Yogyakarta dan Kenangan Kenangan Itu

Setidaknya aku pernah menjadi bagian denyut nadimu . Merasakan kulit terbakar di antara bus bus Baker yang menuju arah Kaliurang, kehujanan ketika bersepeda dari Malioboro menuju Jalan Kaliurang. Lebih mengenang lagi saat saat diantara pohon pohon pinus merasakan air terjun yang membasahi.

Setidaknya hari ini Yogyakarta begitu dekat terngiang di telingaku, tanpa sengaja atau sekedar Dejavu yang tiba tiba hadir di alam bawah kesadaranku, tidak tapi ini nyata kok. Suara itu tak berubah masih persis sama dengan saat aku berada di leluhur ayah, ibuku tersebut.

Rasanya tak mungkin mengulang semua itu namun Yogyakarta telah memberiku sebuah catatan dalam hidupku. Entah itu kecewa, entah itu luka, atau kebahagiaan yang bersamanya aku ditempa.

Yogyakarta: Saat aku harus meninggalkan dengan segala kenangan yang tersimpan. Hingga akhirnya pergi lagi dalam keheningan dan kembali dengan keheningan. Suara yang teramat sunyi,,Gambar

Iklan
Categories: Kisah Kisahku | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: