Monthly Archives: Januari 2014

Jalan Cinta Kalianda Tempat Asik Buat Bersantai

Gambar

Suasana Jalan Cinta Kalianda

Jalan ini dipenuhi pepohonan yang saling berpelukan satu sama lain di sisi kanan dan kiri, jajaran pohon Munggur atau Trembesi.

Gambar

Rindangnya jalan cinta

Nama jalan ini banyak yang menyebutnya Jalan Cinta. Entah sejak kapan mungkin karena anak muda terutama muda mudi usia seklolah sering nongkrong di tempat ini. Selain sejuk, tempat ini relatif luas untuk bisa dijadikan tempat berteduh dari sengatan matahari.

Letak jalan yang berdekatan dengan komplek perkantoran Pemda Lampung Selatan, sekolah tingkat SMA sekaligus jalan pintas yang tidak melewati Jalan Lintas Sumatera menjadi pilihan untuk melintasi jalan ini.

Kalau ditanya kapan jalan ini dinamakan jalan Cinta beberapa orang tidak tahu kapan mulai disebut jalan cinta. Tapi beberapa anak SMA yang kutanya sepakat karena sepanjang jalan ini sering digunakan oleh pasangan muda mudi sekedar duduk di atas motornya atau ngobrol bersama temannya.

“Mas brow di mana? ”

“lagi di jalan cinta, waduh di mana jalan cinta?”

“Wah katrokk kamu masak di Kalianda lama ga tau namanya jalan Cinta?”

Itulah kenanganku beberapa waktu lalu saat mengenal nama jalan tersebut atau mungkin ada yang tahu asal muasal kenapa jalan itu disebut jalan cinta.                                               .

Gambar

Tapi apapun nama jalan itu pasti ratusan bahkan ribuan cerita, kenangan dari generasi ke generasi anak anak muda pasti tersimpan. Lebih dari itu keindahan dan rimbunnya pepohonan Munggur/Trembesi bisa menjadi contoh bagi jalan jalan di Kota Kalianda untuk banyak ditanami pohon trembesi.

Tak heran banyak pohon trembesi sudah banyak ditanam di beberapa titik jalan di kota Kalianda. Indah, sejuk..

Gambar

Selain itu sebagai tempat berteduh dan manfaat lainnya.

Meski masih banyak orang yang tak tahu fungsi pohon dengan menjadikannya tempat menempel muka muka tersenyum para calon legislatif yang menebar banyak janji tapi memakukan dirinya di pohon pohon…

Terlalu..

Mungkin masih mending yang menuliskan nama cowo atau ceweknya di pohon he he: Travilta atau yayangnya…piss go go hei ho..go travilta!

Iklan
Categories: Jalan Cinta, Kalianda, Kisah Kisahku | Tag: , , | 2 Komentar

‘Tabungan Tulang’ Agar Tampil Menarik Lebih Lama

‘Tabungan Tulang’ Agar Tampil Menarik Lebih Lama.

Categories: Kisah Kisahku | Tinggalkan komentar

Segelas Susu dan Petuah Pagi ini dari Suhu

Image

Me

Pagi ini hujan mengguyur desa, rutinitas biasa selalu harus dikerjakan. Masih dengan hawa dingin puteriku mencium keningku untuk melakukan aktifitas yang selalu ditunggu setelah sehari libur, sekolah..Menyenangkan untuknya dan membahagiakan pastinya bertemu dengan teman teman di kelasnya.

Sampai di sekolah sapaan pun merekah dari wajah wajah di bawah payung , setelah sehari tak bertemu.

EZRA 1

Semangat sekolah

Rutinitas harian yang selalu membuatku berlaku sebagai ayah, ibu bagi puteriku selama tujuh tahun berjalan.

Selanjutnya segelas susu sudah menemani di sisi ruang kerjaku, dan sebuah pesan muncul di jejaring sosialku, dari seorang suhu, guru bagiku..

Pastinya akan memberikan warna buatku di pagi yang dingin dan matahari masih diselimuti mendung, tapi setidaknya tak semendung untuk menjalani kehidupan.

Mendung itu makin tersibak setelah kubaca kata demi kata kalimat demi kalimat hingga kutangkap semua yang dinasehatkan sang suhu di pagi ini benar benar realita yang aku hadapi.

“Kebahagiaan itu dialami dan dijalani bukan hanya memandang ke sana kemari”

Setidaknya kata kata ini menjadi renungan sekaligus kujalani sepanjang hariku;

Bener hen bahagia itu bahasa hati, mulut hanya visualisasi ungkapan hati, dan bahagia juga bukan milik orang lain yang mengukur kita sampai di tahap apa mana menjalani hidup , di tatanan mana, bhagia milik diri pribadi , lalu pendampingmu ajak lah menurut ukuranmu dulu baru jika pendampingmu memiliki ukuran lain kejar bersama-sama tapi buatlah berlari mengejar saat hatimu telah bahagia dahulu, jika terbalik kau akan datang mengatakan demi cintaku aku rela sengsara, bagiku orang seperti itu tidak akan bahagia.

Baik, saling mendoa toh ukuran sukses bukan orang lain, ukuran raga ya pada orang lain maka status terakhir ” cerminmu hanya menujukan separuh badanmu selebihnya orang lain”, tapi hati, rasa, kita sendiri yang melihat, mau bahagia atau sedih, gagal atau syukur, tetap semangat ..

Suhu KL, Jakarta

Thanks Suhu

Categories: Inspirasi, Kisah Kisahku | Tinggalkan komentar

Mimpiku ,Mimpi Anakku : Harimau

Gambar

Harimau

Bukan serba kebetulan namun menjadi sebuah tanda tanya bagiku di hari ini. HARIMAU.

“Pa pa, semalam aku mimpi ada harimau yang datang tapi terus pergi,”

Cerita itu aku dengar dari mulut puteriku dua malam yang lalu. Dia menceritakan pengalaman mimpi tersebut dengan bangganya, padahal seingatku dari lahir belum pernah aku membawanya ke Jawa Timur Park, meski ia lahir di Jawa Timur  atau ke Taman Safari melihat secara langsung binatang yang bernama Harimau (hanya melalui foto, televisi, internet atau saat pelajaran di sekolah).

Namun mimpi yang diceritakan anakku dua hari yang lalu membuatku lupa hingga aku kembali bertanya.

Mimpi bertemu HARIMAU juga aku alami malam ini dan saat aku terbangun di pagi hari aku ingat mimpi itulah yang dialami puteriku.

Lalu aku panggil puteriku masuk ke kamar untuk melihat foto Harimau yang ada di komputerku.

Gambar

“Ia pa aku ketemu Harimau di mimpi”

Untungnya juga kakeknya punya Buku Primbon Betaljemur Adammakna, entah yang benar yang mana salah satu mimpi tersebut artinya:

Mimpi dikejar-kejar harimau, artinya:
maka pertanda akan mendapatkan seorang pendamping yang setia.
 
Ini zaman modern dan entah pertanda apa. Resolusi di tahun 2014 yang jelas harus lebih baik dan harus bisa menjadi baik untuk fokus pada kekuatan yang dianugerahkannya kepadaku untuk membesarkan puteriku.
 
Panthera Tigris
 
Kalaupun toh itu sebuah simbol yang buruk atau positif yang pasti semangat di hari hariku.
 
Sumbersari, 04.01.2014
Categories: Kisah Kisahku | Tinggalkan komentar

Fiat Mihi Secundum Verbum Tuum

Hari ini seseorang mengirimkan padaku kata kata yang kuterima dalam bahasa Latin melalui Blackberry Mesengger di awal tahun ini..

“Ergo non est ita quod tantum dicit verum, negatur  consequentia”

Gambar

Sunset di Tanjung Layar Sawarna Lebak Banten

Ya dia orang bijaksana bagiku, salah seorang yang disebut panglima..dengan pedang terhunus namun hatinya bagaikan baja..

Sebagai murid setidaknya aku selalu belajar dari kesederhanaan dan keinginannya untuk terus belajar, belajar dari siapapun tak peduli yang terpenting baik.

“Quod Tatum Verum”…

Detik 3

Sunset kesukaanku

Awal yang indah di tahun ini untuk mengawali dengan kebaikan seberapapun, seburuk apapun mereka memperlakukanku selama ini. Karena tujuan hidup adalah menuju zat yang Maha Suci.

Dia selalu mengajari aku banyak hal “The Knight Of Tiger” yang tak memandang kedudukan, kehormatan sebagai hal yang harus dikejar.

Persis seperti yang Bunda ajarkan padaku
Ecce Ancilla Domini
Fiat mihi secundum Verbum tuum.

Thanks Guruku

 

Categories: Adventure and Treking, Backpackeran, Foto Perjalananku, Inspirasi, Kisah Kisahku | Tinggalkan komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.