Google Doodle, Mbah Google Yang Menghargai Kreatifitas

Jika sedang berselancar dengan Google, maka yang kadang terlihat beberapa tahun ini adalah gambar gambar unik, menarik, kreatif yang menyerupai Logo. Gambar gambar tersebut tak hanya gambar serius, foto, bahkan gambar karya anak anak pun ditampilkan mengikuti logo GOOGLE yang sekilas terlihat sangat menarik.

images (4)

Google Doodle Batik (Google)

Logo logo menarik tersebut bahkan berasal dari seluruh dunia untuk seuah peristiwa menarik atau sejarah suatu bangsa. Bahkan di Indonesia mulai dari Pemilu, Perayaan HUT RI, hari Batik dan kegiatan lain pernah muncul di Google Doodle.

images (2)

Google Doodle

Sebenarnya apa sih Google Doodle itu?

Google Doodle

Google Doodle adalah logo-logo Google yang dimodifikasi sedemikian rupa yang ditampilkan pada saat ada peringatan atau event tertentu pada setiap negara yang support Google. Sudah sejak cukup lama koleksi google doodle yang dimiliki Google sendiri mulai diadakan.

Tim desainer

Ada sebuah tim desainer yang berada di balik corat-coret yang anda lihat di Google.com. Pemimpin utama yaitu Dennis Hwang yang dibantu oleh Michael Lopez, Ryan Germick, Susie Sahim dan Jennifer Hom.

Kompetisi Desain Doodle untuk Google

Selain dirancang oleh tim doodle, Google juga menyelenggarakan kompetisi yang menarik untuk mendorong anak-anak dan siswa untuk menciptakan Doodles Google. Pada gambar di bawah ini, seorang anak 9 tahun dari India, bernama Puru Pratap Singh memenangkan Doodle untuk Google 2009. Untuk tahun 2011. Kompetisi Doodle 4 Google untuk kategori Grades K-3 dan untuk juara nasional dimenangkan oleh Matteo Lopez, National Winner, Grade 2, Monte Verde Elementary School-South San Francisco, CA.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Google_Doodle

Nah hari ini, kulihat tampilan Google Doodle adalah seorang Jurnalis, sebuah profesi yang tak jauh berbeda dengan yang kugeluti. Google Doodle hari ini menampilkan reporter bernama Hannah Arendt.  Hal inilah yang membuatku tertarik untuk menulisnya. Perjuangan dan kisahnya cukup menarik dan kontroverisal. Semoga bisa dibaca dari sepenggal kisahnya ini:

09leTqo90j

Hannah Arendt (Google Doodle/ Google)

Pada tahun 1961, Majalah The New Yorker mengirimkan seorang reporter untuk meliput persidangan Adolf Eichmann, salah satu otak pembantaian ras Yahudi selama pemerintahan Adolf Hitler di Jerman. Kisah Eichmann berlangsung dramatis sejak sebelum persidangan. Dia diculik oleh agen Mossad dari persembunyiannya di Argentina dan dibawa ke Jerusalem untuk menghadapi tuntutan atas kejahatannya.

Reporter yang mewakili The New Yorker itu bernama Hannah Arendt, yang kemudian menulis laporan legendaris berjudul, “Eichmann in Jerusalem,” dan terbit dalam lima bagian di majalah tersebut. Ini bukan karya jurnalistik biasa karena mampu memicu salah satu debat publik paling penting dalam sejarah tentang peristiwa Holocaust atau pemusnahan orang Yahudi di seluruh Eropa.

Sejak saat itu, dan hingga kini, kita masih sering membaca “Banality of Evil”, istilah yang dipopulerkan Arendt, dikutip banyak pemikir di dunia, termasuk di Indonesia.

Arendt lahir di Wilhelmine, Jerman, pada tahun 1906. Dia belajar teologi di University of Marburg, dan di tempat inilah dia bertemu dengan filosof Martin Heidegger, yang kemudian menjadi mentor, dan kekasihnya. Pada tahun 1933, dia ditangkap oleh Gestapo karena mengumpulkan bukti-bukti propaganda anti-semit. Arendt dan suaminya, Heinrich Blucher, migrasi ke Amerika Serikat, dan mulai menulis untuk Partisan Review dan Jewish Frontier. Salah satu bukunya yang masih menjadi bacaan wajib di sejumlah universitas hingga kini adalah “The Origins of Totalitarianism.”

Hari ini, wajah Hannah Arrendt menghiasi Google Doodle dalam rangka ulang tahunnya ke-108. Jika penasaran dengan laporan jurnalistik Arendt, Anda dapat melihatnya di: http://archives.newyorker.com/?i=1963-02-16#folio=040

Sumber : http://teknologi.metrotvnews.com/read/2014/10/14/304628/baca-eichmann-in-jerusalam-karya-hannah-arendt-tokoh-google-doodle-hari-ini

Beberapa Google Doodle lain diantaranya:

images (6)

Google Doodle (Google)

images (7)

Google Doodle (Google)

images (4)

Google Doodle (Google)

images (5)

Google Doodle (Google)

images (3)

Google Doodle (Google)

images (2)

Google Doodle (Google)

Iklan
Categories: Google, Inspirasi, Kisah Kisahku | Tag: , , , | 2 Komentar

Navigasi pos

2 thoughts on “Google Doodle, Mbah Google Yang Menghargai Kreatifitas

  1. keren yaa

  2. Mba Winny: He he terinspirasi aja mba,,Google yg sangat menghargai tokoh tokoh dunia, negara, atau peristiwa..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: