Monthly Archives: November 2014

Renungan Malam Untuk Egosentris

Aku Banget 3

Borobudur (Hendricus Widiantoro)

Malam ini kubuka catatan catatan di Facebook milikku pada tahun 2012. Setidaknya catatan tersebut cocok untuk malam yang dingin ini.

Renungan ini sedikit kutipan dari oom Mario Teguh,,menyentuh untuk jiwa yang mendamba mendapat kesempurnaan dari seseorang yang diharapkan “seperti yang dikehendaki”
Kata beliau:

Sangat tidak adil bagimu untuk merindukan kekasih yang menerimamu apa adanya..(padahal kelakuanmu ga sempurna),,,eh malah menuntutnya untuk tidak tertarik kepada oranglain yang lebih banyak ADANYA(Ganteng, kaya, berpangkat, masa depan cerah, berkendaraan mewah, dll)…
Lebih daripada dirimu,,jadi renungkan jangan sok deh luuu,,udah pas pasan eh nuntut yang mau ngertiin kamu..jadi jangan egois he he
Berdoalah sambil berharap:
Sandingkan kami dalam kebersamaan yang anggun, dalam kemudahan dan kesulitan…
Semoga Tuhan menyandingkan jiwa baik dengan hati yang kepadanya jiwa itu berhak bahagia..
Hayooooo sapa ya????
Nunggu deh…
Kupersembahkan untukmu. (Yang ngerasa)

Untuk yang sedang galau,,jika kamu sedang terluka pikirkanlah. Jika mereka tak melukaimu, kapan engkau akan belajar memaafkan?? Jika mereka tidak membuatmu marah, kapankah engkau akan melatih kesabaranmu?
Dan jika engkau tak digagalkan, kapankah engkau mengetahui cara membesarkan hatimu dan menggerakkan dirimu untuk mengubah keadaan?? Bersabarlah semua yang terjadi dengan maksud untuk memuliakanmu.
Dan ikhlaskanlah, karena semua kesulitan yang dikenakan kepadamu agar engkau memampukan dirimu, yang akan memantaskan dirimu bagi kedudukan yang baik, bagi cinta yg indah, dan bagi rezeki yang penuh berkah..
Jadi, terus belajar dari kehidupan..

Aku Banget 2

Borobudur (Hendricus Widiantoro)

NB: Foto Borobudur ini selalu mengingatkanku akan arti untuk tidak egois. Semuanya sudah diatur oleh Sang Pencipta. Apapun yang Tuhan kehendaki atas hidup kita itulah yang terbaik.

Iklan
Categories: Egosentris, Inspirasi, Kisahku | Tag: , , , | 2 Komentar

Tuhan Punya Cara Melukis Kerinduan Untukmu

Klaten 5

Rajabasa Mount view from Pasuruan Village (Images: Hendricus Widiantoro)

Seseorang berkata kepadaku tentang kerinduan. Kerinduan bukan pada seseorang melainkan sesuatu yakni sebuah tempat. Bukan karena tak bisa berada di tempat tersebut tetapi karena benua dan pekerjaan telah memisahkan. Benua yang terpisah oleh jarak dan waktu. Jika di sini malam di sana pagi. Ya dia tinggal nun jauh di sana di Eropa. Kerinduan itu sah sah saja dan semua orang memilikinya. Home Sick, ya semua orang memilikinya, semoa orang merasakannya.

Bahkan ketika masa masa kecil menjadi sebuah “video klip” yang membayang di wajahnya tentang hijaunya rumput, aroma dedaunan dan bunga bunga kampung. Desa yang terpisah jarak dan waktu tersebut selalu menjadi kenangan. Dia hanya salah satunya. Teman lain merindukan hal yang sama meski hanya terpisah antar pulau. Semua masih sama, Desa yang masih sama.

Baginya perbedaan adalah setiap hari harus bergelut dengan hiruk pikuk keramaian, gedung gedung tinggi, lalu lalang kendaraan. Tak akan lagi dijumpainya Gunung yang berlatar belakang langit biru dan awan yang bergerak selagi mau. Semuanya berbaur dengan aroma rerumputan dan hewan hewan desa yang selalu ada di areal persawahan. Baca lebih lanjut

Categories: Alam, Fotografi, Keindahan, Kisahku | Tag: , , , | 4 Komentar

Facebook Perbarui Ketentuan dan Kebijakan Per 1 Januari 2015

 

Bagi yang menggunakan jejaring sosial Facebook informasi mengenai pembaruan ketentuan dan kebijakan pasti diperoleh via pesan yang dikirim langsung oleh Facebook. Namun pastinya ini semua demi kebaikan dan juga privasi pengguna jejaring sosial dengan simbol huruf F tersebut. Nah kebetulan saat membuka Facebook kuperoleh notifikasi tersebut yang demikian bunyinya dan pastinya akan sangat membantu: Baca lebih lanjut

Categories: Facebook, Jejaring Sosial, Kisahku, Media Sosial | Tag: , , | Tinggalkan komentar

Cabe Mahal Di Pasar, 5 Cara Ini Bisa Jadi Solusi

Harga cabe di pasaran hingga kini sudah mencapai kisaran di atas Rp 50.000 per Kilogramnya bahkan ada yang tembus mencapai Rp 70.000 per Kilogramnya dan mendekati angka Rp 100.000 per Kilogramnya. Harga si pedas yang terkadang disebut lombok dan sangat  penting bagi para ibu rumah tangga dan bagi warga Indonesia ini mulai melambung seiring dengan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)

Cabe 00

Tanaman Cabe Di Atas Barang Bekas Pakai (Foto: Hendricus Widiantoro)

Bahkan bahasa meroketnya harga cabe menjadi berita menarik dibeberapa media nasional. Tapi menyalahkan kenaikan harga BBM bukan solusinya. Keluhan tersebut setidaknya tak dialami ibuku dari harga bumbu dapur jenis cabe yang mulai melambung ini.

Beruntung ibuku, Fransisca mulai menanam tanaman bumbu dapur ini berbulan bulan sebelum kenaikan harga cabe. Alhasil kini tanaman cabe yang ditanam ibuku mulai dilirik para tetangga karena mulai berbuah lebat meskipun beberapa diantaranya sudah dipanen untuk konsumsi sendiri dan beberapa diantaranya menjadi langganan saudara dan tetangga. Tanaman cabe tersebut semuanya ditanam di media plastik dan barang bekas.

Kenapa saat harga cabe melambung justru ibuku dan keluarga kami memiliki stok yang hidup dan bukan stok di kulkas atau diawetkan? Kuncinya adalah barang barang bekas. Setidaknya ini yang dipraktekkan oleh keluarga kami: Baca lebih lanjut

Categories: Cabe, Harga Cabe Mahal, Kisahku, Pasar | Tag: , , , | 2 Komentar

Rumput Juga Cantik Di Mata Lensa

Pernah melihat rumput? Bagi pecinta tanaman produktif rumput merupakan sebuah hama, gulma dan sumber masalah karena mengganggu tanaman utama apalagi tanaman yang produktif. Namun bagaimana rumput yang terkadang memiliki bunga bunga indah tersebut diminta “berpose”? Pasti akan lain ceritanya jika melihatnya dari kacamata pemburu keindahan dengan lensa. Rumput tentunya akan memiliki nilai kecantikan di mata lensa terutama bunga bunga rumput tertentu.

Rumput 9

Rumput (Images: Hendricus Widiantoro)

Bagi para fotografer objek pemandangan, model cantik,serta keindahan alam dipastikan akan menjadi objek pilihan untuk diabadikan. Namun objek yang tak biasa pun bisa dan layak untuk dijepret bagi yang memiliki sense of nature atau lebih lagi sense of art yang rada nyleneh. Kali ini secara tak sengaja memang objek yang kuabadikan adalah rumput.

Awalnya inisiatif untuk menjepret rumput berawal dari ketidaksengajaan. Perjalanan ke Bakauheni melewati jalan jalan berbatu,padas. Mataku menangkap pemandangan bunga bunga di tepi jalan. Namun bunga bunga ini bukanlah bunga yang lazim ditanam melainkan rumput rumput liar. Bagi lensa ini adalah sebuah kecantikan. Meskipun bunga rumput. Tinggal bagiamnan dan siapa yang meilhatnya. Baca lebih lanjut

Categories: Bunga, Kisahku, Rumput | Tag: , , , | 2 Komentar

Village, Choice For Weekend

12

Tanggamus Mountain , Tanggamus Regency Lampung Province Indonesia (Images: Hendricus Widiantoro)

A village is a clustered human settlement or community, larger than a hamlet but smaller than a town, with a population ranging from a few hundred to a few thousand (sometimes tens of thousands). Though often located in rural areas, the term urban village is also applied to certain urban neighbourhoods.

Sometimes going for vacation people will choose a beach or other interesting place. Village is one choice for me to get fresh water, fresh air and meet with villager in their field as a farmer, they welcome to meet me. I can get some experience from this trip: meet with my friend and time to know other place. So its my choice for weekend, go to village. And please excuse grammatical errors on my post, I hope my pictures speak more than my writing.

Simpang Kanan, in Gisting is a village in higlander at Tanggamus Mount Tanggamus Regency. Gisting is one place which have special memories for me when i live in Noviciate and its my past time. I go here to meet my friend and his family and he is my best friend in High Senior School. For me it is interesting place and give me more inspirations for my traveling.  Its cold and fresh area to come. So it is my picture: Baca lebih lanjut

Categories: Adventure and Treking, My Backpacking, My Photography, Village | Tag: , , , , | 7 Komentar

Pernak Pernik Jepretan Perjalananku

Setiap perjalanan menorehkan kisah. Sebuah perjalanan memiliki makna. Semua yang terekam dan terdokumentasi menjadi sebuah kenangan. Perjalanan perjalanan itu tetap merupakan sebuah kenangan. Kisah yang menjadi rasa syukur kepada Sang pencipta di manapun aku berada. Seperti kata mba Indah Susanti si petualang dunia: And please excuse grammatical errors on my post, I hope my pictures speak more than my writing.

1. Jawa Barat

Aku TB63
Aku 5 Aku TB9  Aku TB27 Aku TB29 Aku TB33 Aku TB36 Aku TB39  ]  Aku TB49  Zrami 33 Zrami 3    Zrami 19  Zrami 29 Zrami 31 Zrami 32Zrami 2

2. Banten

Baca lebih lanjut

Categories: Backpackeran, Fotografi, Kisahku | Tag: , , , | 15 Komentar

Rekreasi Itu Murah kok

Hendricus Widiantoro

Saat akhir pekan, liburan, seabreg rencana disusun tapi pastinya juga akan melihat dompet budgetnya cukup ga he he..(sambil ngeliatin dompet) ..tapi bagi yang budgetnya ga sebanyak mereka yang bisa tinggal tunjuk mau ke tempat rekreasi pastinya gampang..

Gambar Bambu

Tapi hal yang aku lakukan sederhana, pergi ke tempat yang biasa tapi pastinya menyenangkan,,ke sawah dan sungai..di antara rerimbunan bambu air mengalir mengairi sawah, namun pastinya bisa berteduh di bawah gubuk sambil menikmati kelapa muda yang segar…

AA Pantai Minang Ruah

AB Main Air di Pantai

AC Main air

Bersama puteriku, sangat menyenangkan berada di sawah yang dikelilingi sungai, dan pastinya bermain air adalah hal paling menyenangkan bagi anak kecil.. Sungai kecil yang dangkal dan pepohononan rindang setidaknya bisa menyegarkan pikiran setelah lama bekerja selama seminggu.

Mau mancing pun ada sambil bawa pancing..

Yang pasti menyenangkan hati tak harus mahal…menyederhanakan hati, menyederhanakan dompet..

Hal hal sederhana pun bisa dilakukan..

Ayo pergi ke mana bersama keluarga.

Lihat pos aslinya

Categories: Kisah Kisahku | Tinggalkan komentar

Sang Pemilik Mata

images (6)

Mata (Google)

Hari baru akan berganti ketika aku menginjakkan kaki di rumah ini. Rumah yang tampak mewah, besar, dengan garasi dan halaman yang super besar dan luas. Tiang-tiang penyangga berdiameter 150 sentimeter dengan kokoh menyangga dak lantai dua dan atapnya. Taman di halaman depan dan belakang rumah hasil desain arsitektur ruang terbuka bergaji bak Anggota Dewan menyejukkan mata. Tak kurang sebuah kolam renang berukuran 9 x 5 meter juga menghiasi halaman belakang. Rumah bergaya kebaratan ini tampak diminati hampir setiap orang yang lewat didepannya.

Kaya ataupun miskin. Mungkin hanya orang tuna netra yang enggan jika secara cuma-cuma diberikan rumah yang sepertinya layak dikatakan istana. Memang, penampakan luar sangat mudah mengecoh siapapun pemilik mata. Juling atau normal atau bahkan belo sekalipun. Tetapi jika kita lihat lebih dekat, rumah ini lebih tepat disebut kos-kosan. Aku menganggapnya demikian. Hanya menjadi tempat persinggahan sekedar merebahkan badan. Terasa sempit dan sering terasa membosankan. Baca lebih lanjut

Categories: Backpackeran, Kisahku | Tag: , , | Tinggalkan komentar

Backpacker: Enjoy Week End With Dharma Rucitra I Part I

Hendricus Widiantoro

??????????????????????????????? Kapal kapal di Selat Sunda

Kapal Roro Berasa Kapal Pesiar:

Mau ke mana kalau week end gini? duit di kantong nipis he he,,tapi kalau backpacker semi hitchhicker ga bisa jalan jalan hadoohhhh pensiun aja dah.. paspor ? simpan? Visa? simpan….kenapa karena kali ini ga jauh jauh,,sekedar merasakan jadi passenger itu bagaimana sih..apalagi mau ngerasain salah satu keempat milik PT Dharma Lautan Utama yaitu Dharma Rucitra I.

Lihat pos aslinya 161 kata lagi

Categories: Kisah Kisahku | Tinggalkan komentar

Blog di WordPress.com.