Pohon Asam Kering : Refleksi Hidup dan Kematian!

Hendricus Widiantoro

Kering_Widi15 Pohon Asam Jawa di depan Dekranasda Lamsel

Hari ini sambil menunggu perwakilan Duta Besar dari negara sahabat yang melakukan kunjungan ke Lampung Selatan ke kantor Dekranasda lalu ke Gunung Krakatau , namun mataku justru tak tertarik dengan para duta besar tersebut. Meskipun yang datang ada sekitar 6 duta besar : Dari Amerika Serikat, Belarusia, Polandia, Korea Utara, Kazhakstan namun tetap saja pandanganku tertuju pada sebuah pohon Asam Jawa yang berdiri dengan kokoh, namun dia sudah MATI.

Gagah dan kokoh meski semuanya kering dan pastinya sudah MATI. Namun justru keindahan muncul saat pohon tersebut sudah mati. Keindahan tersebut juga pastinya akan tertangkap oleh orang yang memiliki sense of art. Meski aku bukan seniman namun melihat pohon tersebut langsung memiliki persepsi dan visi yang lain lebih dari sekedar pohon kering.

Pohon ini bukan pohon biasa pastinya dan jika melihat pohon sudah sebesar dan setinggi itu pasti pohon tersebut berumur cukup tua.

Kering_Widi4 Pohon…

Lihat pos aslinya 553 kata lagi

Iklan
Categories: Kisah Kisahku | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: