Mimpi yang Jadi Nyata

Widi 4

Bayi perempuan yang ditemukan di depan rumah Sarno warga Desa Rajabasa Lampung Selatan (Foto: Hendricus Widiantoro)

Tak semua mimpi menjadi kenyataan namun tak jarang mimpi pun bisa menjadi kenyataan. Tak harus menunggu lama dan menghitung hari, minggu ataupun bulan. Kisah ini setidaknya sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. Hari ini kudatangi rumah bercat warna biru telur bebek dengan pintu rumah berwarna putih di Jalan Pesisir Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan.

Rumah ini adalah rumah milik Marni dan sang suami Sarno yang baru sekitar dua bulan menikah. Bagi Sarno ini adalah pernikahan keduanya. Tak kunjung dikaruniai anak akhirnya Sarno memilih berpisah dengan istri pertamanya dan akhirnya menikah dengan Marni.

Tiga hari yang lalu Marni bercerita kepada Sarno tentang mimpinya saat menemukan seorang bayi.

“Pak, semalam aku mimpi nemu bayi, terus aku bilang ke bapak bayinya kita ambil aja kita jadikan anak” ” Lalu saya bilang ke istri kalau perempuan kita ambil aja bu jadi anak kita”  ungkap Sarno kepadaku.

Tiga hari setelah mimpi tersebut Sarno yang sehari hari bekerja di Hatchery  mengalami mimpi tersebut menjadi kenyataan. Seperti biasanya ia tidur di tambak namun di malam Rabu ia tidur di rumah. Hingga pada pagi harinya Rabu (24/9/2014) seusai menunaikan ibadah Sholat Subuh dia buka pintu  depan rumahnya.

Widi 1

Di depan rumah ini bayi tersebut ditemukan

Alangkah terkejutnya saat dia buka pintu Sarno hampir menginjak seorang bayi!

Rupanya bayi tersebut sengaja ditinggalkan seseorang di depan pintu rumahnya. Kaget campur takut sebab kuatir dikira mencuri bayi orang ia dan orangtuanya memanggil bidan untuk melakukan pertolongan pada bayi berjenis kelamin perempuan yang ditinggal dengan balutan sarung tersebut.

Untuk memastikan agar bayi tersebut sehat akhirnya sang bayi dibawa ke Rumah Sakit Kalianda.

Sarno dan Marni dengan setia menunggui bayi yang rencananya akan diangkatnya menjadi puteri mereka.

Widi 3

Bayi dibawa ke rumah sakit

“Saya akan anggap dia sebagai anak saya sendiri sambil menunggu proses agar bisa saya adopsi” ujar Sarno.

Mimpi itu: Mimpi memiliki anak, terjawab dalam tiga hari.

Tak semua hal terjadi secara kebetulan dan pastinya Sang Kuasa punya rencana.

Siapa yang tahu . Tapi yang jelas kegembiraan terpancar dari pasangan suami istri Sarno dan Marni siang ini.

Iklan
Categories: Kisah Kisahku | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: