Hadiah Kecil Untukmu

Buku dan boneka. Dua mainan yang selalu menghiasi masa masa pertumbuhan puteriku. Memberikannya saat saat yang indah dalam keadaan yang kusadari tidak lengkap ini. Memposisikan diri sebagai seorang papa sekaligus mama mungkin sulit bagi sebagian orang pun begitu awalnya kualami. Mengatur budget untuk jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Namun saat saat ulang tahun menjadi saat tepat untuk memberikan puteriku sebuah hadiah yang akan berkesan baginya. Tak jauh jauh dari dua hal: Boneka dan buku.

IMG-20141010-06254

Diary milik puteriku

Tak salah jika boneka dan buku menjadi hal yang selalu ada dalam budget perjalananku. Wajib dan harus menjadi oleh oleh baginya. Kenapa dan mengapa? Sebab tak mungkin seseorang akan membelikannya bagi puteriku jika mereka tau. Awalnya boneka yang disayanginya hanyalah sebuah boneka dekil dan mungkin tak begitu cantik. Boneka beruang yang disebutnya “dede Panda” padahal bukan panda. Sedangkan boneka panda yang asli justru tersimpan di lemari kaca dan tak pernah diajaknya tidur. Sementara boneka panda alias beruang selalu menemaninya saat tidur dan bahkan saat diajak ke luar kota boneka itu harus diajak.

Boneka 1

Boneka pada awal awal

Hal lain yang menjadi hal unik yang diminta puteriku adalah buku. Buku bacaan anak anak dan pastinya buku tulis. Masih kuingat masa masa duduk di bangku SMP. Booming buku Diary. Rasanya itu hal yang tak akan pernah lekang oleh waktu. Buktinya puteriku pun tetap meminta buku selain bacaan juga buku tulis berbentuk diary.

HAl yang menarik buatnya adalah karena sering melihat sang tante memiliki buku Diary alias catatan harian yang berisi foto, gambar unik. Agaknya ia mulai menyukainya. Menuliskan pengalamannya saat ada salah satu tetangga yang sebaya datang dari Jakarta. Menuliskan pengalaman pengalaman saat bersama teman barunya itu.

Tulisan puteriku memang tak bagus tapi dia berusaha menuangkan ingatannya dalam buku Diary sederhana yang kubelikan juga binder yang disukainya. Sederhana memang namun semoga itu berarti bagi puteriku. Bahkan jika tak sempat berpamitan padaku secarik kertas bertuliskan pamitan diletakkannya di meja kerja ku. Belajar menulis surat untuk papanya meski hanya sekalimat dua kalimat:

“Papa aku mau main tempat Mba Elsa nanti jemput jam enam ya”

IMG-20141010-06255

Tulisan di Diary

IMG-20141010-0625722

Diary dan binder

Aku ingat saat itu dia memang diajak kerabatku yang seusia. Setelah kejadian tersebut ia selalu menulis di Diary hal hal yang dialaminya termasuk saat di sekolah menemukan hal hal baru bersama kawan kawannya. Diary menjadi tempat untuk berkespresi bahkan menempel dan membuat gambar gambar.

Sebenarnya kado atau hadiah apa yang tepat untuk anak seusia puteriku. Selancar sejenak kutemukan hal yang pas di internet. Setidaknya pilihanku tak salah.

Kado Ulang Tahun untuk Anak Perempuan Usia 5-7 Tahun

Usia 5-7 tahun adalah usia anak prempuan yag sudah mulai mengerti akan artinya sebuah kado ulang tahun. Mereka sudah bisa mengutarakan apa yang menjadi keinginannya dan bisa menginterprestasikan kado ulang tahun yang diterimanya. Kado yang pas untuk mereka di antaranya adalah mainan anak-anak seperti boneka-bonekaan, mainan masak-masakan, mainan edukatif, buku-buku cerita, buku dan gambar atau buku tulis dengan gambar cover yang sangat menarik utuk seusia mereka.

Untuk memastikan kado ulang tahun yang pas, alangkah lebih baiknya jika Anda tanyakan apa yang diingikannya. Mereka yang berada di usia ini masih sangat polos sehingga akan dengan senang hati dan tanpa mau-malu menjawab apa dengan jujur tentang kado ulang tahun yang diinginkannya. Jika salah memberikan kado, mereka akan ngambek sampai memusuhi Anda. Jadi, hati-hatilah dengan anak perempuan usia ini.

1782093_806341469390748_6243727756127106342_n

Menggambar dan menulis

Seperti itulah yang kubaca mengenai kado di : http://www.kadomainananak.com/blog/Kado-Ulang-Tahun-yang-Pas-untuk-Perempuan.htm

Semoga hal yang kuberikan itu akan menjadi sesuatu yang sangat istimwea baginya. Meskipun hal kecil.

Iklan
Categories: Inspirasi, Kisah Kisahku | Tag: , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: