Parade Budaya Dalam Festival Krakatau XXIII

Parade Budaya akan meriahkan Festival Krakatau XXIII

Tapis Karnival

Di Lampung, ada tradisi seni topeng. Tupping namanya. Seni topeng ini berkembang dari daerah Kalianda, Lampung Selatan. Tupping merupakan topeng kayu dengan berbagai ekspresi wajah dan karakter tokoh yang berbeda-beda. Karakter yang ditampilkan dalam tupping antara lain karakter ksatria yang sakti, tetua yang bijaksana, kesatria berwatak kasar, ksatria berwibawa, putri yang lemah gemulai, anak-anak yang sedang bersedih, dan tokoh jenaka. Karakter topeng yang ditampilkan disesuaikan dengan kisah yang ditampilkan dalam pertunjukan.

Pada masa lalu, keberadaan tupping dianggap memiliki nilai sakral yang tinggi. Karena itu, jumlah tupping di suatu daerah amat spesifik, tidak dapat ditambah, dikurangi, atau ditiru. Kesakralan tupping pun membuat tidak sembarang orang dapat mengenakan topeng ini. Di daerah Kuripan, misalnya. Tupping di daerah ini berjumlah 12 buah dan masing-masing hanya dapat digunakan oleh orang dari garis keturunan tertentu. Sementara, tupping dari daerah Canti (yang juga berjumlah 12 buah) hanya boleh digunakan oleh pemuda berusia 20 tahun.

Pada saat ini, oleh masyarakat Lampung, tupping ditampilkan sebagai drama tari kepahlawanan. Drama ini biasa ditampilkan antara lain dalam prosesi pernikahan adat Lampung. Cerita yang diangkat biasanya mengisahkan kegigihan pasukan Radin Inten I (1751-1828), Radin Imba II (1828-1834), dan Radin Inten II (1834-1856) dalam melawan kolonial Belanda. Para tokoh ini dikenal sebagai pahlawan kebanggaan masyarakat Lampung yang gigih mengobarkan semangat perlawanan terhadap pasukan Belanda.

Widi 12

Tuping

Nama-nama Tupping 12 Wajah Dari Keratuan Darah Putih yang berada di Desa Kuripan Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan berdasarkan ciri khas tuping yang dimaksud yakni:

FILE0035

Tuping dengan 12 nama masing masing

1.     Berciri Khas  : Ikhung Tebak (Hidung Melintang)
Tugas : Di Gunung Rajabasa (Buai Tambal)
Dipakai Oleh : Kakhya Jaksa  (Ds.Kuripan)
2.     Berciri Khas      : Ikhung Cungak (Hidung Mendongak)
Tugas : Di Tanjung Tua (Tupai Tanoh)
Dipakai Oleh : Kakhya Khadin Patih (Ds.Kuripan)
3.     Berciri khas       : Luah Takhing (Keluar Taring)
Tugas : Anjak Kekhatuan Mit Matakhani Mati (Barat)
Dipakai Oleh : Kakhya Menanti Khatu (Ds.kuripan)
4.     Berciri Khas      : Jangguk Khawing (Janggut Panjang)
Tugas : Seragi Sampai Way Sekampung
Dipakai Oleh : Kakhya Jaga Pati (Ds.Kekiling)
5.     Berciri Khas      : Banguk Khabit (Mulut Sompel)
Tugas : Gunung Cukkih Selat Sunda
Dipakai Oleh : Kakhya Yuda Negara (Kekiling)
6.     Berciri Khas      : Bekhak Banguk (Mulut Lebar)
Tugas : Keliling Gunung
Dipakai Oleh : Kakhya Jaga Pamuk (Ds. Ruang Tengah)
7.     Berciri Khas      : Mata Sipit (Mata Sipit)
Tugas : Batu Payung
Dipakai Oleh : Temunggung Agung Khaja (Ds.Ruang Tengah)
8.     Berciri Khas      : Banguk Kicut (Mulut Mengot)
Tugas : Gunung Kakhang
Dipakai Oleh : Ngabihi Paksi (Ds.Ruang Tengah)
9.     Berciri Khas      : Pudak Bebai (Muka Perempuan)
Tugas : Tanjung Selaki
Dipakai Oleh : Kakhya Bangsa Saka (Ds.Ruang Tengah)
10.      Berciri Khas   : Mata Sipit / Kedugok (Mata Ngantuk)
Tugas : Anjak Kekhatuan Tugok Matakhani Minjak (Timur)
Dipakai Oleh : Kakhya Sangunda (Ds.Tetaan)
11.      Berciri Khas   : Mata Kicong (Mata Sebelah)
Tugas : Tuku Tiga
Dipakai Oleh : Kakhya Kiyai Sebuai (Ds.Tetaan)
12.      Berciri Khas   : Ikhung Pisek (Hidung Pesek)
Tugas : Sumokh Kucing
Dipakai Oleh : Khaja Temunggung (Ds.Tetaan)

 

Widi 15

Tuping

Widi 17

Tuping

Iklan
Categories: Budaya, Kearifan lokal, Kisah Kisahku, Lampung Selatan | Tag: , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: