Ne Yakusoku Shita yo ne Vanie? Love, Live in Madagaskar Land

Gambar

Dan pada mulanya tak ada kata, namun seperti sebuah keheningan yang berpadu dengan angin yang berhembus ia datang. Vanie..

Laki laki ini hanya laki laki biasa, Henks, tak lebih. Di antara perbukitan hijau itu, di lembah dan alam desa.

Tapi dalam keheningan itu dititipkannya sebuah kisah, kisah yang tak boleh terhapus.

Namun takdir itu membawanya dalam sebuah jalinan yang selalu merindu diantaranya. Vanie et Henks .

Tak banyak kata hanya saja, Vanie, setiap saat da selalu mengirimkan pesannya pada Henks dengan kalimat:

“Sedang apa? di mana ? dengan siapa? sudah makankah? bahagiakah engkau di sana?”

itu yang selalu diungkapkannya dan selalu menjadi tempat untuknya menyandarkan lelah.

Meski Vanie sadar:

“saat tidak ada tempat bersandar seenggaknya ada tempat bersujud”

Terlalu singkat ataukah takdir itu hanya sebuah mimpi, tapi ini nyata.

Vanie tak mampu menembus dinding tersebut, ia sadar tak mampu melakukan perjalanan panjang dan hanya merindu dalam keheningan

Gambar

Namun setidaknya Hari hari ini adalah kisahmu di negeri ini Vanie , saat semua yang engkau anggap tak mampu menjadi mampu.

Setidaknya engkau ucapkan kalimat kalimat ini saat engkau menyanyikan lagu SERENADE, sebuah lagu Jepang dari VERSAILLES:

Nemurenai yoru ga tsuzuku anata ni aitai

—malam yang tak tertidur berlanjut, aku merindukanmu

Togireta yume utsutsu utakata no negai
— keinginan yang singkat menyela mimpi yang terhenti

Utagau koto mo naku te o tori
—kau menerima tanganku tanpa ragu

Futari aruite kita kono michi
—berdua kita berjalan di jalan ini

Ne yakusoku shita yo ne?
—ya itu janji kita kan?

Donna ni ookina kabe mo futari de koete yukou
—meski seberapa besarnya dinding mari kita lewati bersama

Doushite mou inai no? ima sugu anata ni aitai
—mengapa kau tak lagi ada? Aku ingin segera bertemu denganmu

Tozashita mama no kokoro, subete ga kowakute
—hatiku tetap tertutup, segalanya menakutkanku

Doko made yukeba ii? Mou arukenai yo
—sampai dimana sebaiknya aku melangkah? Aku tak bisa lagi berjalan

Yume de aeru kara yume wo mite, mata kieyuku zanzou
—karena aku bisa bertemu denganmu dalam mimpi, aku bermimpi. Gambaranmu lenyap lagi

Sou nagareboshi no you ni
—seperti bintang jatuh

Mabushii hikari wa anata yozora no mutou namida
—cahaya yang menyilaukan itu kau, air mata malam tanpa ujung

Kokoro no kagi ni natte, tozashita tobira wo hiraite
—menjadi kunci hatiku, membuka hatiku yang tertutup rapat

Itsuka anata ni aeru nara iitai
—jika suatu hari aku bisa bertemu denganmu ingin kukatakan

Donna ni ooki na kabe mo futari de koete kita ne
—meski seberapa besarnya dinding, mari kita berdua lewati bersama

Arigatou mou nemuttete hitori de arukeru kara
—terimakasih, tertidurlah… karena aku sudah bisa berjalan sendiri

Anata to miteita yume wo kokoro no kagi ni kaete
—mimpi yang kulihat bersamamu megembalikan kunci hatiku

Kanarazu kono yozora ni itsuka asa wo tsureteku you
—tentu suatu hari aku akan membawa pagi pada langit malam ini

Ah~ dare mo ga mune ni kakusu kokoro no hibike
—ah~ siapapun menyembunyikan hati yang bergaung dalam dada

Tozashita mono wo nukete, todoke oto yo yami wo terashita
—menggugurkan sesuatu yang tertutup rapat, mencapai suara menyinari kegelapan

Vanie , lagu itu terus terngiang di perjalanan dan selalu akan menjadi takdir yang akan terus menemanimu.

Di saat ia memandang di antara bukit bukit itu dan meletakkan harapan pada tangannya serta tak mampu melepas atau menggenggam.

Gambar

Setidaknya Atha, engkau bisa kembali ke tempat ini, mengingat setiap kalimat yang engkau ungkapkan:

“Sedang apa? di mana ? dengan siapa? sudah makankah? bahagiakah engkau di sana?”                                                                                           Gambar

Di Beshari, Lebanon- Kawah Ijen- Bandar Lampung

Jibran Kahlil Gibran Reincarnation

(Madagaskar  Land, 20/8/2014)

Iklan
Categories: Kisah Kisahku | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: