan menemukan peristiwa menyedihkan. Itulah hidup, kudu ada belokan.

Selanjutnya semoga sejenak aku bisa membelok ke rumah baru dan harapan baru dengan tetap mencintai rumah lama ini. Belokan yang akan memberikan sebuah harapan di http://www.hendricuswidiantoro.com

Tak hanya belokan jalan menurun yang membutuhkan kehati hatian pun harus tetap menjadi perhatian. Meski rambu rambu banyak di tepi jalan namun jika lengah kecelakaan pun bisa terjadi pun demikian saat berada di tanjakan. Semoga belokan dan tanjakan, turunan bisa kulalui berkat petuah sang Mahaguru.

Iklan
Categories: Inspirasi, Kisahku, Weblog | Tag: , , , | 6 Komentar

Navigasi pos

6 thoughts on “Hidup Kudu Ada Belokan

  1. ya hidup itu sperti jalan..lurus nan mulus..belokan tajam..bahkan ada belokan 44..trus lurus..eh gak taunya berlobang..naik turun.. apapun situasinya kita harus lewati.. karna inilah hidup… 🙂

    • Betul mas Agoey, hidup adalah proses dan tak harus stagnan. Baik atau buruk itu soal persepsi. Jalan bagus mgkin buat Mobilnya mas Agoy yg keren karena suspensinya bagus tetap mulusss..tapi bagi kendaraanku masih kudu bergelombang ria he he..trims mas ikut memberi warna..

      • saya blom punya mobil mas… baru mampu beli motor… yaa.. syukuri apa yg kita miliki saat ini… karna masih banyak diluar sana mereka yg tidak seberuntung kita… hehe

      • Nah itu mas, bener salah satu kebijaksanaan hidup. Tak harus selalu memandang ke atas. Bersyukur dengan yg ada. Memandang ke atas untuk motivasi dan memandang ke bawah untuk semakin memuji Sang Pencipta. Semua toh diberikan pada saat yang tepat bukan karna keinginan tapi karena itu yg saat itu dibutuhkan.

  2. bener bgt biar tahu tantangan hidup

  3. He he mba Wiiny lama ga muncul. jalan jalan ya? selalu ada tantangan untuk hidup ini mba diantaranya “belokan”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: