Monthly Archives: Oktober 2013

Parade Budaya Dalam Festival Krakatau XXIII

Parade Budaya akan meriahkan Festival Krakatau XXIII

Tapis Karnival

Di Lampung, ada tradisi seni topeng. Tupping namanya. Seni topeng ini berkembang dari daerah Kalianda, Lampung Selatan. Tupping merupakan topeng kayu dengan berbagai ekspresi wajah dan karakter tokoh yang berbeda-beda. Karakter yang ditampilkan dalam tupping antara lain karakter ksatria yang sakti, tetua yang bijaksana, kesatria berwatak kasar, ksatria berwibawa, putri yang lemah gemulai, anak-anak yang sedang bersedih, dan tokoh jenaka. Karakter topeng yang ditampilkan disesuaikan dengan kisah yang ditampilkan dalam pertunjukan.

Pada masa lalu, keberadaan tupping dianggap memiliki nilai sakral yang tinggi. Karena itu, jumlah tupping di suatu daerah amat spesifik, tidak dapat ditambah, dikurangi, atau ditiru. Kesakralan tupping pun membuat tidak sembarang orang dapat mengenakan topeng ini. Di daerah Kuripan, misalnya. Tupping di daerah ini berjumlah 12 buah dan masing-masing hanya dapat digunakan oleh orang dari garis keturunan tertentu. Sementara, tupping dari daerah Canti (yang juga berjumlah 12 buah) hanya boleh digunakan oleh pemuda berusia 20 tahun.

Pada saat ini, oleh masyarakat Lampung, tupping ditampilkan sebagai drama tari kepahlawanan. Drama ini biasa ditampilkan antara lain dalam prosesi pernikahan adat Lampung. Cerita yang diangkat biasanya mengisahkan kegigihan pasukan Radin Inten I (1751-1828), Radin Imba II (1828-1834), dan Radin Inten II (1834-1856) dalam melawan kolonial Belanda. Para tokoh ini dikenal sebagai pahlawan kebanggaan masyarakat Lampung yang gigih mengobarkan semangat perlawanan terhadap pasukan Belanda.

Widi 12

Tuping

Nama-nama Tupping 12 Wajah Dari Keratuan Darah Putih yang berada di Desa Kuripan Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan berdasarkan ciri khas tuping yang dimaksud yakni: Baca lebih lanjut

Iklan
Categories: Budaya, Kearifan lokal, Kisah Kisahku, Lampung Selatan | Tag: , , , , , | Tinggalkan komentar

Harum Wangimu Membuatku Ingin Kembali

Next, sebuah perjalanan saat merayakan Ultahku 2 Oktober 2013..Cianjur

Aku TB39

Taman Bunga Nusantara Cianjur Jawa Barat

Berekreasi di taman bunga dengan udara sejuk tentu hal yang menyenangkan, apalagi jika taman tersebut seluas 35 hektar. Daerah luas dengan hamparan tanaman hijau, bunga-bunga cantik yang tertata rapi, dan bebas polusi. Itulah gambaran dari tempat rekreasi Taman Bunga Nusantara di Puncak. Beralamat di Jl. Mariwati KM 7, Desa Kawungluwuk, Kecamatan Sukaresmi, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, taman ini menyajikan berbagai jenis bunga baik bunga lokal maupun yang berasal dari luar negeri.

Aku TB75

Taman Jepang

Aku TB11

TBN

Harga tiket untuk masuk ke Taman Bunga Nusantara, yang telah berdiri pada tahun 1995 adalah sebesar Rp 25.000,- per orang pada hari biasa, Rp 30.000,- pada hari libur (jumat, Sabtu, Minggu)  sedangkan biaya tiket parkir hanya Rp 2.000,- untuk sepeda motor dan Rp 5.000,- untuk mobil. Anda dapat melihat sebuah taman yang sangat luas sejauh mata memandang. Di depan pintu masuk, Anda bisa mengabadikan suasana dengan berfoto bersama teman atau keluarga patung burung merak. Burung merak ini sangat unik karena disusun dari berbagai tanaman dan bunga. Selain burung merak, ada juga yang disusun menyerupai kelinci, panda, dan binatang lainnya.

Bila Anda lupa dengan waktu kedatangan Anda, jangan khawatir dulu, karena terdapat jam raksasa yang selalu berputar. Jam ini terbuat dari taman dan berputar seperti jam pada umumnya. Namun, Anda harus berada pada ketinggian tertentu untuk bisa melihat jam raksasa ini, karena posisinya yang mendatar. Unik bukan?

aku TB70

Hal hal Unik di Taman Bunga Nusantara:

Hal unik lainnya adalah Taman Labirin. Sebuah taman yang berdinding tanaman menyerupai tembok pembatas setinggi manusia dan membentuk lorong-lorong di mana tujuan akhir Anda memasuki labirin ini adalah mencapai daerah yang terdapat di tengan labirin ini. Namun, bila Anda tidak ingin tersesat, Anda bisa berkomunikasi dengan teman Anda yang menaiki sebuah menara pengawas yang berjarak kira kira 20 meter dari pintu masuk labirin.

Taman yang luas ini merupakan tempat favorit bagi anak-anak yang senang berlari-lari. Di Taman Bunga Nusantara juga menyediakan berbagai taman lain dengan suasana berbeda. Bahkan jika berada di Taman Bunga Nusantara maka serasa di Luar Negeri di berbagai negara.  Seperti Taman Paris, Taman Jepang, atau Taman Bali. Tanaman dan bunga pada taman ini merupakan ciri khas dari daerah-daerah tersebut. Begitu juga dengan dekorasi taman yang telah disesuaikan, sehingga Anda dapat merasakan suasana daerah masing-masing.

Fasilitas lainnya adalah danau angsa, amphitheater, kereta datto, mobil wira-wiri bila Anda ingin berkeliling taman tanpa perlu berjalan kaki yang dilengkapi dengan rekaman sura pemandu yang menjelaskan tentang tempat ini. Di dekat pintu keluar, Anda akan melihat rumah kaca dengan luas 2.200 m2 dengan lebih dari 3000 panel kaca yang menyimpan beraneka macam tanaman. Sebelum pulang, jangan lupa untuk membeli souvenir di toko souvenir, ataupun membeli koleksi tanaman hias di bursa bunga dan tanaman hias. Maka, perlu dipikirkan apakah Taman Bunga Nusantara akan menjadi tempat wisata Anda berikutnya untuk mengisi waktu liburan Anda.

Gambar

Jalan

Categories: Adventure and Treking, Budaya, Foto Perjalananku, Fotografi, Inspirasi, Kisah Kisahku | Tag: , , | Tinggalkan komentar

Melayang Di Bukit Paralayang Cisarua Bogor

Aku 31

Bukit Paralayang Oktober pada Hari Ulang tahunku

Perjalanan kali ini kulakukan saat ultahku 2 Oktober 2013..pergi ke tempat yang tak kukenal, tak mengenal siapapun dan tetap menjadi seorang backpacker. Destinasi selanjutnya adalah Cianjur dan Bogor Jawa Barat.

Hingga mampir di tempat ini, Bukit Paralayang.

Kalau mau adu nyali di sini tempatnya. BUKIT PARALAYANG.. di Puncak Bogor..Di bukit Paralayang telah disediakan perangkat paralayang untuk peserta tandem, berupa parasut, helm, dan Flight suit. Flight suit ini juga berfungsi sebagai tempat duduk saat melayang di udara.Tapi eitttssss,,sebelum terbang kudu ngisi formulir dulu. Formulir ini isinya menyatakan siap menerima segala konsekuensi dengan ikutnya sebagai peserta tandem. Perlu disadari olehraga ini cukup berbahaya apabila tidak didampingi oleh orang yang berpengalaman..Dari Cianjur aku naik Bus Karunia Bakti turun di Masjid Puncak lalu berjalan mendaki hingga sampai di bukit paralayang ini. Udaranya terasa dingin brrrrr menusuk tulang….aku masih belum berani cukup jeprat jepret mereka aja..Yang bikin aku heran banyak orang Arab di sini ..
Para 32

Memacu adrenalin di Bukit Paralayang

Puncak

Dinginnya di puncak ini

Para 34

Melayang terbang

Para 30

Terbang di sini

Para 39

Birunya langit

Para 51

Kembali Melayang

Para 48

Ada Cinta di langit

Para 50

Terbang Tandem

Para 48

Semangat

Para 35

Kalau menyukai olahraga ekstrimmmm,patut dicoba ..

Biaya untuk 1 orang peserta = Rp 300 ribu. kalau yang group kayaknya lebih murah grup 5 orang Rp 275 Ribu, biaya untuk grup lebih dari 5 orang cukup Rp 250 ribu.

Ayoooo melayangggg…

Categories: Kisah Kisahku | Tinggalkan komentar

Ekspresi Dari Atas Bus

Berada di atas bus tak menghalangi untuk berekspresi. Sebagai Backpacker yang naiknya bus umum tempat favorit yang aku ambil adalah tempat duduk barisan depan, ga dapat kursi pertama di kursi kedua jadilah. Anggap aja sebagai hadiah ulang tahunku pada bulan Oktober.

Ci 1

Perumahan dan perbukitan

Ci 2

Vila

Ci 3

To puncak

Ci 4

Bogor

Ci 5

Istana Bogor

Ci 6

Puncak masih jauh

Ci 7

Sungai

Ci 8 Ci 9 Ci 10 Ci 11 Ci 12 Ci 13 Ci 14 Ci 15 Ci 16 Ci 17 Ci 18 Ci 19 Ci 20 Ci 21 Ci 22 Ci 23 Ci 24 Ci 25 Ci 26

Tujuannya sekedar memandang ke depan ada objek apa yang perlu didokumentasikan dalam setiap perjalanan ini.
Sebelum sampai ke objek harus menentukan saat membidik yang tepat karena mobil ga mungkin dihentikan,,bisa bisa ngamuk penumpang dari Bandung tujuan Jakarta hanya karena aku mau foto foto,,melajulah pak sopir, aku akan tetap membidik sesukaku…
Terhalang oleh beberapa kaca: Kacamata, Lensa, kaca mobil tapi lumayanlah mengabadikan objek objek untuk diebadikan. Villa, kebun teh, puncak, semuanya kuambil sambil ber-Backpecker-an: Cianjur-Puncak Bogor

Gambar

Vila vila di Cianjur

Categories: Adventure and Treking, Backpackeran, Foto Perjalananku, Fotografi, Kisah Kisahku | Tag: , , | Tinggalkan komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.