Si Kecil Krakatau Selalu Kurindu

1229891_649597258398504_1845410277_n

Gunung Anak Krakatau (Foto kuambil pada september 2012)

Gunung Anak Krakatau, ya disebut Anak Krakatau karena dia adalah gunung yang timbul setelah ledakan Krakatau purba yang terjadi ratusan tahun lalu. Gunung anak Krakatau merupakan salah satu gunung aktif yang ada di Indonesia ini terletak di Selat Sunda di antara Provinsi Banetn dan Provinsi Lampung. Apapun bentuk perjalanannya selalu mengasyikkan untuk berada di sini baik kelompok kecil atau rombongan besar.

Perjalananku ke Gunung tersebut terakhir pada 20 februari 2014, menikmati liburan sambil mengamati Gunung Anak Krakatau dari dekat. Perjalanan  menuju ke Gunung Anak Krakatau dimulai dari Pelabuhan Canti di Kecamatan Rajabasa lalu dilanjutkan transit di Pulau Sebesi dan aku bermalam di Pulau Sebesi dengan bermalam di rumah penduduk. Setelah menginap semalam di Pulau Sebesi perjalanan yang mengesankan pun dimulai ke Gunung Anak Krakatau.

Sebelum ke Gunung Anak Krakatau aku harus bangun pagi pagi sengaja berniat mengambil suasana pagi di Pulau Sebesi. Suasana di Pulau Sebesi saat pagi setidaknya bisa kuambil meski kudu bangun pagi dengan hawa yang masih dingin.

Pulau Sebesi 2

Pantai Pulau Sebesi pagi hari (Foto: Hendricus Widiantoro)

Pulau Sebesi

Pantai Pulau Sebesi pagi hari (Foto: Hendricus Widiantoro)

Sebesi 1

Pantai Pulau Sebesi pagi hari (Foto: Hendricus Widiantoro)

Sebesi 2

Pantai Pulau Sebesi pagi hari (Foto: Hendricus Widiantoro)

Sebesi 3

Pantai Pulau Sebesi pagi hari (Foto: Hendricus Widiantoro)

Sebesi 4

Pantai Pulau Sebesi pagi hari (Foto: Hendricus Widiantoro)

Sebesi 6

Pantai Pulau Sebesi pagi hari (Foto: Hendricus Widiantoro)

Sebesi 7

Pantai Pulau Sebesi pagi hari sambil narsis (Foto: Hendricus Widiantoro)

Sebesi 9

Pantai Pulau Sebesi pagi hari (Foto: Hendricus Widiantoro)

Sebesi 11

Pantai Pulau Sebesi pagi hari (Foto: Hendricus Widiantoro)

Sebesi 12

Pantai Pulau Sebesi pagi hari (Foto: Hendricus Widiantoro)

A FOTOKITA

Masih narsis nih Pantai Pulau Sebesi pagi hari (Foto: Hendricus Widiantor0)

Sesampainya di Cagar Alam Gunung Anak Krakatau disambut pasir pantai yang sedikit berwarna hitam dibandingkan pasir pantai yang umumnya berwarna putih. Untuk masuk kawasan cagar alam Krakatau tak terlalu diperlukan SIMAKSI (Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi) namun karena kawasan Gunung Krakatau ini masih berupa gunung aktif kadangkala pengunjung dilarang untuk masuk karena akan membahayakan keselamatan akibat semburan debu vulkanik yang masih sering terjadi.

Krakatau 5

Di atas perahu nelayan dengan latar belakang Anak Krakatau

Jika mengenang perjalananku pertama kali pada 5 September 2012 setelah meletus pasti akan menakutkan meski tak sedahysat letusan tahun 1883. Pengalaman pertama ke Krakatau kala itu bersama beberapa jurnalis dari TV nasional yang akan meliput aktifitas ledakan Krakatau. Bahkan aku sempat memadamkan api yang membakar semak semak dan pohon pinus yang terbakar akibat letusan bersama dengan petugas dari BKSDA.

Foto foto di tahun 2012:

217108_481656418525923_420429119_n

Krakatau (Hendricus Widiantoro)

396470_485175088174056_1742269158_n

Pantai Krakatau (Foto: Hendricus Widiantoro)

408674_485171704841061_277074770_n

Mandi di pantai Krakatau (Foto: Hendricus Widiantoro)

Namun saat pendakian kedua di Krakatau aktivitas anak gunung krakatau tidak terlalu berbahaya untuk didaki. Untuk mencapai patok sembilan yakni lokasi yang aman buat pendaki hanya memerlukan sekitar 20 menit waktu pendakian. Cukup mudah dan gampang. Karena Anak Gunung Krakatau sendiri ketinggiannya cuma 230 meter dari atas permukaan laut, sementara gunung krakatau sebelumnya cuma 813 meter dari atas permukaan laut.

Pendakian pal demi pal terlewati dan muncak ke Krakatau sungguh pengalaman yang selalu ingin diulang meskipun kaki akan terasa pegal. Cuaca panas pun kadang menerpa sehingga harus mempersiapkan diri untuk berjaga jaga dalam kondisi ekstrim.

Blog 1

Menjejakkan kaki di Krakatau muda

Blog 3

Siap naik

Blog 5

Jalan naik

Blog 4

Siap naik puncak

Blog 6

Pal 2

Blog 7

Treking

Blog 8

Di lereng

Blog 9

Naik panass

Blog 10

Cari belerang

Blog 11

Dapat belerang

Blog 12

Naik lagi

Blog 13

Semak semak

Blog 14

Tingkat demi tingkat

Blog 15

Lelah di bawah cemara

Blog 16

Ayo naik lagi

Turis 1

Ngapain nih turis Jerman lari lari

Turis 2

Gersang akibat letusan

Turis 5

Turis

Turis 6

Turis

Turis 7

Turis

Turis 8

Turis dan guide dari Banten

Turis 9

Looking for something..Turis

Turis Krakatau

Turis

Pejalan 1

Jika sudah agak ke atas sangat mengasikkan bisa melihat kemegahan Krakatau Purba serta pulau Panjang di seberangnya. Perjalanan wisata ke Gugusan Krakatau kemarin benar-benar memuaskan meski lelah namun terbayar sudah.

See you Child of Krakatoa Mountain next time!

Iklan
Categories: Adventure and Treking, Backpackeran, Foto Perjalananku, Inspirasi, Kisah Kisahku | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: