Menyederhanakan Hati, Mensyukuri Hidup

Hendricus Widiantoro

hiking Child

Bahagia itu menurut temanku sederhana, kadangkala kebahagiaan yang terlihat pada orang tak cocok untuk diri kita. Lalu ada saat untuk menyederhanakan hati. Membuang segala penat, kepedihan, luka. Hanya menyadari aku “ada” bersama dengan malaikat kecilku.

Mendengarkan cerita ceritanya, mengamati gerak-geriknya, atau bahkan merekam setiap lagu yang ia ciptakan. Ahhh…Tuhan begitu indah memberikan kepadaku karunia, berkat, meskipun kesempurnaan itu disematkan kepadaku oleh kacamata orang lain. Tapi aku merasa sempurna. Bisa memandang langit bersamanya, menikmati bunga serta berkisah pengalaman-pengalaman masa silam, hari ini sebagai seorang teman, sahabat, malaikat kecilku.

IMG-20131121-02691 Ezra

Ah andai saja, dan andai saja,,tapi hidup bukan berandai-andai, sudah terjadi dan tak akan kembali, saatnye melangkah dan tak akan menengok ke belakang. Menyederhanakan hati,membuka hati untuk mensyukuri karunianya. Di hari ini ” Hari PAPI” buatnya…ahhhh di panggil aku “PAPI” kalau di rumah,,kalau di tempat lain “PAPA” ehhh di tempat lain terkadang “BAPAKGambar

” tapi di tahu aku juga teman bermain…

Lihat pos aslinya 31 kata lagi

Iklan
Categories: Kisah Kisahku | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: