Menanti Sang Surya Turun Ke Peraduan Wisata Indah Dari Tuhan

Hunting Sang Surya turun ke peraduannya kali ini bukan sebuah kesengajaan.Awalnya pulang dari resepsi pernikahan salah satu kakak kelasku rencana itu bermula. Seusai dari gereja untuk Sakramen Perkawinan resepsi di rumah mempelai wanita membuat kami yang jarang bertemu akhirnya bertemu dengan banyak kawan lama. Reuni yang dibuat secara tak sengaja.

Boom Blog 1

Susnet di Dermaga Boom diambil 18 Oktober 2014 (Foto: Hendricus Widiantoro)

Kawan satu kelasku sekaligus tetanggaku berniat mengajak kawan kawannnya yang berasal dari Pulau Jawa untuk menikmati kota Kalianda. Kalianda memang memiliki banyak keindahan yang cukup bagus namun pastinya tak akan bisa dijangkau dalam sehari karena waktu yang mepet buat para pekerja di perusahaan farmasi besar di Cikande tersebut.

Akhirnya dengan tiga buah motor kuhantar kawan kawan tersebut untuk menikmati Sang Surya turun ke peraduannya di Pantai Boom Kalianda. Pantai Boom Kalianda merupakan sebuah tempat pelelangan ikan yang ada di Kalianda. Karena lokasinya yang cukupo dekat dengan pusat ibukota Lampung Selatan Kalianda maka tempat ini menjadi favorit untuk nyore. Menikmati deburan ombak, melihat orang memancing ikan di antara bebatuaan, menikmati kebersamaan dengan keluarga, membeli ikan segar yang dijual di pusat Kuliner Kalianda.

Widi_News8

Kuliner Kalianda di Dermaga Boom Kalianda (Foto: Hendricus Widiantoro)

Bagi anak anak muda tempat ini mungkin menjadi tempat yang romantis untuk menikmati malam Minggu atau saat senja setiap hari. Hal itulah yang membuat kawan kawanku ini senang berada di sini. Selain cuacanya yang bersahabat moment menanti Sang Surya tenggelam merupakan saat yang dinantikan untuk selfie atau foto bersama.

Lebih menariknya kawan kawanku yang juga hobi jalan jalan ini bisa naik Kapal Patroli Napoleon yang bersandar di samping Kapal Inka Mina milik Dinas Kelautan dan Perikanan Lampung Selatan serta Puskesmas Keliling Dinas Kesehatan Lampung Selatan. Naik kapal Ferry dari Merak Bakauheni yang berukuran besar, kini mereka naik kapal fiber ukuran kecil hanya sekedar untuk foto foto dan itu membuat mereka bahagia bahkan berfoto narsis di atas kapal.

Boom Blog 4

KP Napoleon, Pusling, Kapal Inka Mina di dermaga Boom Kalianda (Foto; Hendricus Widiantoro)

Detik demi detik menanti Sang Surya turun ke peraduan akhirnya tiba. Masing masing siap dengan gadgetnya untuk mengambil moment terbaik. Buatku moment Sang Surya turun ke peraduan yang berada di tepi laut merupakan moment paling bagus. Meskipun Golden Sunrise merupakan hal bagus setidaknya Sunset bisa diabadikan oleh banyak orang dan itu adalah keindahan dari Tuhan yang gratis.

Pengalaman mengejar Golden Sunrise di berbagai tempat memang lebih berat daripada mengejar Sunset. Menanti Sang Surya terbangun dari peraduannya merupakan momen berat karena harus bangun pagi pagi sepert yang kualami di Sawarna Lebak Banten saat harus bangun sekitar pukul 04 pagi untuk berangkat ke Legoon Pari, demikian juga saat berada di Pulau Sebesi. Berbeda halnya dengan keindahan dari Tuhan yang diberikan pada sore hari: tua, muda, bear kecil, anak anak bahkan bayi pasti bisa diajak menikmati moment Sunset ini.

Boom Blog 11

Sunset Dermaga Boom Kalianda 18 Oktober 2014 (Foto: Hendricus Widiantoro)

Setelah puas dengan jepretan jepretan dari Telepon pintar, Android nya dan juga kamera SLR nya akhirnya kami melanjutkan perjalanan ke lapangan Korpri Pemda Lamsel untuk menikmati suasana malam di sana sekaligus ke Masjid Agung dan ke Tpoeng Tuping yang di sebelahnya dicanangkan sebagai Malioboro Kalianda. Malioboro nya Kalianda. Puas menikmati semuanya dengan acara mati lampu PLN yang syahdu akhirnya mereka mengajak pulang.

Kesan yang mengasikkan mereka peroleh karena dapat menikmati momen Sang Surya terbenam. Berikut beberapa moment saat menikmati Matahari turun ke peraduan di Kalianda:

Boom Blog 19

Bahagianya mereka di atas KP Napoleon

Boom Blog 6

Pohon meranggas di dermaga boom

Boom Blog 7

Dermaga Boom Kalianda saat senja (Foto : Hendricus Widiantoro)

Boom Blog 8

Dermaga Boom Kalianda saat senja untuk narsis kawan kawan (Foto : Hendricus Widiantoro)

Boom Blog 12

Dermaga Boom Kalianda saat senja (Foto : Hendricus Widiantoro)

Boom Blog 13

Dermaga Boom Kalianda saat senja (Foto : Hendricus Widiantoro)

Boom Blog 14

Dermaga Boom Kalianda saat senja (Foto : Hendricus Widiantoro)

Boom Blog 15

Dermaga Boom Kalianda saat senja (Foto : Hendricus Widiantoro)

Boom Blog 16

Pemancing di Dermaga Boom Kalianda. Dermaga Boom Kalianda saat senja (Foto : Hendricus Widiantoro)

Boom Blog 17

Dermaga Boom Kalianda saat senja (Foto : Hendricus Widiantoro)

Amy 3

Dermaga Boom Kalianda saat senja (Foto : Hendricus Widiantoro)

Amy 7

Jauh jauh dari Magelang, Lamteng, Blora

Amy 4

Kepooooo

Amy 8

Narsis

Amy 9

Awass

Amy 10

Pemilik kapal pesiar

Iklan
Categories: Adventure and Treking, Backpackeran, Jalan jalan, Kalianda | Tag: , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: