My Travel Not To Escape Life But For Life To Not Escape Me!

We travel not to escape life but for life to not escape us. Aku selalu merenungkan kalimat itu. Mengena dalam aktifitas hidupku.

Gambar

Model dadakan

Terkadang orang selalu mudah mengatakan My life My Adventure. Tetapi bagaimana adventure sesungguhnya belum ada yang bisa menemukan. Perjalanan kali ini adalah perjalanan kesekian kalinya. Ada dua kisah yang kucatat dalam perjalananku. Memahami arti hidup;

Gambar

Foto: KMP Dharma Kencana IX (Foto: Hendricus Widiantoro)

Pemuda Itu dan Kekuatirannya

Namanya Jhoni, mengaku dari Palembang. Usianya masaih terpaut dua tahun lebih tua denganku. Entah mengapa ia duduk tepat dua meter dariku untuk sejenak duduk menunggu mobil jurusan Kalideres Jakarta. Entah dari mana ia memulainya aku yang masih ngantuk hanya bersandar di loby ruang tunggu Pelabuhan Merak. Oh ya aku berangkat dari pelabuhan Bakauheni naik Shalem dari dermaga 1 Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 22:00. Sampai di Pelabuhan Merak sekitar pukul 00:01 sehingga masih terlalu dini hari melanjutkan perjalananku ke Jawa Barat.

Jhoni mengaku dari Palembang karena sudah minder dan malu karena sebagai sulung dari empat bersaudara belum juga nikah. Usaha dan segala upaya sudah dilakukan untuk mencari pasangan hidup namun tidak kunjung menemui. “Pernah sebenarnya tapi gagal” ujarnya.

Kini niatnya hanya satu ingin sukses di Jakarta dan pulang kembali ke Palembang untuk meminang gadis pujaannya, itupun jika dia mendapatkannya. Pembicaraan hingga jam 2.00 pagi itu berakhir setelah dia terlelap di ruang tunggu yang dingin beralaskan koran. Sementara aku terbiasa menjadi sang pejalan yang siap tidur dalam kondisi sulit sekalipun.

(Jadi memandang diriku sendiri. Sebab hingga aku berpamitan kepadanya untuk mencegat bus dia tak pernah tahu kalau aku juga mungkin gagal sepertinya).

Model Spontan dan Kilat

Selanjutnya di atas KMP Mutiara Persada I, sebuah kapal yang merupakan milik PY Atosim Lampung Pelayaran. Aku naik kapal ini baru pertama kali, lumayan bagus dengan deck kendaraan yang sangat luas, dek penumpang dengan berbagai pilihan mau yang AC atau berangin cendela di luar.

Gambar

H saat melambaikan tangan kepada anaknya

Dari mulai di toko waralaba aku sudah bersamanya, Namanya H*** ya nama yang sangat sama dengan Dewi dalam Mytology Yunani. Hingga ke gangway pun kami masih sempat bersama hingga terbuka kalimat bahwa dia pun mau ke Lampung.

Karena tak ada teman akhirnya kami duduk di dek penumpang luar yang bisa memandang ke segala arah. Syukurlah akhirnya si Dewi Yunani ini memperkenankan aku untuk sedikit mengambil gambarnya.

Mulanya dengan mencuri namun karena ia sadar kucuri dengan D5200 ku akhirnya sekalian kuberanikan untuk minta sekedar menjadi dokumentasi perjalananku.

“Jeprat jepret aja ga ada izin kalau nanti saya laporkan pelanggaran hak cipta gimana hayoo?” yang akhirnya malah menambah akrab dengan si model dadakanku ini. Tak banyak cerita karena mungkin dia mulai mengantuk. Namun perjalanan sekitar 2 jam untuk tidur pun agaknya terlalu mubazir.

Tak tahu dari mana memulai agaknya kisah perjuangannya jadi singleparents yang membawanya ke tanah Jawa. Rupanya dia ke Lampung sementara hanya untuk menjemput jagoan kecilnya yang ada di Lampung.
“Mumpung libur jadi aku ajak jalan jalan sama neneknya. Ini nanti aku ga turun dari kapal tapi langsung naik, ” ungkapnya.

Waktu terasa singkat namun banyak hal ia ungkapkan untuk selalu bersyukur di balik sebuah perpisahan. Kini perjuangan yang harus dijalaninya membesarkan puteranya seorang diri. Di dermaga 3 lambaian puteranya sudah menunjukkan rasa kangen seorang ibu dan putera yang lama tak bertemu.

Namun sebelum itu untung ia berkenan untuk memberiku beberapa angle pas dengan background Menara Siger. Bye mamas…

(Terima kasih kisahmu H***. Itu juga kisahku…dan untuk itulah
aku selalu bersyukur sebab my travel not to escape life but for
life to not escape me)

Ini Foto Foto perjalananku kali ini: 

Gambar

Model Dadakan (Foto: Hendricus Widiantoro)

Gambar

Model Dadakan (Foto: Hendricus Widiantoro)

Gambar

Model Dadakan (Foto: Hendricus Widiantoro)

Gambar

Model Dadakan (Foto: Hendricus Widiantoro)

Gambar

KMP Dharma Kencana IX (Foto: Hendricus Widiantoro)

9.1

Menara Siger Lampung Selatan (Foto: Hendricus Widiantoro)

Menara Siger

Bakauheni April 9 2014 pada hari pencoblosan

Iklan
Categories: Foto Perjalananku, Kisah Kisahku, Perjalanan Hidup | Tag: , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: