Ohayou Gozaimasu ! Ekino Homu De Mikaketa

images (19)

Japan (www.cheriatour.com)

Pagi pagi mata masih perih karena terbangun dari tidur dan setelah mengantar puteriku sekolah kubuka laptopku. Ternyata ada inbox di jejaring sosial Facebook: Ohayu Gozaimasu! waduh sejak kapan aku tnggal di Osaka? atau tinggal di Tokyo? Atau sudah memandang puncak Gunung Fuji dari jauh..tapi tak apalah kubalas sapaan seseorang tersebut dengan “Ohayu Gozaimasu!” juga.

Tapi memang salah satu kawanku saat ini berada di Jepang. Nama yang mengirimkan inbox tersebut memang cukup aneh.

images (17)

Japan (www.cheriatour.com)

Lepas dari keanehan keanehan tersebut jadi teringat salah satu kawan waktu di Blitar dulu. Ia memang lahir di Jepang karena ibunya menikah dengan pria Jepang. Namun karena diajak pulang ke Indonesia dia menjadi perawat di Indonesia. Meskipun pernah makan bareng dan sering nongkorng di depan kantor walikota Blitar Jalan Merdeka namun sampai kini untuk mengingat namanya aku pun tak bisa.

Kebiasaannya sebagai perawat : minum kopi, nongkrong di depan Telkom Blitar sambil cerita masa masa kecilnya di Jepang dan ibunya yang masih tinggal di Jepang juga. Kalau lagi libur dia malah ngajak pacarnya terus nyamperin aku buat ngenalin kota Blitar. Sumber udel, pemandian di Penataran, Candi Penataran, Makam Bung Karno dan bahkan makam pak Mujair sang penemu ikan Mujair pun karena diajak olehnya saat libur. Tapi entah mungkin dia sudah balik ke Jepang.

Jepang?  selalu aja ada hal hal tak terduga menjelang hari kelahiranku. Semoga impian dan harapan itu selalu akan datang.

Terkait negeri Sakura itu tak banyak hal yang kukenang. Padahal cuma hanya ada satu lagu Jepang yang selalu aku putar di playlist Winamp ku: Sebuah lagu dari Versailles dari Album Jubilee berjudul Serenade. Ia lagu itu selalu mengisi hari hariku.

Selain Serenade ini masih masih ada Revenant chor juga dari versailles. Tetapi lagu Serenade tetap memiliki sebuah arti yang lebih mendalam di liriknya:

Nemurenai yoru ga tsuzuku anata ni aitai
—malam yang tak tertidur berlanjut, aku merindukanmu

Togireta yume utsutsu utakata no negai
— keinginan yang singkat menyela mimpi yang terhenti

Utagau koto mo naku te o tori
—kau menerima tanganku tanpa ragu

Futari aruite kita kono michi
—berdua kita berjalan di jalan ini

Ne yakusoku shita yo ne?
—ya itu janji kita kan?

Donna ni ookina kabe mo futari de koete yukou
—meski seberapa besarnya dinding mari kita lewati bersama

Doushite mou inai no? ima sugu anata ni aitai
—mengapa kau tak lagi ada? Aku ingin segera bertemu denganmu

Tozashita mama no kokoro, subete ga kowakute
—hatiku tetap tertutup, segalanya menakutkanku

Doko made yukeba ii? Mou arukenai yo
—sampai dimana sebaiknya aku melangkah? Aku tak bisa lagi berjalan

Yume de aeru kara yume wo mite, mata kieyuku zanzou
—karena aku bisa bertemu denganmu dalam mimpi, aku bermimpi. Gambaranmu lenyap lagi

Sou nagareboshi no you ni
—seperti bintang jatuh

Mabushii hikari wa anata yozora no mutou namida
—cahaya yang menyilaukan itu kau, air mata malam tanpa ujung

Kokoro no kagi ni natte, tozashita tobira wo hiraite
—menjadi kunci hatiku, membuka hatiku yang tertutup rapat

Itsuka anata ni aeru nara iitai
—jika suatu hari aku bisa bertemu denganmu ingin kukatakan

Donna ni ooki na kabe mo futari de koete kita ne
—meski seberapa besarnya dinding, mari kita berdua lewati bersama

Arigatou mou nemuttete hitori de arukeru kara
—terimakasih, tertidurlah… karena aku sudah bisa berjalan sendiri

Anata to miteita yume wo kokoro no kagi ni kaete
—mimpi yang kulihat bersamamu megembalikan kunci hatiku

Kanarazu kono yozora ni itsuka asa wo tsureteku you
—tentu suatu hari aku akan membawa pagi pada langit malam ini

Ah~ dare mo ga mune ni kakusu kokoro no hibike
—ah~ siapapun menyembunyikan hati yang bergaung dalam dada

Tozashita mono wo nukete, todoke oto yo yami wo terashita
—menggugurkan sesuatu yang tertutup rapat, mencapai suara menyinari kegelapan..

Aku TB71

Taman Jepang (Foto: Hendricus Widiantoro)

Selain lagu itu masih sering kuputar lagu Amayadori yang liriknya sederhana namun cukup romantis agaknya:

AMAYADORI

Ekino homu de mikaketa
Anata wa mukashi no koibito
sono, natsukashi yokogao
Omowazu koe o kaketa watashi

Anata wa odoroita yo o ni
Tabako o otoshite shimatta
Kudake chitta honoo no hibi ga
Tsuka no mani, yomigaeri
Mitsume au,

doo shiteru ima wa
Arekara kimi wa,
Genki ni shiteru wa
Itsu datte watashi,
Ocha demo nomou
Sukoshi no jikan,
Densha wa
Toori sungite yuku

Anata wa koohi kappu ni
Kakkusatoo futatsu irete
Ima no boku wa,konna mono sato
Warai nagara kami o kaki ageta

Soo dakedo fushigi ne
Anohi wakareta koto mo
Tada amari ni wakasugita dakedato futari
Tagai ni yurushi aeru

Aishitawa, watashi
Anata no koto o
ima wa betsu betsu no
Yume o ou kedo
Meguri aiwa
Sutekina koto ne
Amayodori suru yoo ni futari

Aishitawa, watashi
Anata no koto o
ima wa betsu betsu no
Yume o ou kedo
Meguri aiwa
Sutekina koto ne
Amayodori suru yoo ni futari

(Amaydori/AMAYADORI versi Jepang – MAYUMI ITSUWA)

Liriknya sebuah kenangan tentang hal sederhana yang kalau diaplikasiskan di zaman modern ini mungkin tinggal menyeseuaikan aja tongkrongannya di mall atau cafe ha ha..

Tanpa sengaja, aku bertemu denganmu di peron stasiun kereta
Kau, kekasihku dimasa lalu
Memandangi raut wajahmu sekilas
Tanpa kusadari aku memanggilmu

Kau terlihat terkejut, rokokmu terjatuh
Jembatan diantara kita sekarang sudah habis terbakar
Kita saling memandangi satu sama lain
Sejak terakhir kali kita bertemu, bagaimana kabarmu?
Aku baik-baik saja, hidupku menyenangkan
Apakah kau mau secangkir kopi?
Kereta bergerak cepat

Kau menambahkan 2 sendok gula ke dalam kopimu
Dan berkata “Kau masih mengingatnya dengan baik”
Kau tersenyum, dan menyisir rambutmu dengan tanganmu
Kenyataan bahwa pada saat itu kita berpisah memang benar
Sekarang, kita dapat memaafkan satu sama lain
Kita hanya terlalu muda (saat itu)

Aku mencintaimu
Tetapi kita berdua memiliki mimpi kita masing-masing untuk dicapai
Bertemu kembali denganmu adalah sesuatu yang menakjubkan
Rasanya seperti kita berdua yang berteduh dari hujan

Aku mencintaimu
Tetapi kita berdua memiliki mimpi kita masing-masing untuk dicapai
Bertemu kembali denganmu adalah sesuatu yang menakjubkan
Rasanya seperti kita berdua berteduh dari hujan..

Aku TB78

Iklan
Categories: Inspirasi, Inspirasi Pagi, Kisah Kisahku | Tag: , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: