Sensasi Mandi Air Panas Bumi Di Sungai, Simpur Kalianda

Sensasi Mandi Air Panas Bumi  Di Sungai, Simpur Kalianda

                                                                             Air Panas yang mengalir

Jika ingin mandi di sungai yang masih asli dengan aliran air panas berasal dari perut bumi, datanglah ke pemandian air panas, Simpur Kalianda, Lampung Selatan. Dengan menawarkan nuansa alami warna hijau daun pepohonan serta kesejukan semilir angin yang menyambut setiap pengunjung seolah mengundang setiap orang untuk datang. Hembusan angin yang menyambut langsung terasa saat langkah kaki menginjak jalan setapak yang terbuat dari semen cor selebar 1,5 meter menuju sumber air panas dari perut bumi di kaki gunung Rajabasa yang terletak di Desa Simpur Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan.

Jalan setapak yang dibangun dari beton sepanjang sekitar 400 meter itu pun menuntun langkah kaki setiap pengunjung yang berniat melihat dari dekat salah satu sumber air panas yang keluar dari perut bumi di kaki gunung Rajabasa itu. Gunung Rajabasa merupakan salah satu gunung kebanggan masyarakat Kabupaten Serambi Pulau Sumatera ini. Jika ingin berkunjung ke lokasi ini, membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit dengan berjalan kaki untuk sampai ke sumber air panas yang berada di desa Simpur tersebut. Aroma belerang yang menyengat masuk ke hidung ketika langkah kaki sampai lokasi sumber air panas yang masih terlihat sangat alami tersebut.

“Inilah salah satu sumber air panas di kaki gunung Rajabasa. Selain ditempat ini ada beberapa sumber air panas lainnya di kaki gunung Rajabasa,” ujar Suwigna.

Ia mengatakan bahwa sudah beberapa kali mengunjungi sumber air panas yang berada di desa Simpur tersebut. Ia sangat senang berendam di aliran air panas yang mengalir secara alami untuk merelaksasi tubuhnya yang sudah seminggu beraktifitas. Menurut pria yang mengaku hampir setiap minggu datang ke lokasi itu, ia merasakan tubuhnya akan sangat segar sehabis berendam dialiran air panas di kaki gunung Rajabasa tersebut. Sehingga ia memiliki energi baru untuk menjalani aktivitas esok harinya.

timthumb (3)

Air Terjun Sarmun

“Jika hari libur banyak yang datang ke sini. Saya biasanya saya kesini bersama dengan beberapa teman. Secara ekonomis lebih murah dibanding mandi sauna di Hotel, “ ujar pria asli Kalianda yang bekerja di sebuah lembaga pembiayaan ini sambil berkelakar.

Namun disayangkan, tak satu pun fasilitas untuk para pengunjung. Seperti tempat pemandian untuk para pengunjung berendam air panas dan mandi air tawar. Para pengunjung yang hendak berendam pun terpaksa memanfaatkan aliran sungai kecil yang bersumber dari mata air panas diatasnya.

Para pengunjung yang hanya ingin menikmati suasa sumber air panas di kaki gunung Rajabasa tersebut juga harus rela berpanas-panas. Pasalnya belum ada pondokan-pondokan bagi pengunjung untuk beristirahat. Satu-satunya bangunan yang tersedia, hanya sebuah gubuk dari bambu milik warga sekitar yang berjualan minuman dan makan ringan di lokasi sumber air panas tersebut.

“Satu-satunya fasilitas yang telah terbangun yakni jalan setapak dari beton selebar satu meter setengah, ” jelas Suwigna.

Next Trip…

Iklan
Categories: Foto Perjalananku, Inspirasi, Kisah Kisahku | Tag: , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: