Kau Cantik Jika Jauh Oh Menara Siger

Menara SIGER. Sebuah bangunan berbentuk SIGER yakni mahkota yang biasa dikenakan oleh gadis Lampung dalam acara acara besar dan bahkan merupakan mahkota khas yang digunakan dalam kegiatan kegiatan penting seperti saat pernikahan maupun saat dalam tarian. Sebenarnya apa yang ditawarkan dari keindahan menara yang didominasi warna kuning keemasan dan merah tersebut?

Blog 3

Menara Siger (Foto: Hendricus Widiantoro)

Siger yang dikenal sebagai mahkota  mudah ditemukan di Lampung bahkan dalam  produk produk tertentu kini memakai simbol Siger sebagai ciri khas dan keunikan dari Lampung. Wujudnya bisa berupa gambar atau bentuk fisik. Siger dalam arti sebenarnya mahkota yang biasa dikenakan wanita Lampung, memang sudah menyatu dengan kehidupan masyarakat ” Sang Bumi Ruwa Jurai” ini.

Di beberapa tempat bahkan memasang bentuk siger. Demikian juga kantor dinas/instansi pemerintah dan swasta di Lampung tidak ketinggalan memasang siger. Bentuk mahkota perempuan itu menjadi daya tarik Lampung, simbol yang menjadi ciri khas Lampung.

Blog 4

Menara Siger dari kejauhan (Foto: Hendricus Widiantoro)

Agaknya inilah yang mendorong Pemerintah Provinsi Lampung mewujudkan siger dalam bentuk menara.  Layaknya Monumen Nasional (Monas) di Jakarta, pembangunan Menara Siger di Lampung dimaksudkan sebagai ciri khas, atau mengingatkan wisatawan akan wilayah Lampung. Lokasi yang berada di puncak bukit membuat Menara Siger mudah dilihat dari kejauhan bahkan terkesan “SANGAT INDAH” jika dilihat dari jauh apalagi saat malam hari Menara tersebut disinari dengan lampu yang membuat kesan menara tersebut lebih indah.

Seingatku tepat di bawah Menara Siger masih ada Giant Letter bertuliskan LAMPUNG yang menyala di waktu malam yang kini agaknya sudah tak begitu menyala. Akan terlihat indah dikala malam. Menara Siger pada siang hari terlihat berwarna kekuningan dan merah.

Zero 8

Selat Sunda dari atas Menara Siger (Foto: Hendricus Widiantoro)

Di bagian atas Menara Siger, terbentuk tujuh kerucut yang simetris, dengan satu kerucut di tengahnya yang lebih tinggi. Tiga kerucut masing dibangun di sebelah kanan dan kiri. Kerucut tersebut dipercaya masyarakat setempat melambangkan tujuh gunung yang berada di Lampung.

Jika menengok sejarahnya Menara Siger dibangun tahun 2005 dan diresmikan tahun 2008. Menara tersebut didirikan di atas Bukit Gamping, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Wisatawan yang datang dari arah Pelabuhan Bakauheni bisa langsung melihat menara yang didominasi warna merah dan kuning emas. Menara Siger memiliki enam tingkat dan berada di ketinggian 32 meter.

Futsal Jelang Buka Puasa

Menara Siger dari samping (Foto : Hendricus Widiantoro)

Di dalamnya terdapat kereta kencana dan juga display tentang kabupaten yang ada di Lampung dan juga keistimewaan masing masing kabupaten baik sisi wisata maupun keberagaman daerah di Lampung yang bisa dilihat sambil bisa membeli oleh oleh khas Lampung baik makanan maupun cindera mata.

Pegunjung yang memang melintasi Lampung, sebagian besar tidak melewatkan untuk mampir ke Menara Siger. Dari ketinggian Menara Siger wisatawan bisa melihat  ke arah Selat Sunda yang menjadi penghubung Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. dari kejauhan terlihat kapal kapal Roll On Roll Off hilir mudik dari Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Merak Banten.

ZERO 1

Tugu Zero Sumatera (Foto: Hendricus Widiantoro)

Zero 7

Selat Sunda

Kini di Menara Siger sudah dilengkapi dengan teropong untuk melihat Selat Sunda dengan menggunakan lensa teropong tersebut dengan cara memasukkan koin sehingga pengunjung bisa melihat suasana Selat Sunda dari dekat. Selain teropong pengunjung kini bisa menikmati Flying fox yang disediakan oleh pengelola. Para penghobi panjat tebing pun sudah disiapkan lokasi panjat dinding di sisi Timur.

Masih belum puas dengan wahana tersebut masih ada wahana jam Matahari, wahana bermain anak anak yang biasanya dibuka saat kegiatan tertentu dan juga even khusus. Lapangan futsal juga disiapkan untuk menjadi tempat olahraga bagi pecinta futsal di samping lokasi pertunjukan yang disiapkan oleh pihak pengelola Menara Siger.

Bagi fotografer atau pecinta foto hal wajib yang perlu dilakukan di tempat ini adalah selfie, foto bersama atau narsis. Karenanya aku menulis judul “Kau Cantik Jka Jauh Oh Menar Siger”. Mengapa? karena bagiku pribadi keindahan Menara Siger akan terlihat dari kejauhan dan kecantikannya akan semakin anggun jika dilihat dari jauh. Tapi ini sih pendapat pribadi he he.

Hampir di semua jejaring sosial bagi yang pernah ke Menara Siger pasti akan memposting pernah berada di sini lengkap dengan foto foto selfie atau bersama kawan kawannya. Setidaknya tempat ini merupakan tempat indah salah satunya yang ada di Lampung Selatan yang berupa bangunan.

Kau Cantik jika jauh oh Menara Siger. Keindahan itu pasti “relatif” dan semua memiliki persepsi dalam memandang Menara Siger ini baik dari bawah, atas, kejauhan atau dari manapun.

Berikut beberapa orang yang memanfaatkan Menara Siger untuk berfoto:

Hasibuan 5 Hasibuan 1 Hasibuan 2 Hasibuan 3 Hasibuan 4

Siger 3 Siger 1 Siger 2

Iklan
Categories: Adventure and Treking, Backpackeran, Fotografi | Tag: , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: